Istri Pemuas Nafsu

Istri Pemuas Nafsu
Caramu Menyambutku


__ADS_3

"Kau tidak perlu mencemaskan ku. Aku baik-baik saja." jawab Alula.


Meskipun sudah lama mengenal Reva tapi Alula tidak berniat untuk menceritakan tentang apa yang terjadi kepadanya dalam lima hari terakhir ini. Malah ia ingin merahasiakan tentang pernikahannya yang tidak terduga itu.


"Syukurlah. Oh ya, kemarin malam kau pulang sama siapa ? Aku pergi sebentar ke toilet dan saat kembali kau sudah tidak ada. Bili pun tidak melihat kau pergi." kata Reva berbohong.


Alula terkesiap mendengar pertanyaan dari Reva. Ia kembali ingat kejadian malam itu. Alula tidak tahu bagaimana ia bisa bersama dengan pria yang kini sudah menjadi suaminya. Atau mungkin Tom yang membawanya pergi saat Reva ke toilet dan dia tidak sadarkan diri.


"Oh, a aku pulang bersama teman ku. Kebetulan aku melihatnya dan minta di antarkan pulang." jawab Alula berbohong.


"Teman mu yang mana ?" tanya Reva yang tahu jika Alula menyembunyikan sesuatu darinya.


"Ada teman ku di tempat kerja yang lama." jawab Alula yakin agar Reva tidak curiga.


"Hem, baiklah. Apa kau tidak sibuk malam ini ? aku ingin mengajak mu ke pesta ulang tahun teman ku." ajak Reva yang memiliki rencana untuk Alula.


"Oh, maaf. Tapi, aku sudah punya janji malam ini." jawab Alula lagi-lagi berbohong.

__ADS_1


Ia tidak tahu apakah Tom akan mengizinkannya pergi atau tidak malam ini. Lagi pula ia benar-benar lelah dan hanya ingin beristirahat dan tiduran di rumah.


"Baiklah. Sampai nanti." Reva lalu menutup panggilannya dengan kesal karena tidak berhasil mengajak Alula pergi. Jadi, terpaksa ia harus mencari wanita lain untuk pria tua yang sudah memberikan uang seratus juta kepadanya.


Alula meletakan kembali ponselnya tanpa merasa curiga sedikitpun kepada temannya itu. Kemudian ia melanjutkan lagi menonton tv sampai ia terlelap.


Sementara itu saat ini Tom sedang berada di rumah sakit untuk menemui Sky. Ia membawa beberapa berkas yang harus di tandatangani oleh atasannya itu. Karena Sky lebih suka duduk di kursi direktur rumah sakit dari pada duduk di kursi CEO.


"Tolong kau persiapkan untuk bulan madu ku minggu depan." Sky meletakkan sebuah brosur di atas meja.


Tom yang sudah tahu harus melakukan apa langsung mengambil brosur itu tanpa banyak bertanya.


Tom kembali ke Perusahaan Healthy Sky untuk mengantarkan berkas yang sudah di tangan oleh Sky.


"Kau atur pertemuan dengan pihak rumah sakit Kasih Ibu secepatnya." Tom menyerahkan berkas kepada asistennya yang bernama Lucy.


"Baik, tuan."

__ADS_1


"Em, tuan. Anda mau pergi ?" tanya Lucy yang melihat Tom berjalan ke pintu keluar.


Biasanya pria itu langsung masuk ke dalam ruangannya yang berada tepat di depan meja kerja Lucy.


"Iya. Ada apa ?" Tom menghentikan langkahnya dan berbalik melihat Lucy.


"Tidak ada apa-apa. Maaf." Lucy jadi salah tingkah ketika Tom melihatnya.


"Hubungi aku atau kirim e mail jika ada sesuatu yang penting." kata Tom setelah itu ia melanjutkan langkahnya untuk pergi.


Sudah hal yang biasa bagi Lucy melihat atasannya itu tiba-tiba pergi meskipun tidak ada janji bertemu dengan klien. Hanya saja Lucy melihat seperti ada sesuatu yang berbeda dengan Tom. Tapi tidak tahu apa.


Tom melajukan mobilnya pulang ke apartemen. Padahal waktu sekarang baru menunjukkan pukul empat sore. Biasanya Tom pulang ke apartemen hanya untuk beristirahat dan tidur.


Begitu tiba di apartemen, Tom melihat Alula yang sedang tertidur di sofa ruang tamu. Matanya tidak berkedip sedikit pun melihat tubuh Alula yang memakai kaos over size dan celana hot pants. Tom memang sudah terbiasa melihat Alula berpakaian seksi. Selama ini Tom tidak pernah peduli dengan penampilan wanita itu. Tapi, sejak ia mengklaim Alula sebagai miliknya, Tom tidak akan pernah mengizinkannya untuk berpakaian seksi kecuali hanya di depannya saja.


Tom berjalan mendekat sambil menanggalkan dasi dan membuka kancing kemejanya karena gerah melihat tubuh Alula. Wanita itu seperti sengaja ingin menggodanya.

__ADS_1


"A apa yang kau lakukan ?" Alula terkejut ketika membuka mata dan melihat Tom yang sudah berada di atasnya.


"Aku suka caramu menyambut ku pulang." ucap Tom dengan suara yang berat karena menahan hasratnya. Tom langsung menyerang Alula sehingga wanita itu tidak siap untuk menghindar.


__ADS_2