Istri Pemuas Nafsu

Istri Pemuas Nafsu
Ch. 24


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu. Meskipun Tom sudah bersikap lebih baik dan mengizinkan Alula untuk mengikuti event Indonesia Fashion week tapi tetap tidak bisa melembutkan hati Alula.


Hari ini Alula menyempatkan diri pergi ke salah satu klinik untuk memeriksakan kandungannya pertama kali. Alula tidak pernah mendapatkan keluhan apapun sejak mengetahui kehamilannya sehingga membuat wanita itu terkadang lupa jika dia senang hamil.


"Kandungan ibu sudah memasuki usia tiga belas minggu. Keadaan bayinya juga sehat." kata dokter yang baru saja melakukan pemeriksaan.


"Apa ibu memiliki keluhan ?" tanya dokter itu lagi


"Tidak ada, dok. Saya tidak pernah mengalami mual atau muntah." jawab Alula jujur. Setahunya orang hamil itu sering muntah-muntah dan mengidam makanan yang macam-macam.


"Oh, bagus kalau begitu. Jadi, ibu bisa makan makanan yang bervariasi. Yang sehat dan bergizi." terang dokter.


Setelah memeriksakan kandungannya, Alula merasa lega karena bayi di dalam perutnya baik-baik saja. Jadi ia pun merasa tenang untuk bekerja.

__ADS_1


Keesokan harinya pagi-pagi sekali Alula sudah tiba di gedung Jakarta Convention Center, tempat di adakan acara Indonesia Fashion week. Teman-teman Alula yang sudah lama tidak bertemu langsung menyapa. Termasuk Reva yang juga ikut dalam event ini.


"Alula kau terlihat lebih berisi." kata salah satu teman Alula yang menyadari perubahan pada wanita itu.


Karena kehamilannya membuat kenaikan pada berat badan Alula. Tapi meskipun begitu, perutnya masih terlihat datar. Sehingga tidak ada yang tau jika dia sedang hamil.


"Ah, iya. Selama aku tidak bekerja, aku lupa untuk diet." Seloroh Alula yang membuat teman-temannya tertawa.


Tom melihat jam di pergelangan tangannya sudah menunjukkan pukul sebelas siang saat mobilnya berhenti di gedung Jakarta Convention Center. Acara sudah di mulai satu jam yang lalu. Namun ia tidak terlambat untuk melihat penampilan Alula. Setelah kata sambutan selesai barulah para model keluar untuk memperagakan busana-busana dari tiga ratus desainer yang mengikuti Indonesia Fashion week tahun ini.


Meskipun dari kejauhan, Tom masih bisa mengenali istrinya di antara seratus lima puluh orang model yang berjalan di panggung. Tapi Alula tidak tentu saja tidak melihat kedatangan Tom di tengah banyaknya tamu yang hadir.


Alula melihat saldo di rekening bank miliknya. Baru saja ia mendapatkan transfer dari hasil pekerjaannya di IFW dua minggu yang lalu. Namun saldonya tetap saja semakin berkurang. Karena pengeluaran uang makan untuk panti asuhan dan juga biaya obat ibu Rumi setiap minggunya lumayan besar.

__ADS_1


Alula mengusap perutnya yang mulai sedikit membuncit. Ia harus tetap kuat demi anak dan saudara-saudaranya.


Sejak Tom melarangnya untuk jadi model, Alula tidak pernah lagi mendapatkan panggilan dari pihak studio maupun agensi yang memintanya jadi model. Seperti sebuah kebetulan, Tom melarangnya bekerja dan dia pun tidak menerima tawaran pekerjaan.


Alula menghela napas berat. Jika begini terus, uang tabungannya akan akan benar-benar habis dalam beberapa bulan kedepan. Sementara dia membutuhkan banyak uang untuk persiapan melahirkan lima bulan lagi.


Di saat Alula sedang melamun, pintu apartemen tiba-tiba terbuka. Tom baru saja pulang kerja. Alula langsung melihat kearahnya. Terkadang terbesit di hati Alula untuk memberitahukan tentang kehamilannya kepada Tom. Tapi saat mengingat jika suaminya itu sudah memiliki wanita lain membuat Alula enggan untuk mengatakannya.


"Kapan kau akan menceraikan aku ?" tanya Alula yang membuat Tom marah.


Alih-alih menyambut suami dengan senyuman, Alula malah meminta bercerai dari pria itu.


Ini bukan kali pertama Alula berkata seperti itu. Tom sudah sering mendengar pertanyaan Alula yang meminta cerai selama dua bulan ini. Lelah untuk meladeni permintaan sang istri yang akan berujung pertengkaran, Tom lebih memilih diam dan langsung masuk ke dalam kamar. Sempai kapanpun Tom tidak akan pernah menceraikan Alula. Wanita pertama dan satu-satunya yang telah berhasil membuatnya jatuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2