INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”

INDIGO “SANG TAK KASAT MATA”
BAB 43 PERMINTAAN MAAF ATAU NIAT TERSEMBUNYI?


__ADS_3

“Jadi apa yang ingin kau bicarakan?”


“Aku hanya ingin berterima kasih dan meminta maaf saja. Untuk itu aku ingin men traktir kalian”


“Traktir? Kau memanggil kami hanya untuk ini?”


“Iya, maaf jika menganggu waktu kalian. Tapi aku juga ingin mengatakan sesuatu yang penting?”


Kami bertiga terdiam sejenak,


“Apa itu?”


“Aku ingin meminjam bantuan kalian lagi. Karena setelah melihat semua kemampuan kalian, aku jadi sedikit tenang”


Aku tidak mengerti pada ucapan Putri, ia tidak ingat kejadian kemarin baru saja terjadi.


Bahkan belum bisa melupakan wujud makhluk itu,


“Mungkin aku sedikit salah arti, tapi aku ingin kalian menolongku, walau hanya sedikit…walau hanya sebentar. Dan aku juga akan membantu kalian jika mendapat masalah”


Aku mengerti sekarang, yang ia maksud adalah saling membantu satu sama lain, karena kami sedikit lebih dekat dengan dunia yang tidak terlihat.


“Maaf saja tapi aku harus menolaknya, aku…aku sudah berhenti untuk terlibat masalah seperti ini”


“Aku juga, maaf Put. Tapi jika kau benar-benar sangat membutuhkan bantuan, aku akan datang” Ainur memberikan sedikit pengertian


“Kalau aku, aku tidak bisa, kalian semua terlalu berbeda denganku. Aku hanya seorang anak biasa yang penakut, jadi aku minta maaf”


“Tidak, tidak masalah. Aku hanya ingin mendengar semua jawaban kalian saja, hanya aku terlalu egois, bahkan menyebabkan masalah pada kalian”


Makanan di depan kami menjadi dingin, sama seperti hati kami sekarang.


Hanya saja kami memaksakan mulut kami untuk memakannya, memaksa diri kami untuk tersenyum satu sama lain.


“Nak kami akan tutup sebentar lagi, boleh pindah tempat nya tidak” ujar bibi kantin


"Oh iya bi, maaf. Kami akan pergi sekarang” ujar ku berdiri di ikuti yang lain

__ADS_1


“Kalu tidak ada yang ingin di bicarakan lagi, aku akan pulang duluan” Ainur menjadi orang yang pergi pertama kali


Aku pun mengikutinya,


"Aku juga akan pulang sekarang”


Saat aku dan Ainur beranjak pulang, aku melirik sebentar kearah mereka berdua.


Saling berdekatan dan berbisik, entah apa yang mereka bicarakan.


***


(Malam hari, Rumah Ferdi)


“Mati! Mati! Mati!”


Teriakan seseorang yang membuat aku tersadar dari tidur,


“Hah…hah…hah, hanya mimpi?”


Sedikit berbeda dengan pengalaman mimpi nyata yang sering aku alami, tapi kali ini hanya suara dingin yang aku dengar. Apa, kejadian apa lagi yang akan terjadi.


“iya bu” aku berusaha membuka pintu


Namun gagang pintu yang ingin kubuka sangat keras seperti di tahan dari luar,


“Lho bu, ini kenapa tidak bisa di buka?”


“Jangan buka pintu nya kak…” suara lain terdengar dari penjuru kamar


“Jangan buka”


“Jangan dibuka…”


“Apa mau kalian hah? Pergi!”


Aku melawan semua suara tidak terlihat itu, benar-benar membuat lutut ku lemas, ingin segera keluar dari kamar.

__ADS_1


“Krek”


Akhirnya gagang pintu itu terbuka paksa karena patah, dan segera saja aku keluar.


“I..bu?”


Tidak ada orang, sepi dan gelap, ruangan tamu yang ada di depan kamarku terasa menakutkan.


Tapi semua itu tidak melupakan aku pada suatu hal,


“Siapa yang memanggilku tadi?” pikirku


“Kak..kak..”


Kembali suara terdengar, kali ini suara ibu lebih dingin dan berat, dengan muncul sebuah bayangan yang aku kira ibu.


Ternyata bentuk sosok iblis berwajah hancur yang memelukku, berusaha membawaku ke kegelapan yang pekat.


“Kakak, ayo pergi!” suara makhluk itu meninggi


Sosok berwajah hancur, darah di tubuhnya membekas di pakaian ku, tangan dan kaki nya kurus, tidak memiliki mata dan hidung, dengan asap putih yang mengelilingi nya.


“Ayo pergi…hihihihi…kak”


“Kak!, kakak!” suara adik ku Nisa memanggil


“Hah!, hah, hah, hah” aku bangun dari tempat tidur dengan tubuh kelelahan


“Kak, kau tidak apa-apa? Di banguni dari tadi”


“Aku…aku tidak apa-apa kok”


“Ya sudah ayo cepat beberes, nanti terlambat ke sekolah”


“Iya..haaa” aku menarik nafas


Kejadian ini sangat melelahkan, kumohon apakah aku akan baik-baik saja sekarang?

__ADS_1


BAB 43 PERMINTAAN MAAF ATAU NIAT TERSEMBUNYI?.....BERSAMBUNG


__ADS_2