JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 82


__ADS_3

Happy reading🤗


Setelah beberapa jam perjalanan menuju kota akhirnya kevin beserta keluarganya sampai dirumah.


Bangunan megah yang kini naya lihat seakan mengembalikan ingatan dimana dirinya diperlakukan tidak baik oleh suami dan mertuanya. Naya yang diam di mobil tanpa bergerak ingin keluar membuat kevin langsung peka apa yang sedang di rasakan oleh Naya.


"Maaf" lirih kevin menggenggam tangan naya dengan satu tangannya karna yang satunya menggendong putri kecilnya.


"Astagfirullahalazim" ujr naya yang kaget.


"Mas kevin kenapa" sambung naya yang binggung melihat kevin.


"Maafin perlakuan mas yang dulu nay" ujarnya.


seakan tahu bahasan selanjutnya naya pun langsung tersenyum kearah suaminya.


"Mas jangan di ingat lagi ya, naya sedang berusaha mengubur ingatan itu naya ingin berdamai dengan masalalu begitu juga dengan mas kevin..." ucap naya lembut.


"Naya ikhlas mas menerimanya"


"Makasih sayang mas bersyukur banget bisa dapet istri sebaik dan setulus kamu" ucap kevin.


"Yaudah sekarang kita masuk ke dalam Mas udah siapin kejutan buat kamu dan anak - anak " lanjut kevin dengan cengiran.


"Kejutan " binggung naya.


"Hmmm"


"Papa ayo kita turun " ujar Kenzho dengan semangat


"Iya sayang kamu hati - hati ya turun nya" ucap kevin yang duduk di belakang bersama naya dan anak kembarnya.


Perlahan naya keluar dibantu oleh kevin lalu berjalan ke arah pintu utama disana sudah ada 2 pembantu yang satu sudah berumur dan yang satu masih remaja.


"Selamat datang tuan dan nyonya" sapa pembantu tersebut.


"Bi perkenalkan ini istri saya dan ini anak anak saya sekarang mereka akan tinggal disini saya harap bibi dapat membantu menjaga mereka" ujar kevin datar.


Kedua orang tersebut pun mengangguk.


"Mari masuk tuan dan nyonya"


Dengan perlahan - lahan naya masuk bersama keanu digendongannya.


"Bunda" panggil kenzho.


"Apa nak" jawab naya.


"Ken mau pipis bun" lirih kenzho


Seakan mendengar lirihan kenzho akhirny kevin meminta salah satu pembantuny untuk menemani kenzho ke kamar mandi.


"Bi tolong temani kenzho ke kamar mandi dia mau pipis" perintah kevin


"Baik tuan" jawabnya lalu pergi menemani kenzho ke kamar mandi.

__ADS_1


"Sayang kamar kita di bawah aja ya nanti kalau anak - anak kita udah besar baru pindah ke atas " ucap kevin tiba - tiba.


"Iya mas" jawab naya


Dengan pelan pelan kevin membuka kamar utama dan saat membuka pintu tiba tiba naya berkata


"Mas kamarnya bagus sekali, siapa yang nyiapin ini" ucap naya kaget melihat desain ruangan kamar yang sangat bagus dipadu dengan perlengkapan bayi dan terdapat ruangan khusus anak - anak yang menyatu di ruang utama.


"Selamat datang istriku dan anak - anak papa" ucap kevin lalu berjalan ke arah box bayi dan meletakkan anak - anak nya.


"Sini keanu mas tidurin kamu pasti capek dari perjalanan jauh" ucap kevin lalu menidurkan keanu di box bayi yang bersampingan dengan keara.


"Terima kasih mas atas sambutannya" ucap naya berterima kasih.


"Kamu tak perlu bilang terima kasih karna kamu pantas untuk dapatkan ini semua sayang" ucap kevin dengan manis.


"Kamu mau bersih - bersih dulu atau langsung tidur ? " tanya kevin.


"Kayaknya mau bersih - bersih dulu mas " jawab naya lalu pergi ke kamar mandi dan tak lupa membawa pakaian ganti.


