
๐ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA ๐ค
INI CERITA BARU AUTHOR HEHE
JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW
MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA
AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE
AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA.....
JANGAN LUPA VOTE YA GENGS๐
YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE
๐น๐ปHAPPY READING ๐ป๐น
satu bulan sudah berlalu akan ke jadian naas itu dan sampai sekarang kevin belum menemui istrinya, Naya selaku istri kevin pun merasa sedih karna dia sudah yakin akan jadi seperti ini.
seorang istri yang tidak dianggap bahkan dibuang setelah manisnya di terima.
Kini naya sedang berada di warung bu sari ia menceritakan semua kejadian tanpa di lebih ataupun dikurangi, bu sari yang mendengar cerita itupun prihatin dengan kehidupan naya sungguh ia menangis saat naya menceritakan semua kejadian tersebut ditambah lagi dengan suaminya yang tidak bertanggung jawab.
"nak naya kok pucat sekali " ucap bu sari saat melihat naya yang sedang mencuci piring dalam keadaan pucat, tadi bu sari sudah bicara dengan naya kalau hari ini istirahat saja namun naya menolak karna baru kemarin ia meminta izin.
"hoekk,,,, hoekk,,,,hoekk,,,," muntah naya namun muntah air
mendengar naya memuntah secara spontan bu sari memijat tekut lehernya lalu berkata "kamu kenapa nak, kan sudah ibu bilang kalau sakit istirahat aja"
"ngga bu mungkin naya masuk angin aja" ucap naya seadanya karna dia pikir ia masuk angin gara - gara pulang malam terus apalagi naya berjalan kaki dari warung bu sari ke kontrakannya yang membutuhkan waktu 20 menitan.
"hoekk,,,,hoekk,,,," muntah naya lagi lalu dengan segera ia duduk karna tidak sanggup lagi untuk berdiri.
dengan rasa curiga bu sari bertanya " nak naya udah datang bulan belum"
"belum bu, naya udah telat semingguan mungkin efek stres aja bu jadi telat" ucap naya sambil memijit kepalanya.
"nak coba kamu beli tespack di apotek ibu rasa kamu hamil nak" ucap bu sari dengan hati - hati.
deg
"ga mungkin aku hamil" batin naya.
"ngga bu mungkin saja naya masuk agin kan naya sering jalan kaki pulangnya" jawab naya dengan tidak percaya.
"hoek,,,, hoek,,,, hoek,,,,," muntahnya lagi.
"bu nasinya satu" teriak pemuda dari luar
"iya, coba dulu aja ya nak" ucap bu sari lalu pergi karna ada pelanggan yang mau beli nasi.
"ya tuhan aku harus bagaimana kalau memang aku hamil" lirih naya dalam hati.
"apapun yang terjadi aku harus terima" ucap naya lalu melanjutkan pekerjaannya.
waktu menunjukan pukul 5 sore naya disuruh bu sari pulang terlebih dahulu mengingat naya yang sedang sakit nanti ada apa - apa, sebelum pulang naya terlebih dahulu mampir ke apotek yang ada di pinggir jalan.
__ADS_1
"mau cari obat apa mbak?" tanya pelayan apotek tersebut saat aish masuk ke dalam apotek.
"mbak saya mau beli tespack nya satu" jawab naya
"oh iya mba tunggu sebentar ya saya ambilkan dulu" pamit pelayan apotek tersebut untuk mencari pesanan naya.
" ya allah hamba berserah padamu jika memang hamba hamil hamba akan merawat anak ini dengan kasih sayang ya allah" batin Naya.
"ini mba harganya 30.000 ribu " ucap pelayan tersebut lalu naya membayarnya dan kembali pulang kerumah.
saat sudah sampau dirumah naya langsung pergi ke kamar mandi sudah sekitar 15 menitan akhirnya naya selesai namun ia belum melihat hasilnya, kemudian naya melihat ke arah tespack DUA GARIS itu artinya dia hamil dengan spontan ia meraba perutnya.
"Aku hamil" lirih naya yang sudah dibanjiri air mata.
"hiks,,,hiks,,,hiks,,, ya allah bagaimana ini apa aku harus memberi tahu kevin" Ucap naya bingung
"tapi apakah nanti kevin nerima anak ini" lanjutnya.
"sayang bunda kamu baik - baik ya disana" ucap naya berbicara dengan anak yang ada di perutnya.
