Istri Pemuas Nafsu

Istri Pemuas Nafsu
Ch. 21


__ADS_3

Sebelum pukul tujuh Alula dan Tom sudah berada di dalam mobil untuk pergi ke acara syukuran di kediaman orang tua Sky. Awalnya Alula menolak untuk pergi, tapi Tom tetap memaksa. Bukan memaksa dengan kekerasan. Tapi, Tom memintanya dengan lembut sehingga membuat Alula menurut.


Tidak hanya itu saja, drama juga terjadi saat Alula sudah selesai bersiap. Tapi, Tom menyuruhnya untuk berganti pakaian dan menghapus make up. Tom ingin Alula tampil dengan sederhana. Tidak glamor seperti biasa.


Alula terkesiap ketika mereka tiba di tempat tujuan. Dari jauh ia dapat melihat wajah wanita paruh baya yang pernah ia temui. Meskipun hanya satu kali. Tapi Alula bisa mengenali jika wanita itu adalah mamanya Sky.


"Ayo, masuk." Tom menarik tangan Alula yang tiba-tiba berhenti melangkah.


"Mengapa kau tidak mengatakan kita akan pergi ke rumah Sky ?" kata Alula menatap tajam Tom.


Jika tahu dari awal sudah pasti Alula tidak akan datang sekalipun Tom memaksanya. Alula masih sangat malu untuk bertemu dengan Sky.


"Kau tidak bertanya." jawab Tom yang sangat menyebalkan di telinga Alula.


"Aku ingin pulang." kata Alula yang sudah mau berbalik. Tapi Tom dengan sigap menahan tubuh Alula dan memeluknya erat.


"Tidak bisa. Kita harus memenuhi undangan nona Ana. Dan ingat, panggil Tuan Sky dan Nona Ana karena status mu sekarang istri ku." Tom mengingatkan.


"Tom, silahkan masuk." Helena berjalan ke pintu depan untuk menyambut Tom yang datang bersama dengan seorang wanita. Sepertinya ia pernah mengenal wanita itu.


"Terima kasih, Nyonya. Perkenalkan ini istri saya, Alula." balas Tom sekaligus memperkenalkan Alula.

__ADS_1


Helena begitu terkejut mendengar Tom mengenalkan istrinya. Kapan asisten putarannya itu menikah. Dan dia lebih terkejut lagi ketika mendengar Tom menyebut nama Alula. Pantas saja ia seperti pernah melihatnya. Tapi penampilan Alula sangat berbeda malam ini. Tidak seperti saat pertama kali bertemu.


Dalam sekejap Helena langsung tersenyum dan menghilangkan ekspresi terkejutnya agar tidak membuat suasana jadi canggung. Terlebih lagi bagi Alula.


"Selamat ya, Tom." Helena memberikan ucapan selamat. Kemudian ia beralih kepada Alula.


"Selamat ya, Alula." Helena memeluk Alula.


"Terima kasih, Tan.. Nyonya." Alula segera meralat panggilannya karena ingat pesan Tom.


"Tidak apa-apa, sayang. Panggil Tante saja." kata Helena tidak ingin membuat Alula jadi sungkan.


"Ayo, masuk." ajak Helena kepada kedua tamunya itu.


Meskipun Helena menyambutnya dengan ramah, tapi tetap saja Alula masih merasa takut. Tom semakin erat menggenggam tangan Alula yang dingin.


Alula mengikuti Tom dan duduk di sebelah suaminya bersama tamu lainnya. Mereka semua duduk di meja yang sudah di sediakan. Beberapa saat kemudian, Sky dan Ana berjalan bergandengan tangan masuk kedalam ruangan. Alula langsung menunduk menyembunyikan wajahnya. Sungguh saat ini dia begitu malu untuk bertemu dengan Sky dan Ana.


Sky dan Ana kemudian menyapa tamunya satu persatu. Ana tersenyum melihat Tom bersama dengan seorang wanita. Ternyata asisten suaminya itu benar sudah menikah.


Tom langsung berdiri di ikuti oleh Alula ketika melihat Tuan dan nonanya mendekat.

__ADS_1


"Selamat atas kehamilan, nona." Tom membungkuk memberi hormat sekaligus memberikan ucapan selamat.


"Terima kasih." hanya Ana yang menjawab.


"Selamat juga atas pernikahan kalian." lanjut Ana lagi.


"Terima kasih, nona." balas Tom. Sebelah tangannya memeluk pinggang Alula dan memberikan kode agar Alula mengangkat wajahnya dan berterima kasih.


Alula yang mengerti kode yang di berikan oleh Tom pun langsung mengangkat wajahnya. Dengan menampilkan senyum manis yang di paksakan. Rasanya dia lebih baik tenggelam dalam perut bumi dari pada harus berada di posisi saat ini.


"Terima kasih, nona." balas Alula.


Sama seperti Helena, Ana juga terkejut melihat Alula. Apa yang sudah terjadi ? bagai mana bisa mantan kekasih suaminya itu menikah dengan asisten suaminya. Jujur jauh dalam hati Ana merasa cemburu jika Sky bertemu dengan wanita itu. Tapi, Ana tidak mau memikirkannya karena sebelumnya Sky sudah pernah menjelaskan jika dia tidak pernah mencintai Alula. Dan lagi pula sekarang Alula sudah menikah dengan Tom. Jadi, tidak ada alasan untuk Ana memusuhi Alula.


"Semoga kau juga cepat menyusul." kata Ana sambil memeluk Alula.


Alula tersenyum sedih mendengar Ana mendoakannya. Setelah Ana dan Sky pergi menyapa tamu yang lainnya, Alula duduk dan memegang perutnya.


Maafkan mama, nak. Mama harus menyembunyikan mu dari papa. Batin Alula.


Melihat kebahagiaan Ana yang sedang hamil dan begitu di sayangi dan di perhatikan oleh suami serta orang-orang di sekitarnya membuat Alula merasa sedih dan iri. Sebagai seorang wanita, Alula juga ingin mendapatkan kasih sayang dan perhatian dari sang suami. Tapi sayang, suaminya mencintai wanita lain.

__ADS_1


__ADS_2