INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”

INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”
SELING 1


__ADS_3

(Beberapa tahun kemudian)


Waktu lama berubah, sudah bertahun-tahun tak kembali ke rumah sendiri. Kenangan indah nan pahit masih terukir seperti baru terjadi kemarin hari.


Dimana orang lain tak tahu bencana besar melanda, menebar ketakutan akan kematian. Tanah saat itu sulit di pijak, udara terasa sesak untuk bernafas. Waktu lalu biarlah berlalu menatap masa depan cerah dengan usaha.

__ADS_1


Aku berusaha menutup masalah lalu dengan sebuah kebohongan dan ke tidakingin tahuan. Mengubur dalam-dalam perasaan diriku, bahkan membunuh impian sendiri untuk jati diri masa depan.


Ferdi...nama panggilan yang sering digunakan untuk berbicara denganku. Akbar...tak sedikit orang yang memanggilnya, nama berkah dari orang tua.


Kembali dengan secercah cahaya membuat kehidupan menjadi bahagia. Entah bagaimana kabar teman dan kerabat disini, surat dan pesan selalu bertukar tapi tidak memperdekat hati yang jauh.

__ADS_1


"Ayah, cepet dong" panggil seorang anak kecil


"Iya sebentar. Kan kamu juga nggak tahu dimana rumah nenek"


Kuharap masa depan akan baik untuk ku dan keluarga ku, meski kami berdua tidak di takdir kan bersama. Hubungan di sekolah yang berakhir bagi kami, berpisah karena takdir dan sudah memiliki keluarga masing-masing.

__ADS_1


Meski begitu aku harap ia selalu bahagia, "Benarkan,...." batinku


SELING 1....Bersambung


__ADS_2