
...🖤ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA 🖤...
...INI CERITA BARU AUTHOR HEHE...
...JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW...
...MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA...
...AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE...
...AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA........
...JANGAN LUPA VOTE YA GENGS ATAU KOMENTAR DAN LIKE YA, TERIMA KASIH BANYAK SEBELUMNYA🙏...
...YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE...
...🌹🌻HAPPY READING 🌻🌹...
"tuan,,, nyonya sudah melahirkan" ucap Naya.
"selamat tuan atas kelahiran anaknya" lirih naya menunduk namun tidak ada jawaban sama sekali, baik rania maupun kevin.
"cepat bereskan rumah, sebentar lagi jenazah calisa datang" perintah kevin membuat Naya tak percaya apa yang dikatakan kevin.
Deg
"tua,,n nyonyaa" ucap Naya berkaca - kaca sambil menutup mulut nya seakan tak percaya.
"yaallah, Hapuskanlah dosa mba calisa, lapangkanlah kuburannya dan terima lah dia disisi engkau" doa naya di dalam batin.
tuan saya turun belasungkawa atas meninggalnya nyonya calisa" ucap Naya lalu pergi menyiapkan semua keperluan untuk pemakaman calisa.
Dengan perut yang buncit naya mondar - mandir kesana kesini mengambil keperluan hingga naya menyiapkan untuk jenazah calisa.
di dalam hati naya ada perasaan khawatir akan menuju kelahirannya, naya tidak menyiapkan apa - apa, bagaimana jika dirinya tak selamat, kepada siapa naya menitipkan bayinya.
"nak, kita sama - sama berjuang ya sayang,"
__ADS_1
"dug" tendangan bayi di dalam perut naya.
"auhh, jangan nakal ya nak, bunda lagi menyiapkan keperluan nyonya calisa" ujar naya.
Dirumah sebesar ini tidak ada pembantu sama sekali bahkan semua pekerjaan naya sendiri yang ambil ahli, kadang naya suka mengeluh kesakitan di perutnya namun naya tetap tahan menghadapinya.
Naya harus membagi waktu antara pekerjaan rumah dan pekerjaannya, jika semua selesai naya langsung pergi ke tempat pekerjaannya. kadang naya berjalan kaki dan jika ada uang lebih ia baru menggunakan ojek pengkolan.
Setelah semuanya selesai Naya mendengar suara ambulance di depan rumah dan ternyata di depan sudah ramai bahkan banyak pekarangan bunga yang bertuliskan bela sungkawa untuk kematian Calisa yang mendadak.
Semua orang dalam keadaan Duka dimana semua orang sekarang sedang berkumpul di dekat jenazah calisa, naya hanya bisa melihat dari kejauhan tanpa berani melihat lebuh dekat.
Naya segera ke ruang kamar anak kevin dan calisa karena tadi Rania menyuruhnya untuk menjagai anaknya kevin dan calisa.
dengan pelan - pelan calisa menaiki tangga besi di halaman belakang menuju lantai atas.
"huhhh" naya yang mulai kesusahan menaiki tangga dengan pelan, satu tangan berpegangan di tangga, satu tangannya menahan perut bagian bawah Naya.
dengan sekuat tenaga akhirnya naya sampai di lantai atas dan masuk ke kamar bayi tersebut. dengan rasa kagum melihat desain kamar bayi yang penuh dilengkapi poster poster khas anak laki - laki.
"oek,,,oekk,,oekkk"
mendengar suara bayi Naya langsung menggendong bayi tersebut, dengan sangat pelan dan hati - hati naya langsung menimang - nimang anak calisa.
"cup - cup sayang" ucap naya seraya menggendong anak calisa.
"kamu yang sabar nak, mama mu sudah tenang disana, kamu harus menjadi anak yang kuat ya demi papa kamu" ucap Naya.
Dengan posisi perut yang buncit naya sedikit kesusahan menggendong bayi tersebut.
"kamu haus ya nak" ucap Naya lalu membuat kan susu formula untuk bayi calisa tak lama kemudian akhirnya Anak calisa tertidur pulas.
"malang sekali nasib mu nak" batin naya sedih melihat bayi sekecil itu harus kehilangan sosok seorang ibu.
Naya tidak menyimpan kebencian terhadap calisa atau pun anak calisa yang tak berdosa ini, baginya semua kesalahan calisa sudah Naya maafkan, Naya tidak mau menyimoan kebencian di dalam dirinya.
Naya teringat bagaimana dia dulu di tinggalkan oleh ke dua orang tuanya dan harus mandiri untuk melanjutkan hidup, ada rasa iri di dalam hati saat melihat semua temannya bermain dengan kedua orang tua nya sedangkan naya harus banting - tulang mencari uang.
__ADS_1
"anak bunda" panggil naya terhadap bayinya..
naya merenung bagaimana melihat calisa yang kesakitan untuk melahirkan dan sampai - sampai calisa pendarahan hingga menewaskan dirinya.
"hiks,,hiks,,,hiks,,," tangis Naya pelan ia mulai ketakutan menghadapi proses melahirkan.
"bagaimana aku harus mencari uang ya allah, sedangkan hari kelahiran semakin dekat hiks,,,hiks,,hiks,,,"
"hamba tidak tahu harus meminjam ke siapa ya allah, hamba mohon petunjukmu" lirih Naya pilu memikirkan bagaimana biaya persalinannya kelak.
Naya sudah memikirkan jika naya akan melahirkan di bidan saja agar biayanya tak semahal di rumah sakit, namun naya belum menemukan dimana harga yang murah agar naya bisa mencari uang tersebut.
Naya takut jika harus meminjam ke kevin atau pun rania, keadaan mereka masih berduka atas kepergian calisa...
Naya tidak mempunyai apa - apa bahkan harta pun naya tidak punya, bagaimana naya bisa menjual barang nya sedangkan barangnya pun tak ada..
apa naya harus mencari pekerjaan tambahan sebelum melahirkan ? namun siapa yang mau menerima naya dengan keadaan hamil tua seperti ini.
Naya tidak ikut untuk menghantarkan calisa ke tempat peristirahatan terakhir, mengingat banyak awak media yang meliput bahkan berita ini pun sudah tersebar. dan juga naya tak sanggup jika harus ikut menghantarkan dengan kondisi hamil besar seperti ini.
biarlah naya dirumah menjaga Anaknya calisa, semua orang bahkan keluarga kevin pun sudah menemaninya disana. naya tak berani menimbulkan diri di hadapan keluarga besar kevin, takut akan mendapatkan hinaan dari keluarganya terlebih anaknya nanti.
............
...kira kira apa yang akan terjadi selanjut ini ya ?...
...tungguin ya cerita selanjutnya kita lihat endingnya sad or happy ending ?...
...insyaallah author bakalan rajin up nya hehe🌹🌹...
...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi 😂😂😂🌹🍁...
...oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,...
...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...
...tulis aja di komentar nanti author perbaiki 🤗🤗🤗...
__ADS_1
...thank you buat yang udah baca...
...next bakalan up...