
" Assalamualaikum, Papa, Mama " Sapa Faye melalui video call.
" Waalaikumussalam sayang, lagi apa ? " Tanya Shafura
" Lagi mau makan masakan Nenek Ma, sama Papa Zaf, ni " Faye mengarahkan kameranya pada Zaf dan Zalima yang sedang berdiri di dapur.
" Makan yang banyak ya sayang " Ujar Qun
" Ok Pa!. Papa sama Mama kapan pulang ? " Tanya Faye
" Masih lama sayang, kamu mainnya sama Nenek, Kak Geris dan Papa Zaf ya nak " Saut Shafura
" Aman Kak, kalian lanjutkan, tapi jangan terlalu lama ya Kak, aku malam ini mau ke Bar " Zaf menimpali dia tak muncul di layar ponsel karena Faye yang memegangnya.
* Ada apa lagi ini ? *
Shafura merasa aneh dan menaruh curiga, sebab dia dia tahu Bar belum sepenuhnya selesai renovasi akibat malam itu, tapi kenapa malam - malam Zaf ingin kesana.
" Ah malam ini saja Papa Zaf, tolong ya ! please ". Shafura merayu Zaf agar mau menemani Faye dan dia bisa melancarkan rencananya.
" Ya Kak, aku akan bantu ".
" Ma, Pa udah ya, masakan Nenek udah masak Assalamualaikum daaah ! " Faye langsung menutup panggilannya sebelum di jawab Papa dan Mamanya.
Tut tut tut
" Waalaikumussalam daaaah. Lihat tu anakmu Bele, kalau udah lapar main matikan aja " Ujar Shafura yang menyadari Qun tak bisa fokus padanya.
" Ya udah nanti kita ajari lagi ya Sayang " Saut Qun sambil memainkan ponselnya sedari Faye melakukan panggilan video.
* Tak ingin cerita, tapi kelakuannya buat orang penasaran, ahhh Beee *
Shafura merasa tingkat ingin tahunya semakin merajalela, sudah sangat di ubun - ubun, tapi Qun tetap saja tak ingin memberi tahu dan terus mengelak.
" Sayang kita makan ya, Bee lapar, selesai makan kita pulang " Qun masih dengan aktifitasnya..
" Yaaah ! Kenapa pulang Bee, Sha mau lebih lama sama Bee "
Shafura mulai mencoba memainkan rencananya. Qun nampak tak tenang dengan keinginan Shafura, sesekali nafasnya terdengar berat.
" Hmm, pulang aja ya, besok kita keluar lagi, Be janji kita cuman berdua, seharian full "
Qun juga berusaha agar tetap bisa pergi malam ini tanpa Shafura.
Shafura mencoba bermuka manis " Ok Sha nurut " lalu melangkah saja menuruni tangga Mesjid.
* Ayolah suamiku masuklah dalam jerat ini *
Shafura ingin menggunakan kelemahan Qun yang sangat peduli pada perasaannya , dia ingin kepekaan Qun itulah yang akhirnya membuat Qun menceritakan sendiri rahasianya tanpa Shafura minta atau tanya lagi.
Shafura dan Qun baru selesai Sholat Isya dan Qun sudah ada janji dengan Mark namun karena ada Shafura bersamanya ini membuat Qun sedikit frustasi dan harus memutar otak agar bisa membawa Shafura pulang tanpa ketahuan apa yang akan ia lakukan malam ini, karena Qun tak ingin Shafura ikut dalam misi kali ini, misi yang sangat berbahaya.
Qun mengejar " Sha, sha, sha yaudah habis makan kita jalan - jalan lagi sampai Sha, PUAS " Qun memberi penekanan pada kalimatnya
Shafura menatap Qun setelah mendengar kalimatnya yang sedikit kasar
" Nggak mau jangan di paksa, kita pulang aja, Sha nggak lapar, ayo kita pulang " Dengan seyum yang terlihat, Shafura ternyata jago berakting dan kembali berjalan
* Ayolah kenapa belum juga mempan, kejar cepat kejar, lalu hentikan Istrimu ini *.
Qun mengaruk kepalanya yang tak gatal.
* Ya Allah bagaimana ini, di antar pulang nanti marah, di bawa takut dia kenapa - kenapa, apa di bongkar aja ya!! Eh jangan - jangan Qun, bisa makin bahaya, antara nggak di kasih izin atau dia memaksa ikut, aduuuh Istriku mengertilah *
Twing
Sebuah pesan mengalihkan Fokus Qun kini ia menatap layar ponselnya yang sedari tadi ia pegangi. Begitupun Shafura yang mendengar itu, dia berjalan dengan tempo yang di perlambat.
__ADS_1
* Siapa lagi yang ngechat si Bee, kok ini di anggurin ini, Sha udah hampir jauh jalan nggak dikejar juga *
............
ZAF
" BERI KAKAK OBAT TIDUR "
............
* Nah ini dia, Zaf kau memang bisa di andalkan muaah, adikku yang pandai *.
" Sayang ayo makan di manapun Bee temani, sampai besokpun Bee sanggup " Teriak Qun yang baru mengejar Shafura ketika istrinya sudah hampir sampai ke mobil.
* Yess! nggak sia - siakan, tahap satu complete Shafura *.
" Yaudah, Ayo! "
" Ayo " Qun memasang wajah manisnya.
