
...๐Assalamualaikum ๐...
happy reading๐
lama termenung mengingat kejadian yang menimpanya beberapa bulan yang lalu membuat naya tersenyum sakit.
ia tidak menduga kevin akan baik kepadanya dan mau menolongnya.
naya yang sedang menikmati angin angin sepoy pun terkejut melihat siapa yang memanggilnya.
"nda, nda" panggil seorang anak yang sedang berlari ke arahnya.
"awas jatoh dek" ucap naya melihat anaknya berlarian ke arahnya.
ya seorang anak yang sedang berlari itu kenzho anak naya dan Kevin. kini anak nya tumbuh menjadi anak yang pintar walaupun kenzho kekurangan kasih sayang ayah namun tak menjadi halangan.
Kenzho tumbuh dengan kasih sayang seorang bundanya walaupun kebutuhan nya kuranh namun kenzho tetap menjadi anak yang sholeh.
Kehidupan naya tak pernah berubah Ia masih tinggal bersama kevin setelah kejadian kevin yang menolongnya ia pun tak tega meninggalkan keyro yang saat itu masih membutuhkannya.
bahkan sekarang kenzho dan keyro pun sangat dekat seperti kakak adik, umur keyro tak jauh beda dengan kenzho namun yang membedakannya keyro sangat mirip dengan kevin ,sedangkan keyro mirip calisa.
dan yang membuat mereka berbeda itu kasih sayang seorang ayah, kevin sangat memanjakan keyro bahkan apa yang keyro mau selalu di turuti oleh kevin beda hal dengan kenzho, kevin menutup mata untuk anaknya padahal sudah jelas kenzho anaknya namun ia selalu mengira bahwa saat naya hamik ia membenci kevin jadilah kenzho yang mirip dengan kevin.
yang berubah hanyalah rania, kini rania tak sekejam dulu namun masih tetap datar kepada naya. rania hanya baik kepada kenzho ia memperbolehkan keyro bermain dengan kenzho dengan catatan jangan sampai keyro menangis oleh kenzho.
terkadang naya bingung sendiri akan tingkah rania yang suka berubah - ubah, ada kalahnya ia baik dengan kenzho dan sebaliknya.
"ken kak keyro mana" tanya naya sambil mengusap rambut kenzho. naya berbicara kepada kenzho seakan akan kenzho sudah mengerti akan ucapan naya.
"tuh...tuh" tunjuk kenzho ke arah keyro yang sedang berlarian ke arahnya.
"astagfirullah keyro jangan lari nak" teriak naya melihat keyro yang berlari seakan tak mendengarkan teriakan naya.
"ken kamu tunggu sini dulu ya bunda mau ketempat kak keyro bentar" ucap naya lalu kenzho mengangguk.
naya berlari dan hap bayi mungil itu tertangkap.
"jangan lari lagi ya nak nanti jatuh" ucap naya menggendong langsung keyro, keyro hanya tersenyum.
"cucu nda" ucap keyro meminta susu kepada naya.
ya keyro memanggil naya bunda sama seperti kenzho mungkin karna keyro sudah terbiasa bersama naya sedari kecil hingga, tak ada yang menyuruh keyro memanggil naya bunda hanya keyro sendiri yang memanggilnya tiba - tiba dengan sebutan bunda.
"keyro mau susu ya" ujar naya yang mengerti ucapan keyro.
keyro hanya mengangguk sambil memainkan baju naya.
"kita ketempat keyro dulu ya" ujar naya langsung ketempat kenzho berada.
"ken kamu mau susu juga nak" tanya naya keyro mengangguk.
"yaudah sekarang kita masuk bunda mau bikin susu" ujar naya lalu mereka berdua berpegangan tangan dengan naya menuju dapur.
