
Alula menghela napas berat ketika pelayan itu mengatakan tidak menemukan kartu ATM maupun KTP miliknya. Sekarang Alula bingung harus bagaimana. Semua uang yang dia punya ada di dalam kartu ATM itu dan sekarang ATM nya hilang. Sementara ponselnya sengaja ia tinggalkan di rumah sakit agar Tom tidak bisa melacak keberadaannya.
"Baik-baik di dalam ya sayang. Mama janji akan merawat mu dengan baik." Alula mengusap perutnya seolah-olah membelai bayi yang masih berada dalam kandungannya.
Sementara itu di luar ruangan. Seorang pria paruh baya sedang berbicara dengan dokter yang baru saja memeriksa Alula.
"Bagaimana keadaannya ?" tanya pria tua itu.
"Nona Alula dan bayinya baik-baik saja. Hanya saja masih harus banyak istirahat agar tidak terjadi pendarahan lagi." dokter menerangkan.
Setelah menerangkan keadaan Alula dan memberikan resep obat, dokter cantik yang bernama Sinta itu pergi meninggalkan rumah mewah salah satu pengusaha kaya di pulau Dewata Bali.
Dokter Sinta merupakan dokter kandungan yang baru hari ini sengaja di kontrak oleh pengusaha kaya yang bernama Samuel itu sebagai dokter kandungan pribadi untuk Alula sampai Alula melahirkan nanti.
"Sam, di mana gadis itu ?" tanya seorang wanita yang berumur empat puluh tahunan. Yang terlihat begitu cantik dan elegan.
__ADS_1
Samuel yang sedang mengerjakan pekerjaannya mengalihkan pandangan kepada wanita yang baru saja masuk kedalam ruangan kerjanya.
Wanita itu bernama Widya, berusia empat puluh delapan tahun itu adalah istri dari Samuel. Mereka sudah dua puluh tahun menikah. Tapi tidak memiliki keturunan.
Karena itu Widya sangat senang ketika Samuel memberitahukan jika dia sudah berhasil membawa Alula. Widya yang sedang menghadiri acara fashion show di Singapura langsung pulang ke Bali setelah mendengar kabar bahagia itu.
"Bukannya kau akan kembali besok pagi ?" bukannya menjawab pertanyaan sang istri, Samuel malah balik bertanya.
Pasalnya Widya mengatakan akan pulang besok karena malam ini ia akan makan malam bersama teman-teman seprofesinya dulu.
Dulunya Widya adalah seorang model terkenal. Tapi sejak sepuluh tahun yang lalu ia meninggalkan karirnya karena ingin fokus pada sekolah modeling yang ia dirikan.
Akhirnya Samuel menuruti keinginan Widya untuk menemui Alula.
"Ingat apa yang aku katakan tadi ?" Samuel menahan lengan Widya sebelum masuk ke dalam kamar Alula.
__ADS_1
"Aku tahu apa yang harus ku lakukan, Sam." kata Widya yang sudah tidak sabar.
"Bagus." Ucap Samuel sambil membuka gagang pintu kamar Alula.
Alula yang baru saja selesai makan malam, menegakkan tubuhnya begitu melihat kedatangan sepasang suami istri yang ia belum tahu namanya. Alula melihat pelayan yang menemaninya memberi hormat kepada kedua orang itu.
Mungkin mereka pemilik rumah ini. Batin Alula yang membuatnya langsung menundukkan kepala memberi hormat.
"Bagaimana keadaan mu ?" tanya Widya dengan senyum bahagia melihat seorang wanita yang dalam beberapa bulan ini hanya mendengar namanya saja. Tapi kini nyata ada di depannya.
Apa lagi wanita itu sedang mengandung bayi yang sudah sejak lama dia dan suaminya nanti-nantikan.
Keesokan harinya Tom pergi bekerja seperti biasa. Tom memang tidak langsung turun tangan untuk mencari Alula. Tapi ia sudah mengerahkan seluruh orang suruhannya untuk mencari sang istri. Tom bahkan meminta bantuan kepada Leon, asisten Melvin.
Lucy mengkerutkan keningnya melihat Tom berjalan dengan wajah yang terlihat tegang. Padahal Lucy baru saja ingin menyapa dan iseng menanyakan tentang berhasil tidaknya pernyataan cinta Tom yang entah kepada siapa. Namun ketika melihat ekspresi wajah pria itu Lucy langsung mengurungkan niatnya.
__ADS_1
Apa mungkin cintanya di tolak ? tanya Lucy dalam hatinya.
Lucy jadi semakin penasaran siapa wanita yang berhasil membuat pria kaku seperti Tom jatuh cinta.