Mereka langsung tancap gas meninggalkan Mesjid dan pergi mencari tempat makan, tapi sebelum itu mereka singgah ke Apotek terlebih dahulu.
* Kenapa ke apotek Be, bukannya tadi kita mau makan ? *.
Shafura lagi - lagi merasa aneh.
" Hmm Bee ! Kita makan disini ? " Shafura menunjuk dari dalam mobil.
Qun melepas seat beltnya " Nggaklah, Bee mau beli obat kuat dulu " Dan langsung keluar dari mobil.
" Apa Be ? "
" Sebentar "
Qun lalu berjalan mengitari bagian depan mobilnya dan melangkah menuju Apotek dan tanpa sadar tak membawa ponselnya.
Shafura Melihat Qun yang keluar dan tanpa membawa ponselnya karena ponsel itu kini tergeletak di kursinya, merasa tak ingin melewatkan kesempatan ini dia segera mengambil Ponsel tersebut
" yes berhasil, hmm pesan - pesan " Shafura membuka pesan Qun, sambil memperhatikan Qun yang sesekali melihat ke arahnya.
ZAF
" Kenapa hanya Zaf yang ada apa sudah di hapus, ya sudah buka ajalah. Haaa " Shafura tercengang membaca pesan dari Zaf tadi.
Setelah mengetahui alasan Qun ke Apotek, Shafura kembali memperhatikan Qun, rupanya Qun sudah berjalan menuju mobil, dengan segera Shafura keluar dari aplikasi pesan itu dan menutup ponsel Qun dan mengembalikan ke tempat semula.
DUP
" Maaf sayang jadi lama, kita makan sekarang " Qun lalu meletak kantung hitam bawaanya dan melajukan mobilnya
Shafura mengambil kantung itu dan benar melihat sebotol obat kuat yang Qun beli. Sekitar 10 menit berlalu kini mereka sudah berada dalam Restoran.
" Mau minum apa sayang ? " Tanya Qun
" Hmm air mineral aja, Tenggorokan Sha tiba - tiba sakit " Shafura berlaga kesakitan padahal masih berakting.
" Ouh baiklah, Be ambilkan ! ".
" Nggak usah Bee, kan ada pelayannya "
" Biar romantis Sayang, bentar ya " Qun lalu beranjak meninggalkan Shafura.
* Bee apa yang ingin kau lakukan hingga harus menidurkanku dengan menggunakan obat *
Shafura semakin cemas dengan kegiatan Qun malam ini.
" sayang " Qun datang dengan dua gelas air mineral, dan Qun memberikan gelasnya di dekat Shafura
__ADS_1
* Maafkan Be, sayang ! ini yang terbaik Be tak punya pilihan *
." Minumlah " ujar Qun
* Apakah ini airnya Bee, baiklah ! Kita lihat siapa yang masuk perangkap siapa *.
Shafura memegang gelas itu dan sudah menarik dekat dengan mulutnya.
" Permisi pesananya Pak, Bu " Ujar Pramusaji yang membawa hidangan dan menyajikannya di meja mereka.
Shafura menunda minumnya " Terima kasih " Dan melanjutkannya lagi.
Bissmillah
LUGH
Shafura meminum air itu sedikit dan menyisakan dimulutnya, dia berusaha meyakinkan Qun bahwa benar - benar meminumnya.
* Maafkan Sha, Be! *
PRAANK
Gelas itu pecah, Shafura sengaja melepasnya dan pura - pura terkejut, melihat ke bawah lalu memuntahkan sisa air di mulutnya.
HUGH HUGH HUGH
" Shayang kau baik - baik saja " Qun segera berdiri mendekati Shafura karena khawatir.
" Hugh hugh, ya Bee, Sha tidak apa - apa, mungkin Faye lagi manggil Sha makanya batuk " Shafura menjadikan mitos sebagai alasannya supaya tetap meyakinkan.
" Apa ada yang terluka ? ".
" Tidak - tidak Sha baik, Bee tak perlu cemas "
" Mba tolong ya " Pinta Qun pada Pramusaji disana.
Mbak - mbak itupun bergegas membersihkan tumpahan serta pecahan gelas itu, tentu saja di bantu Shafura karena ia tak nyaman telah menambah pekerjaan si Mbak itu.
Waktu berlalu, setelah Shafura dan Qun selesai makan, dia kembali melanjutkan akting dan ikut alur permainan Qun dan berpura - pura mengantuk.
" Bele, bisakah kita segera pulang, sha kekenyangan dan mata Sha berat, kayaknya mau tidur, huaaa ".
" Ya sudah, kita pulang ya " Jawab Qun dengan ponsel yang menyala di tangannya.
Shafura langsung memejamkan matanya semenit setelah memasuki mobil. Qun yang baru duduk di kursi Kemudi mencoba mengecek situasi Shafura dengan mendadahi ke depan wajah Shafura, karena merasa rencana Zaf telah berhasil untuk membuat Shafura tertidur lalu Qun kembali keluar.
......
" Waalaikumussalam, kau sudah disana..... ! "
" ....... "
" Ya ! Shafura lagi bersamaku."
"........"
" Aku sudah berikan obatnya "
" ....... "
" Bagaimana dengan tempatnya, apakah itu aman untuk menyembunyikannya ? "
" ...... "
" Baiklah aku segera kesana, sebentar lagi aku akan hubungi Zaf agar kesana juga ! ".
...Bersambung ...
__ADS_1
***
Apa yang akan terjadi malam ini ?