Seakan sadar tas nya masih di luar naya pun pamit ke luar untuk mengambil tasnya namun sebelum beranjak kevin langsung mencegahnya.


"Pakaian kamu udah mas siapin di lemari jadi kamu ambil aja di lemari ya nay " ujar kevin.


Naya pun terkejut


" lah kapan mas nyiapin nya" binggung naya.


"Udah lama hehe" cenggir kevin


Naya pun langgung memeluk kevin dan mengucapkan terima kasih.


"Yaudah sana mandi sudah itu ada yang ingin mas bicarakan" ucap kevin dengan serius.


Naya mengangguk lalu pergi ke kamar mandi.


Beberapa menit kemudian


"Mas baju nya bagus naya suka" ujar naya menghampiri kevin yang duduk di atas kasur.


"Syukur kalo kamu suka," ucap kevin


"Mas mau bicara apa sama nay ? " tanya naya.


"Kamu duduk disini bentar mas mau ngambil sesuatu" ujr kevin lalu berdiri.


Setelah selesai kevin pun kembali lalu menyuruh naya menutup mata


"Kamu tutup mata sebentar "


"Ada apa sih mas"


"Bentar aja"


Setelah memasangnya kevin pun menyuruh naya membuka mata.

__ADS_1


"Sekarang buka mata" ucap kevin


"Mas serius ini buat naya" ucap naya berkaca - kaca.


Ya kevin memberikan naya sebuah kalung berlian dan langsung di pakaikan ke naya lalu mengeluarkan satu kotak lagi dari saku celananya.


"Dan yang ini buat anak kita yang cantik biar sama kayak bundanya" ucap kevin memberikan kepada naya.


Naya pun terharu sambil berkaca - kaca dan langsung memeluk kevin.


"Mas hiks...hiks.." tangis naya pecah di pelukan kevin.


"Kamu kenapa menangis sayang" ujar kevin yang khawatir takut naya tidak suka pemberiannya.


"Kamu ga suka ya " tanya kevin


Naya pun menggeleng


"Ini tangis bahagia mas, naya ga nyangka kamu sebaik ini hiks..hiks..." lirih naya.


"Alhamdullilah kalo kamu suka mas kira kamu ga mau" ujar kevin.


Tak lama kemudian akhirnya mereka tertidur untuk beristirahat.....


* Dilain tempat *


Disebuah ruang gelap ada sosok perempuan yang sedang kebinggungan arah tidak tau mau kemana sampai akhirnya ada sosok yang ia kenal lalu menghampirinya dan ternyata dia adalah sosok suami yang ia rindukan selama ini


"Mas " panggilnya


"Ini beneran kamu " tanggis pecah perempuan tersebut yang ingin menghampiri suaminya.


"Mas aku rindu hiks..hiks" sambungnya.


"Mas aku mau ikut mas aja " ujarnya lalu mendekat namun sosok suaminya pun menjauh.


"Kamu ga bisa ikut mas kamu harus jaga anak - anak kita bimbing mereka dengan baik apalagi ada cucu cucu kita yang sedang menunggu kamu disana, kamu harus berjuang buat mereka, mereka sangat merindukan nenek nya " ujanya dengan sendu.


"Tapi mas aku ingin ikut dengan mu " kekeh perempuan tersebut.


"Belum saat nya sayang, saat ini kamu harus sabar menjalani takdir, kamu sekarang berjalan kearah sana insyaallah suatu saat nanti kita akan kumpul bersama lagi" ucap sang suami.


"Mas aku rindu " lirihnya.


" titip salam mas buat anak anak kita, menantu dan jangan lupa cucu - cucu kita bilang sama mereka mas sangat menyayangi mereka " ujarnya lalu perlahan pergi menjauh.


"Mas jangan tinggalin aku" teriaknya namun tak menemukan bayangan bayangan suaminya.


Saat ia sendiri ia pun menuruti perkataan sang suami yang menyuruhnya mengikuti cahaya yang ada di sana.


*terima kasih semuanya atas dukungan kalian dan terima kasih juga atas pengertiannya.


Insyaallah author bakalan usahain rajin update di sela sela kesibukan author 🙏


🤗🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2