
👋ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA 🖤
INI CERITA BARU AUTHOR HEHE
JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW
MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA
AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE
AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA.....
JANGAN LUPA VOTE YA GENGS🙏
YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE
🌹🌻HAPPY READING 🌻🌹
setelah adegan drama dirinya sama calisa, kevin langsung ke kantor karna ada rapat penting yang harus ia hadirin.
setelah rapat tersebut tiba - tiba perutnya bergejolak seakan akan ada yang mau keluar lalu kevin berlari ke kamar mandi.
hoek,,,hoek,,,hoek,,,,
Hoek,,,hoek,,,hoek,,,
sudah berapa kali ia bolak balik kamar mandi hingga sekarang
kevin terduduk dilantai dengan sangat mengenaskan dia tidak tahu kenapa, muntah ini sangat menyiksa kevin dia seperti orang yang tidak berdaya dengan keadaan lemas dengan sekuat tenaga kevin berusaha mengambil hp nya di atas meja untuk menghubungi seseorang.
"ke ruangan gue sekarang " perintah kevin kepada seseorang lalu mematikan panggilan secara sepihak.
ceklek
Edo membuka pintu perlahan seketika matanya membulat karna menemukan Edo dengan keadaan memprihatikan, Edo segera memapah Kevin hingga duduk di sofa...
"lo kenapa sih, sakit kok nyusahin gini" canda Edo yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Kevin
"bentar gue panggilin dokter..." ucap Edo ingin menghubungi dokter.
Saat dokter udah sampai lalu memeriksa keadaan kevin yang terbaring lemas di kamar khusus CEO.
"teman saya kenapa dok" tanya edo yang penasaran
"ga ada penyakit serius kan" sambungnya lagi, dokter hanya tersenyum melihat tingkah edo saat ini.
"ga ada apa - apa tuan, pak kevin hanya kelelahan" jawab dokter setelah selesai memeriksa kevin.
__ADS_1
"ya sudah tuan sekarang saya pamit pulang" lalu edo menghantarkan dokter tersebut dan kembali melihat kevin.
saat mulai sadar kevin langsung melihat edo yang sedang menungguinya.
"nyusain lo" canda Edo namun dihiraukan oleh kevin, saat ini ia menginginkan sesuatu
"carikan gue nanas dan jangan lupa belikan gue lobster..."ucap kevin mendadak.
"Hah gila bro lo lagi sakit" teriak Edo yang kaget mendengar ucapannya.
"lo udah gila, Lo itu lagi sakit dan lo nyuruh gue beli nanas ? apalagi lobster, Lo masih waras kan?" maki Edo karna melihat kevin yang masih sakit meminta hal - hal aneh dan ia tahu bahwa kevin alergi terhadap lobster.
"gue masih sehat" ucap Kevin
" jika lo ga cari apa yang gue pinta, jangan harap gaji lo bulan depan bakalan cair " ancam Kevin
"yaeelah lo ngancemnya gaji, ga seru"
"gue serius "
"oke oke gue bakalan cariin apa yang lo mau, kalau perlu gue bawa juga sekalian kebon nanasnya biar puas" ucap Edo segera berlalu dari ruangan Kevin...
setelah kepergian Edo, kevin memejamkan matanya perlahan tubuhnya sangat lemah saat mulai tertidur tiba - tiba Kevin berlari ke arah kamar mandi
hoekkk...hoekkk...hoeeekkk
ia kembali berusaha menghubungi Calisa namun tidak ada jawaban sama sekali akhirnya dengan berat hati ia mencoba sekali lagi lalu diangkat oleh penerima telepon tersebut.
"h,,aallo sayang" ucap lemah kevin.
"hallo kamu kenapa suaranya sayang" ucap calisa di seberang sana.
"ga tau sayang aku muntah dari tadi" ucap kevin sambil berlari ke kamar mandi dan memuntahkan di wastafel.
hoek,,hoek,,hoek,,,
"kamu bisa kesini ga sayang" ucap kevin disela muntahnya.
"maaf sayang aku lagi ga enak badan sekarang" tolak calisa.
"yaudah gapapa kamu jaga kesehatan ya" ucap kevin kecewa saat seperti ini calisa tidak ada untuknya lalu mematikan telpon.
🖤disebrang sana🖤
aku harus segera mendapatkan mu kevin karna kau adalah sumber tambangku
"hallo pa" ucap perempuan itu.
__ADS_1
"bagaimana kita harus gerak cepat, papa tidak mau aib mu terbongkar" ucap laki- laki tua diseberang sana dengan nada dingin.
"kau harus bermain cantik, jangan sampai kau bodoh lagi, mengerti tidak" tegas nya lagi
"baik pa,"
"setelah kau sudah mendapatkannya kau harus merebut hartanya" ucap laki - laki tersebut.
"dan jangan lupa secepatnya sebelum perut mu itu membesar" sambugnya lalu mematikan telpon.
selangkah lagi aku akan mendapatkan mu sayang batin seorang perempuan tersebut.
"maafkan mama sayang sudah mengikatmu ini hanya sebentar, tinggal tunggu beberapa saat lagi kamu bakalan bebas" ucap nya sambil mengelus perut ny yg sedikit membuncit namun belum terlihat jelas.
ya perempuan tersebut calisa, calisa kembali dengan kevin karna laki - laki brengsek itu ga mau tanggung jawab saat ia hamil lalu dia memanfaatkan kevin dengan berbagai cara.
untuk menutupi perutnya menggunakan stagen agar tidak terlihat dan dia kemarin hanya memberi obat tidur kepada kevin lalu melakukan aksinya yang seolah - olah kevin sudah melakukan hubungan intim.
"kamu bodoh sekali sayang" senyum devil calisa.
"ayo sayang kita tidur saja," ucap calisa lalu merebahkan diri tidur di atas kasur.
"ngapain juga kita repot ngurusin orang sakit" ucap calisa mengingat permintaan kevin.
"dasar laki - laki bodoh"
"ingat gue akan bikin lo bertekuk lutut dihadapan gue hahah" ucap calisa dengan senyum devilnya.
.................
gimana cerita selanjutnya
tungguin ya
insyaallah author balakan rajin up nya hehe🌹🌹
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi 😂😂😂🌹🍁
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki 🤗🤗🤗
thank you buat yang udah baca
next bakalan up
__ADS_1