"bunda mau bikin susu kalian tunggu sini ya" ujar naya lalu membuatkan mereka DOT susu. Keyro dan kenzho meminum susu formula yang sama setelah kejadian kenzho masuk rumah sakit kevin menyuruh naya untuk membuat susu menggunakan susu keyro saja. jadi kevin membeli stock susu dengan double sampai sekarang.
"nda cucu"
"ini ini mau selesai"
"nah" ucap naya memberikan susu kepada anak anaknya, saat tengah asik meminum susu tiba - tiba dari pintu utama ada yang datang memasuki rumah dan ternyata itu kevin pulang kerja.
"tumben mas kevin pulang jam segini" gumam naya heran, karna kevin selalu pulang malam.
"papapap" teriak keyro saat melihat kevin pulang kerja.
mendengar teriakan keyro kevin pun langsung merentangkan kedua tangan untuk memeluk anaknya...
"uuhh anak papa ga bobo siang apa" ucap kevin tersenyum saat menggendong keyro.
"gemes banget sij kamu boy" ucap kevin yang menciumi seluruh muka anaknya.
melihat itu semua kenzho ingin merasakan bagaimana bisa manja kepada ayahnya.
"nda" tunjuk kenzho ke arah kevin dan keyro.
seakan mengerti ucapan kenzho naya pun langsung menggendong anaknya agar anaknya tidak iri melihat kejadian di depan matanya.
"kamu harus kuat nak, bunda sangat menyayangi mu nak melebihi diri bunda sendiri" batin naya sedih hingga ia meneteskan air mata namun langsung naya hapus.
"adek minun lagi susunya ya" ucap naya agar kenzho mengalihkan pandangannya namun mata itu tak lepas menatap kevin
"ain pa" ujar keyro yang cadek kepada Kevin.
kevin yang baru pulang dari kantor pun begitu capek ia mau membersikan tubuhnya terlebih dahulu " nanti ya papa bersih - bersih dulu" ujar kevin memberikan pengertian terhadap anaknya.
"keyro main dulu ya nanti papa ajak main ke mall okey" ucap kevin lalu tanpa sengaja mata kevin dan kenzho bertemu.
__ADS_1
deg
"kenapa setiap aku melihatnya matanya seperi menaruh kesedihan, entah kenapa setiap kali aku melihat anak itu hati ku merasakan getaran itu" batin kevin.
"naya tolong kamu jagain anak saya" perintah kevin lalu naik ke atas.
"oh iya jangan lupa buatkan saya kopi" sambung kevin.
"iya tuan" jawab naya mendekat ke arah keyro.
"keyro sekarang tidur ya kita bobok siang" ajak naya menidurkan keyro.
bukannya mendengarkan keyro malah berlari ke arah taman belakang yang disusul oleh kenzho.
"sayang jangan berlari ya nanti jatuh" peringatan naya terhadap anaknya.
sesampai di taman kenzho dan keyro pun bermain kesana sini yang sudah dilengkapi mainan keyro.
"sayang tunggu sebentar ya bunda mau buatkan tuan kopi, kalian jangan nakal ya" ucap naya terhadap anaknya. mereka sudah biasa ditinggal di taman ini karna aman.
lalu naya masuk ke dalam rumah menuju dapur untuk membuat kopi kevin, hingga kurang 5 menit naya kembali ke tempat dimana anak anak bermain.
"nak jangan berebutan mainannya" teriak naya saat keyro dan kenzho memperebutkan mainan mereka hingga tak sadar kenzho melepakannya dan keyro terjungkal kebelakang hingga kepalanya mengenai batu hias yang ada disana.
"keyro"
"Keyro"
teriak naya dan kevin bersamaan.
"deg"
"tu..an" ucap naya terbata.
kevin yang sedari tadi kehausan lalu turun kebawa dan melihat naya berteriak lalu mendekat ke arah suara, Kevin melihat itu semua.
"boy" teriak kevin menghiraukan naya lalu berlari ke arah keyro.
dan di sana kevin melihat bahwa anaknya sudah berlumurkan darah.
