
Sejak pulang dari acara syukuran tadi Alula hanya diam saja dan terlihat sedih. Tom yang melihat sikap istrinya itu menyangka jika Alula sedih dan sakit hati karena melihat Sky yang sekarang hidup bahagia dengan Ana. Hal itu membuat Tom jadi cemburu.
"Apa yang kau pikirkan ?" Tom menyentil kening Alula sehingga membuat wanita itu mendesis sambil mengusap keningnya yang terasa sakit.
"Apa kau iri melihat kebahagiaan mereka ?" tanya Tom dengan aura dingin seperti biasa. Alula cukup tahu siapa yang dibicarakan oleh Tom.
Iya, aku iri. Jawab Alula tapi hanya sebatas dalam hati. Alula iri bukan karena menginginkan posisi Ana. Tapi iri karena Ana begitu diperhatikan dan di sayangi saat sedang hamil.
Alula hanya diam tanpa berniat menjawab pertanyaan Tom. Ia berjalan menuju lemari pakaian untuk mengambil baju ganti.
"Jangan pernah bermimpi untuk merebut posisi nona Ana karena kau sungguh tidak pantas." kata-kata Tom tajam yang membuat Alula hati Alula begitu sakit.
Alula terlonjak kaget ketika mendengar suara pintu tertutup dengan keras. Tom sudah keluar dari kamar. Air mata Alula langsung tumpah untuk kesekian kalinya mendengar hinaan dari suaminya sendiri.
Astaga. Apa aku begitu hina di mata mu ?
Tom selalu menganggapnya wanita yang jahat dan hina. Menggunakan cara licik untuk mendapatkan Sky.
__ADS_1
Sementara itu di ruangan kerja, Tom mengusap wajahnya kasar. Karena perasaan cemburunya Tom sampai mengeluarkan kata-kata kesat kepada Alula. Padahal selama satu bulan lebih menikah, Tom bisa melihat jika Alula sangat berbeda dengan Alula yang dia kenal selama ini.
Jika selama ini Tom mengenal Alula sebagai seorang wanita yang manja, matre, berpenampilan glamor dengan gaya hidup hedonis dan bebas. Tapi, sejak menikah ternyata Alula bisa masak dan mengerjakan pekerjaan rumah. Alula juga berpenampilan biasa. Hanya pada waktu-waktu tertentu saja Alula akan keluar dengan penampilan yang wah. Tom juga tidak pernah melihat Alula berbelanja membeli barang-barang mewah dalam satu bulan ini.
Tom menyandarkan tubuhnya dengan mata terpejam. Melihat sikap Alula selama satu bulan lebih menjadi istrinya telah membuat Tom jatuh cinta. Tapi, dia sadar sekarang, dia terlalu cepat menilai Alula. Tom tidak tahu seperti apa sifat asli Alula sebenarnya.
"Ah, mengapa aku bisa menyukai wanita jahat itu ?" Tom bertanya pada dirinya sendiri.
Tom memang sudah menyadari perasaannya. Sejak akhir-akhir ini dia begitu peduli dan ingin memiliki Alula selamanya. Tom sangat berharap Alula juga akan menyukainya. Karena itu Tom begitu marah saat Alula berkata ingin mengakhiri pernikahan mereka.
Berbeda yang terjadi antara Tom dan Alula, pasangan suami istri Sky dan Ana saat ini tengah bersiap untuk tidur setelah satu ronde melakukakan olahraga ranjang.
Sejak tadi dia ingin menanyakan tentang itu, tapi belum ada waktu yang tepat karena tadi mereka sibuk melayani tamu dan sibuk bercinta.
"Sudah berkali-kali aku katakan dia bukan mantan kekasih ku." bantah Sky yang tidak suka mendengar Ana menyebut Alula sebagai mantan kekasihnya.
"Ah, maaf. Aku lupa." balas Ana pura-pura menyesal. Padahal ia sengaja ingin melihat Sky kesal.
__ADS_1
"Aku tidak tahu. Mungkin sudah jodoh mereka." jawab Sky acuh tidak ingin membahas tentang orang lain karena saat ini dia sedang asik memainkan dua buah daging kenyal milik sang istri.
"Tidak mungkin kau tidak tahu." kata Ana yang tidak puas dengan jawaban yang diberikan Sky.
"Sungguh. Aku tidak tahu." bohong Sky. Padahal Tom sudah menceritakan semuanya dan bahkan meminta izin untuk menikah dengan Alula.
"Lebih baik aku tanyakan langsung pada Tom be..... Aaaa !" belum sempat Ana menyelesaikan kalimatnya, ia langsung menjerit karena Sky mere mes dadanya dengan kuat.
Ana refleks memukul lengan Sky.
"Mengapa kau mere masnya kuat." kata Ana marah.
"Aku tidak suka kau berbicara dengan pria lain. Apa lagi untuk urusan yang tidak penting " sekarang Sky kembali mengukung tubuh Ana.
"Ya ampun. Tom itu asisten mu." Ana tidak habis pikir dengan sifat posesif Sky yang menurutnya terlalu berlebihan.
"Tetap saja, aku tidak suka. Dan jangan pernah menyebut nama pria lain dengan bibir mu ini." Sky mengusap bibir Ana.
__ADS_1
"Ta.." belum sempat Ana mengucapkan kalimat, Sky sudah lebih dulu membungkam bibirnya dengan sebuah ciuman. Dan selanjutnya ronde kedua olahraga ranjang malam ini pun di mulai.