
Dup
" Zaf bangun ! " Ujar Qun yang baru masuk ke mobil.
" Hmmm " Zaf meregangkan badannya di kursi depan seketika karena terkejut atas suara Qun
Dup
" Masih ngantuk Zaf ? " Tanya Shafura pula yang juga baru masuk dari pintu kiri mobil Zaf.
" Hoaaaah, sedikit kak " Jawab Zaf
" Yaudah pindah, biar Abang yang bawa ! "
" Okeh " Ucap Zaf dengan mata yang masih menempel.
Zaf lalu berpindah duduk ke kursi depan sebelah kiri, dan itu membuat Qun berhenti menurunkan kakinya ke tanah.
" Zaf pindahnya ke belakang, kakakmu yang di situ ! " Ujar Qun.
" Hmmm aku benci ini, hidungku mencium bau - bau kebucinan selama perjalanan " Ucap Zaf dengan malas.
" Be biarkan saja dia depan ! " Saut Shafura sambil memainkan ponselnya.
" Nggak bisa Shayang, Zaf kau harus pindah "
" Iya, iya ah cerewet, aku pasti mimpi buruk sampai rumah bila begini " Gerutu Zaf sambil turun.
Dengan terpaksa Zaf dan Shafura turun dan berganti posisi, melihat kedua orang itu telah duduk di tempat masing - masing, barulah Qun kembali menurunkan kakinya dan pindah ke depan sebagai sopir mereka. Mobil lalu keluar dari perkarangan Kantor Polisi dan melaju pulang.
" Sha ? "
" Iya ! "
Qun yang meyetir melirik Shafura sekilas dia mendapati Shafura yang masih terpaku pada layar ponselnya.
" Shayang kalau suami ngomong itu di lihat orangnya, lagi lihat apa sih, asik sendiri ! "
" Maaf Be! Ini, postingan Geris lagi sama cewek cantik banget, backgroundnya kayak lagi di Butik "
" Mana ? "
Rasa penasaran Qun membuat Shafura langsung mengalihkan fokusnya, kini dia menatap orang yang penasaran tersebut.
PLUK
" Gatal! Pas di kasih tau cewek cantik aja langsung penasaran " Ujar Shafura.
" Maaf ! Abisnya laki sendiri di anggurin "
" Ni kenal ? "
Shafura menunjukkan gambar itu sekilas ke wajah Qun. Qun yang Fokus menyetir hanya melihat sekelibat mata lalu menggelengkan kepalanya karena merasa tak mengenal wanita itu dan tak melihatnya dengan jelas karena Shafura yang memperlihatkannya begitu cepat.
" Hmmm Zaf, Zaf ! "
" Kenapa kak ? " Jawab Zaf berat.
" Kenal wanita ini, kayaknya salah satu pekerja butik, " Ujar Shafura yang memutar posisinya ke belakang agar Zaf dapat melihat gambar yang ia tunjukkan.
Zaf lalu mengggosok matanya serta menyipitkannya agar bisa fokus.
" Ouh !
" Siapa Zaf "
" Si Maryam, dia kepala Butik, waktu kita kesana kemarin, dia lagi hamil, jadi ambil cuti " Jawab Zaf.
" Pantas, Cantik ya !
" Iya cantik kak ! "
__ADS_1
Shafura kembali ke posisinya dan terus memainkan jarinya melihat foto - foto yang Geris posting, di sana Geris menyematkan kalimat ucapan atas Tujuh Bulanan wanita cantik itu.
" Untung aja dapatnya nggak kalah cantik ! " Lanjut Zaf dengan gumaman kecil dari kursi belakang dan kembali memejamkan matanya.
" Apa Zaf ! " Ucap Shafura spontan.
Shafura kembali memutar badanya ke arah Zaf
karena mendengar kalimat pelan yang Zaf ucapkan, dan itu membuat Zaf kembali membuka matanya dan menelan ludahnya, sebab rasa kantuknya langsung hilang ketika di tanya Shafura begitu. Qun yang juga mendengar kalimat Zaf barusan, mencoba untuk memantau Zaf dari balik kaca spionnya dan sedikit memberi jelingan mata pada Zaf.
" Ada apa ini ? " Tegur Shafura ketika mendapati kedua pria di mobil itu saling lempar lirikan di antara mereka.
" Nggak ada kak ! "
" Jelaskan sekarang Zaf, jangan main - main sama insting perempuan, kakak tahu ada yang kalian tutupi ? " Ucap Shafura sambil menyepitkan matanya sebelah kiri.
Zaf yang menerima tatapan Shafura jadi takut, dan sedikit gemetar.
" Oke - oke aku beri tahu, Maryam pernah aku jodohkan sama Abang, tapi Abang menolak "
" Benarkah ! Kenapa di tolak Be ? " Tanya Shafura yang kini kembali menatap Qun.
Qun mengulumkan bibirnya dan menggeleng. Dia memilih tak menjawab pertanyaan Shafura, Karena tak mendapat jawaban Qun, Shafura menggoyang tangan Qun yang memegangi setir mobil.
" Beee ! Cerita kenapa di tolak ! " Ucapnya manja.