"minggir kau anak sialan" bentak kevin lalu menyingkirkan Kenzho di hadapan Keyro. Naya yang melihat itu langsung dengan sigap menangkap kenzho dengan tepat kalau tidak kenzho bisa terjatuh.
"kau sudah mencelakai anak saya hah" teriak kevin di hadapan Kenzho.
"kau itu sadar diri semua mainan itu punya Keyro, apa salahnya kau itu mengalah hah" bentak kevin dengan mata sinis dan tajam, membuat kenzho memejamkan matanya dan langsung memeluk naya dengan erat.
"tuan saya tau anak saya salah tapi tolong jangan bentak Anak saya, iya memang saya orang miskin saya ga bisa membelikan anak saya mainan, saya berterima kasih selama ini tuan mengizinkan anak saya menggunakan mainan nak tuan hiks..hiks tapi tolong mas jangan bentak anak saya, saya ga tega liat nya hiks dia masih kecil" teriak naya di hadapan kevin.
"key sayang bangun nak" teriak Kevin frustasi melihat anaknya kini tak berdaya di pangkuannya.
"urus anak haram mu itu, kalau sampai terjadi apa - apa dengan anak ku, kau harus membalasnya dengan setimpal ******" tunjuk kevin di depan muka naya saat ia menggendong keyro.
"cam kan baik - baik" bentak kevin dengan mata tajam lalu pergi ke rumah sakit meninggalkan naya dan keyro.
"hiks...hiks...hiks" tangis Kenzho dengan gemetar. ia takut melihat amarah kevin yang tanpa sadar sudah membuat rasa trauma terhadap anaknya sendiri.
"cup ...cup cup, jagoan bunda ga boleh nangis " ucap naya menengangkan anaknya.
" unda ken takut hiks,..hiks" isak kenzho.
"ga usah takut nak, kamu ga salah" jawab naya memeluk erat anaknya yang menangis gemetar.
"nda aafin ken" cadel Naya.
"iya nak kamu ga ngga sengaja, kamu jangan khawatir ya" ucap naya mengusap air mata anaknya.
"akut nda" isak kenzho.
"mas kamu benar - benar ga punya hati, kamu tega membentak anak sekecil ini bahkan dengan darah daging mu sendiri" batin naya yang tak habis pikir akan kevin.
"nanti kalau kak key pulang kamu minta maaf aja ya sayang, nanti bunda temenin" ucap naya menenangkan Kenzho.
"yasudah kenzho sekarang ke kamar aja ya, bunda gendong mau" hibur naya lalu menggendong kenzho masuk ke dalam kamar.
naya menenangkan pikiran dan hati nya setelah melihat kejadian ini sungguh ia tidak tega melihat anaknya ketakutan seperti tadi.
ibu mana yang tidak sakit hati saat anaknya dibentak hingga membuatnya ketakutan, namun disisi lain naya juga khawatir akan keadaan Keyro yang sempat tidak sadar kan diri.
"semoga kamu baik - baik aja nak, bunda akan selalu mendoakanmu" gumam naya mendoakan keyro.
POV KEVIN
saat kevin sesampai dikamar ia membersikan tubuh terlebih dahulu lalu turun kebawah untuk mengambil air minum namun saat kevin sampai di dapur ia tak melihat siapa - siapa.
"kemana keyro katanya mau main" benak kevin yang heran mengingat janjinya akan bermain dengan keyro.
hingga tak lama kemudiam kevin mendengar suara teriakan yang berasal dari taman lalu dengan langkah cepat kevin kesana, sesampai disana kevin melihat kenzho yang tiba - tiba melepaskan mainan hingga keyro terbentur ke aeah belakang dan menyebab kan pendarahan di kepala.
__ADS_1
dengan cepat kevin berteriak dan langsung menyingkirkan kenzho yang ada di hadapannya.
Kevin tak sadar telah melukai anaknya melalui kata - kata. hingga membuat anak kandungnya hampir celaka kalau naya tidak sigap menahannya.