"kamu sabar ya nak, kalau memang ayah sama bunda berjodoh insyaallah nanti kita di pertemukan" sambung Naya, ia bahagia saat tahu ia hamil + kaget karna seenggaknya dia ada temannya nanti itulah yang di pikirkan naya.
lama meraba perut akhirnya naya berinisiatif untuk membuat puding rasanya ia kepingin makan puding namun tidak ada bahan sama sekali.
"sayang besok aja ya makan pudding nya besok bunda buat yang banyak buat adek" bicara naya yang tak sudah mengelus perutnya.
"sekarang kita bersih - bersih tubuh dulu ya dek, baru sholat minta doa sama allah biar adek di perut bunda sehat" sambung naya kemudian membersikan tubuh.
naya berinisiatif untuk mengecek kandungannya namun ia tidak mempunyai uang sama sekali ia baru sudah membayar kontrakan ingin rasanya naya pulang kampung saja namun ia tidak mau nanti orang mengunjingnya karna semakin hari perut ini semakin besar apalagi ia hanya nikah siri dengan kevin.
di lain tempat
malam ini kevin sedang ada di apartemen calisa karna calisa menelponnya untuk meminta tolong namun sampai di apartemen ia melihat calisa duduk seperti tidak terjadi apa - apa.
"sayang kamu kenapa tadi telpon aku" ucap kevin menghampiri calisa.
"aku mau makan malam diluar sayang" ucap calisa.
"yaudah aku kira tadi kenapa" lalu mereka berdua pergi ke restauran.
saat sudah sampai mereka lalu memesan makanan, sebelum makanan sampai calisa izin ke toilet bukan ke toilet tetapi ke tempat orang suruhannya lalu mengasihkan sesuatu
"aku harus gerak cepat sebelum semuanya ketauan" ucap seseorang tersenyum sinis.
sekitar 5 menitan dari toilet calisa langsung menghampiri kevin yang tetlihat kesal.
"kok muka nya cemberut sih" ucap calisa dengan bergelayut ke kevin.
"kamu ke toiletnya lama sekali sih, aku kan bosen nunggu" ucap kevin manja.
"maaf sayang" ucap calisa lalu pelayan restauran menghantarkan makanan.
"silahkan dimakan tuan" ucap pelayan tersebut lalu mereka makan malam dengan romantis.
"tunggu saja sayang aku udah tidak sabar" ucap seseorang lalu tersenyum sinis.
setelah mereka selesai makan entah kenapa kevin merasakan pusing lalu lemas seketika.
__ADS_1
"sayang kamu kenapa" ucap calisa khawatir.
"ga tau sayang kenapa kepala ku pusing" ucap kevin sambil memegang kepalanya.
"yaudah kita pulang aja" dengan memapah tubuh kevin, calisa membawanya ke apartemen calisa.
sesampai di apartemen calisa, calisa mulai beraksi ia melepas semua pakaian kevin lalu melepas semua pakaiannya, ya mereka berdua sekarang dalam keadaan tidak ada benang sama sekali di tubuhnya,lalu terjadilah seperti mana rencananya.
sampai saat matahari menjelang kevin baru bangun dari tidurnya.
"aukhh" ucap kevin sakit kepala namun ia belum sadar akan keadaanya lalu melihat kesamping disana calisa menangis tersenduh - senduh.
"hiks,,,hiks,,hiks,,," tangis calisa.
"kamu kenapa sayang" lalu mendekat ke calisa saat sadar kevin langsung melihat ke bawah ternyata ia sudah tidak menggunakan pakaian lagi.
"kamu jahat" ucap calisa.
"apa yang aku perbuat auhhkkh" teriak kevin sambil mengingat kejadian semalam.
"aku tidak ingat sayang" ucap kevin lalu memeluk calisa.
"hiks,,hiks,, kamu memaksa ku semalam vin, kamu jahat" ucap calisa yang memukul dada kevin.
"aku ga ingat sayang serius" ucap kevin
"yaudah maafin aku ya sayang, aku ga bakalan ninggalin kamu" sambung kevin.
"janji"
"iya janji"
"maafin aku atas kejadian ini" ucap kevin lembut lalu mencium kening calisa.
"iyaa"
"berhasil" batin calisa sambil tersenyum puas.
...............
gimana cerita selanjutnya
tungguin ya
naya hamil tapi kevin berbuat sama calisa ๐ค
yaudah dari pada kepo mendingan lanjut baca ya guys ๐๐ค**
insyaallah author balakan rajin up nya hehe๐น๐น
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ๐๐๐๐น๐
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki ๐ค๐ค๐ค
__ADS_1
thank you buat yang udah baca
next bakalan up.