
...Assalamualaikum semuanya ๐ค...
...Ini cerita baru author hehe๐๐...
...Jangan bosen dengan cerita author yaww๐น๐...
...Mohon maaf bila ada penyampaian yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan kalian semua๐...
...Author ga bermaksud karna ini hanya cerita fikti belakang ya hehe๐ญ...
...Ambil hikmah dan positif dari cerita yang author sajikan ya๐...
...Jangan lupa vote ya gengs๐...
...Yang mau promosi cerita ga papa author ga ngelarang kali aja yang baca di tempat author juga baca di tempat kalian hehe๐...
...๐น๐ปhappy reading ๐ป๐น...
Kini Kandungan naya sudah memasuki bulan 9 dan begitu juga sebaliknya dengan calisa, Namun ada yang aneh di kehamilan calisa saat ini dan itu hanya dia yang mengetahuinya.
Kandungan calisa sudah memasuki bulan ke 10 namun belum ada tanda - tanda melahirkan sama sekali, Calisa bingung dan bersyukur karna semua orang tahu bahwa kandungannya baru memasuki bulan ke 9.
Usia kandungan Naya sudah memasuki bulan kesembilan namun perlakuan kevin sudah mulai berubah, kevin tidak pernah kasar lagi terhadap Naya mengingat perut naya yang semakin besar seakan seperti bola yang ingin meletus.
Namun sampai detik - detik bulan kelahiran sang bayi Naya masih tidur beralaskan Karpet, kadang naya suka keram di bagian perut karna dinginnya lantai terasa menyusup tulangnya.
Seperti biasa Naya selalu bangun pagi menyiapkan Sarapan dengan lambat naya berjalan menyiapkan itu semua hingga turunlah sepasang suami istri yang sangat romantis.
ya disana calisa dan kevin sedang turun dari tangga untuk sarapan pagi, tangan kevin yang memeluk pinggang Calisa dan satu tangan calisa memegang pegangan tangga dan satunya memegangi bawah perut.
"pelan - pelan sayang" ucap lembut kevin yang menuntun calisa.
"iya mas ini aku udah pelan - pelan" jawab calisa tersenyum manis.
"ayo duduk disini" ucap kevin langsung menarik kursi.
"mas aku pingin susu" ucap calisa.
"Naya buatkan susu untuk istri saya" ucap kevin dengan dingin.
"iya tuan" jawab naya lalu membuat kan susu untuk calisa. kejadian tadi membuat naya iri dengan calisa. naya iri dipehatikan namun apalah daya naya yang hanya sebatas pembantu.
__ADS_1
setelah selesai naya langsung memberikan susu tersebut.
"ini nyonya" ucap naya sambil memberi cangkir.
"mas aku mau kita ke mall" ujar calisa yang menghiraukan perkataan Naya.
"sayang kamu udah di rumah aja, muka kamu itu pucat loh, atau ga kita ke rumah sakit" khawatir kevin melihat akhir - akhir ini muka calisa sangat pucat.
"aku ga papa mas, aku hanya pengen ke mall beli peralatan untuk bayi kita" ujar Calisa cemberut.
"buat apa sayang, udah satu kamar isinya semua perlengkapan bayi kita loh, kalau emang kurang nanti biar mas aja yang beli" ucap kevin.
"mas khawatir nanti kamu kecapekan," ujar Kevin sambil mengelus perut Calisa.
"tapi mas"
"ga ada tapi - tapi an, nanti mas aja yang beliin" ucap kevin yang tak ada bantahan sama sekali.
melihat itu semua Naya tersenyum lirih, naya mengelus perutnya.
"nak, nanti bundakan gajian, pulang kerja kita mampir kepasar ya buat beli baju adek" batin naya. naya belum menyediakan baju anaknya jangan kan persiapan lainnya, satu setel baju pun naya belum punya untuk anaknya.
Uang kerja naya sebelumnya itu ia simpan lalu dia berikan ke Edo untuk menyicil hutangnya waktu itu, Naya tidak mau berhutang budi itu sebabnya naya menyicil walaupun edo menolak namun Naya tetap kekeh mengembalikan Uang Edo.
gaji naya bulan ini untuk membeli baju 5 setel baju dan celana popok dan gerita serta kasur kecil untuk anaknya, karna tidak mungkin bayinya nanti tidur beralaskan karpet.
Kadang naya merasa iri saat Calisa pulang dengan berbagai macam belanjaan perlengkapan bayi namun Naya cukup sadar diri jika dirinya tak punya uang.
setelah beberapa menit melamun akhirnya naya pamit dari ruang makan menuju halaman belakang untuk mencuci baju.
ia lihat disana ada 2 tumpukan baju, dengan sabar Naya mencuci baju tersebut walaupun perutnya kini sudah besar namun tak jadi penghalang dirinya dan baskom.
kadang naya suka keram namun menurutnya itu hal biasa, bahkan sampai detik ini naya tidak pernah cek kandungan, baginya anaknya sudah sehat.
"ahhh" nafas naya yang kecapekan.
setelah semuanya selesai naya akhirnya berangkat kerja, kali ini naya menggunakan ojek pengkolan untuk bekerja karan dirinya sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan.
"mas pelan - pelan ya" ucap naya.
"iya neng" jawab tukang ojek. saat sampai naya langsung membayar dan langsung bekerja di warung bu sari.
__ADS_1
"Assalamualaikum bu" ucap Naya kepada bu sari.
"waalaikumsalam nak" jawab bu Sari.
"kenapa kerja nak, ibu kan sudah bilang ga usah kerja dulu kamu kan mau lahiran" ucap bu sari.
"ga papa bu sambil olahraga juga biar ga susah lahiran" alibi Naya.
"iya nak olahraga boleh jangan sampai kecapekan loh" ucap bu sari memperingati Naya.
"iya bu, yaudah naya kerja dulu bu" jawab Naya lalu pergi ke dapur.
Jujur kadang naya kepingin istirahat namun ia tidak boleh malas - malasan karna naya butuh uang saat ini. dan sampai detik ini juga kevin tidak pernah memberi naya nafkah dan untung saja kevin memberi uang belanjaan jadi naya tidak perlu menggunakan uangnya.
Naya ingat bagaimana nyonya rania dan tuan kevin mengadakan acara 7 bulanan untuk calisa namun Naya tetap sabar, naya tidak meninggalkan kevin, ada suatu alasan kenapa naya tidak meninggalkannya.
yaitu anak yang dikandungannya kini yang butuh seorang sosok ayah. mungkin kevin tidak akan pernah menganggap kami ada namun darah tetap lah darah dan itu tidak bisa dipisahkan.
Naya harus mengumpulkan banyak uang untuk kehidupannya kedepan ia tidak tahu harus kemana, tidak mungkin naya menjadi gembel yang luntang lantung di jalan, naya hanya kasihan kepada anaknya.
............
...***jangan lupa follow ig : kyanawijaya...
...bakalan spoiler up di sana hehe...
...jangan lupa yaww***...
...tungguin ya cerita selanjutnya kita lihat endingnya sad or happy ending ?...
...insyaallah author bakalan rajin up nya hehe๐น๐น...
...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ๐๐๐๐น๐...
...oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,...
...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...
...tulis aja di komentar nanti author perbaiki ๐ค๐ค๐ค...
...thank you buat yang udah baca...
__ADS_1
...next bakalan up...