Kevin langsung menggendong keyro dan membawanya ke rumah sakit, saat kevin hampir menuju pintu utama tiba - tiba rania berteriak kaget melihat kondisi cucu kesayangannya.
"keyro" teriak rania kearah kevin.
"vin cucu mama kenapa nak" tanya rania melihat darah di baju kevin.
"vin jawab mama" sambungnya.
"ma kita ga butuh waktu lagi untuk membahas ini, sebaiknya kita bawa keyro ke rumah sakit" ucap kevin lalu pergi menuju rumah sakit, sepanjang jalan kevin dan rania berdoa agar keyro selamat dan tidak terjadi apa - apa.
***
sesampai di rumah sakit kevin berteriak memanggil suster.
"suster!!"
"suster!!" teriak kevin dengan keras dengan sigap suster langsung memberi penanganan untuk keyro.
"tuan tunggu di luar sebentar kami akan memberikan penangan untuk anak tuan" ucap dokter lalu masuk ke dalam ruangan tersebut.
"ma hiks kenyro ma" lirih kevin memeluk mamanya.
"yang sabar vin, mama yakin keyro akan kuat" ujar rania menyemangati anaknya.
"kalau mama boleh tau keyro kenapa bisa begitu vin" ucap rania berkaca - kaca. kevin hanya diam tanpa menjawab pertanyaan rania.
"ya sudah kalau sekarang kamu belum mau cerita " ucap rania mengusap rambut anaknya.
"boy kamu harus kuat nak, jangan tinggalin papa" batin kevin.
setelah hampir satu jam kevin menunggu namun tak ada satu pun dokter yang keluar dari ruangan tersebut membuat perasaan kevin kian khawatir.
"ma kenapa lama sekali" ucap kevin mondar mandir di depan ruangan.
"vin lebih baik kamu duduk, mama pusing liat kamu mundar - mandir dari tadi" kesal rania kepada Kevin yang tak henti mondar - mandir sedari tadi.
Cklekk
pintu ruangan terbuka dengan cepat kevin langsung menghampiri dokter tersebut.
"dok gimana anak saya" cecar kevin terlebih dahulu.
"dok" panggilnya lagi dengan tidak sabar.
"keadaan anak tuan sekarang dalam keadaan kritis, kita kekurangan stok darah dari rumah sakit. apakah tuan bersedia mendonorkan darah tuan karna biasanya golongan darah keluarga itu sama" jelas dokter karna keyro kekurangan stock darah.
"saya bersedia dok yang penting anak saya selamat dok" jawab kevin.
"sus bawa tuan kevin ke ruangan untuk di cek darahnya" ujar dokter.
"ga usah langsung saja dok saya yakin golongan darah saya sama dengan anak saya" ucap kevin yang ingin segera diambil darahnya tanpa di cek terlebih dahulu.
"iya tuan tapi kita harus memastikannya terlebih dahulu" ucap dokter lalu kevin mengangguk.
"mari pak ikut kami" ujar suster lalu kevin mengikuti untuk mendonorkan darahnya.
"ma kevin donor danar untuk keyro dulu ya, mama disini aja" ucap kevin sebelum pergi.
Setelah selesai melakukan pengecekan darah kevin diminta menemui dokter tersebut.
"bagaimana dok" ucap kevin.
"hfffff"
"maaf tuan golongan darah tuan tidak cocok dengan anak tuan" ucap dokter dengan pasrah.
"apa" teriak kevin tidak percaya.
"iya tuan darah tuan tidak bisa di donorkan" jawab dokter.
"kalau saya boleh tau golongan darah anak saya apa dok" tanya kevin yang penasaran.
"golongan darah anak tuan O+" ucap dokter.
deg
............
...kira kira golongan darah kevin apa ya?...
...๐น...
...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ๐๐๐๐น๐...
__ADS_1
...thank you buat yang udah baca...
...next bakalan u...