" Sha jangan, Be lagi nyetir nanti kecelakaan gimana ! "
" Iiiii , mulutnya ringan banget, Ucapan adalah doa " Ucap Shafura sambil menyubit lengan Qun pelan.
" Au Shayang sakiiit ! " Qun lekas mengusap lengannya.
" Hmmm mulai - mulai " Tegur Zaf dari belakang saat mendengar nada Qun yang agak beralun manyauti Shafura.
" Makanya jawab dulu, kenapa di tolak " Tegas Shafura
" Yaudah sabar, jangan KDRT " Ucap Qun
" Be nggak suka yang muda " Jawab Qun cepat.
" Ouh, tapi dia cantikkan ? "
" Harus di jawab ! "
" Iyalah, dia cantikkan ? "
" Hmmm "
" Kok pakai hmmm, berarti dia cantik ! " Potong Shafura dengan nada sedikit mengintimidasi.
" Cantikkan Istri Be kemana - mana ! "
" Alah bilang aja cantikan Maryam " Seru Zaf, yang bermaksud memanas - manasi suasana.
" Zaf diam ! " Bentak Qun.
" Jujur Be ! "
" Cantikan kamu Shayang, Be udah bicara jujur, Be nggak cari Istri cantik tapi cari yang bisa buat Be nyaman, kalaupun dapat yang cantik itu bonus "
" Aaaah buaya ! " Ketus Zaf yang kembali menimpali abangnya itu.
" Kau Zaf ! "
Qun lalu meraih botol yang ada di sampingnya dan,
BHUG
Melemparnya ke belakang tepat mengenai Zaf. Untunglah Botol tersebut sudah tak ada isinya.
" Ha ha ha, Buaya ngamuk ! " Ucap Zaf yang mengelak lemparan Qun.
__ADS_1
" Jadi benar Sha Cantik ! " Tanya Shafura sekali lagi namun kini dia memainkan matanya dengan berkedip - kedip serta melihatkan wajah imutnya dengan menopang dagu di kedua tangan ke arah Qun. Qun lalu melihat tingkah Shafura.
" Aaaah " Qun memegangi dadanya
Itulah ekspresi yang Qun keluarkan ketika melihat Shafura yang begitu mengemaskan.
Zaf tak tahan melihat tingkah Abang dan Kakak Iparnya itu, di tekannya tombol power window mobilnya hingga terbuka sempurna.
" Aaaaaaaa, keluarkan aku dari mobil ini, mbak cekek aku, mas - mas cekek aku cepat " Teriak Zaf pada orang - orang yang sedang berjalan.
Al hasil semua orang yang mendengar terikan Zaf dari mobil tercengang dan ada yang memvideokannya.
" Ha ha ha ha " Shafura tetawa puas melihat Kelakuan Zaf.
ZHUUUT
" Au au Bang jangan di tutup " Keluh Zaf ketika Qun menekan tombol serupa.
" Masuk nggak, bikin malu ! " Ujar Qun.
" Iya ini masuk ! "
" Ha ha ha, Zaf Zaf ! " Ujar Shafura yang masih terkekeh geli.
" Shayang udahlah ketawanya nggak manis cewek ketawanya besar gitu " Tegur Qun serius.
Shafura langsung diam dan menutup mulutnya rapat ditambah dengan kedua tangannya.
" Beee " Panggil Shafura lagi namun dengan posisi yang masih sama sehingga suaranya kurang jelas.
" Hmm kenapa ! "
" Bukain " Ucapnya lagi samar
" Apa shayang "
" Bukaain tangannya " Shafura sedikit teriak dan mampu di dengar oleh Qun.
Qun menoleh dan menjulurkan tangan kirinya ke depan wajah Shafura seraya membukakan bekapan mulut istrinya itu.
" Ah makasih Be "
Qun lalu tersenyum dan matanya tak sengaja melihat tingkah Zaf yang mencurigakan.
" Ha ngapain kau Zaf " Tegur Qun dari kaca Spionnya.
" Aku mau lompat dari mobil ini. Kalian menyiksaku " Ujar Zaf dengan muka cemberut
" Zaf ingat udah 24 tahun nggak pantas, jangan sok imut "
Mendengar teguran Qun untuk Zaf, Shafura bereaksi.
" Di mo-hon un-tuk sa-dar di-ri " Ucap Shafura sambil memegang ponselnya seperti sedang membaca sebuah artikel padahal sedang menyinggung Qun.
" Shayaaaang " Qun kembali mengalunkan nadanya, dia sadar Shafura sedang menyinggungnya
" Ingat ! Sudah 25 tahun nggak pantas, anda punya satu anak dan isteri, jangan sok imut " Ucap Zaf membalas kalimat Qun tadi.
" Ha ha ha " Shafura kembali tertawa namun kini dia menutupi mulutnya.
Mendengar ucapan Zaf yang balik menyerangnya dan Shafura yang mentertawainya Qun memasang wajah Cemberut dengan tatapan marah namun jadi terlihat menggemaskan.
"iiii Sudah Be jangan marah ! " Cubit Shafura pada pipi Qun.
" Iya nggak marah " Jawab Qun malas.
...Bersambung ...
***
Kita Happy happy dulu... semoga suka 😁
__ADS_1