
ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA π€
INI CERITA BARU AUTHOR HEHE
JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW
MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA
AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE
AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA.....
JANGAN LUPA VOTE YA GENGSπ
YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE
γ
γ
πΉπ»HAPPY READING π»πΉ
pagi ini naya sudah memasak di dapur untuk menyiapkan sarapan suami dan mertuanya, ia akan pamit nanti setelah sarapan pagi.
setelah semuanya selesai sarapan kevin langsung pergi meninggalkan rumahnya menuju kantor karna hari ini ia meeting.
melihat kevin yang terburuh - buruh naya mengurungkan niatnya untuk bicara dengan kevin, ia melangkah menuju tempat mertuanya.
γ
"nyonya" panggil naya namun rania hanya memandang sinism
"nyonya saya mau pamit kerja sekalian ambil baju di kontrakan" jelas naya ia tidak ke enakan sama bu sari kalau harus libur terus.
"oh rupanya kamu bekerja, baguslah artinya kau sadari diri" ucap rania.
"jangan harap kamu bisa menikmati uang anakku" sambungnya lagi.
"kamu boleh pergi setelah menyelesaikan pekerjaan rumah dan pulang sebelum makan malam"
"iya nya" jawab naya.
γ
melihat naya akan pergi rania segera ke kamar dan mengambil semua pakaian di kemarinya.
"kamu cuci pakaian ini dengan tangan" ucap rania dengan melempar baju ke muka naya. dengan segera naya mengambil pakaian itu.
" oh iya kau bersikan juga rumah ini dengan bersih AWAS kalau tidak bersih" ucap rania lalu pergi meninggalkan naya.
naya dengan segera mencuci pakaian 2 bak tanpa mesin cuci lalu membersikan rumah namun saat ia mengepel lantai dengan sengaja mamanya kevin menendang air ember tersebut, sehingga naya harus bekerja 2 kali tidak ada rasa kemanusiaan tidak tahukah rania bahwa naya sudah menderita namun malah ditambah lagi.
__ADS_1
γ
setelah semuanya selesai ia pergi menuju warung bu sari untuk bekerja kini jarak dari tempat kerja naya ke rumah kevin sangat jauh sekitar 40 menitan. setelah sampai ia langsung menemui bu sari dan memeluknya.
"bu" isak tangis naya.
"ada apa nak, kenapa 2 hari ini kamu ga kerja" ucap bu sari sambil membalas pelukan naya.
"bu naya ga tahan hiks,,,hiks,,," ucap naya semakin mengeratkan pelukan lalu ia menceritakan bahwa ia hamil sampai ia dibawa ke rumah kevin agar kandungannya tidak di gugurkan dan sampai sana naya diperlakukan seperti binatang.
mendengar cerita naya bu sari ikut dalam tangisan ia tidak menyangka bahwa naya orang baik sepertinya harus menerima perlakuan seperti itu.
"kamu yang sabar nak, kamu jangan khawatir ibu ada untuk mu" ucap bu sari lalu memeluk naya.
"kamu belum makan kan, yaudah sekarang kamu makan dulu, nanti adek bayinya sakit loh" ucap bu sari lalu naya makan karna memang ia tidak ikut sarapan tadi, mamanya kevin sengaja membuang nasi ke tong sampah agar naya tidak sarapan dan naya melihat itu.
γ
jam menunjukan pukul lima akhirnya naya pulang namun ia mampir terlebih dahulu ke kontrakannya untuk mengambil pakaiannya. sesampai disana ia segera memasuki pakaiannya ke dalam tas lalu pamit dengan ibu kontrakan.
"assalamualaikum bu" ucap naya
"waalaikumsalam" jawab ibu kontrakan dengan cuek.
"bu naya izin pamit" ucap naya
"baguslah, ga usah kotorin lagi kontrakan saya" sarkas ibu kontrakan.
BRAKKK
"astagfirullah" batin naya berbicara. lalu pergi meninggalkan rumah tersebut menuju rumah kevin rumah kevin sangat jauh bila ia jalan kaki namun naya tidak mempunyai uang sama sekali saat ini.
γ
sekitar 20 menitan naya duduk sebentar di jalan karna ia capek sekali, ia ngos - ngosan berjalan karna memang ia mudah capek saat ini.
setelah sampai sekitar satu jam an berjalan naya masuk ke rumah dan melihat di sana sudah ada kevin dan rania yang sudah menahan amarah lalu dengan sedikit takut naya menghampirinya.
"Assalamualaikum tuan, nyonya" ujar naya menatap lantai.
"BAGUS, SEKARANG UDAH BERANI PULANG MALAM HAH" bentak kevin dengan menahan amarah.
"DASAR JALANG" ucap rania.
lalu kevin mendekat ke arah naya dan mencengkram muka naya "KATAKAN DARI MANA KAMU JALANG" bentak kevin.
naya hanya menggeleng kesakitan dan air mata berjatuhan sungguh saat ini dia lelah sekali namun apalah daya nya ingin berkata saja sudah tidak sanggup.
"JAWAB!!!" bentak kevin lalu mendorong naya hingga naya sedikit terbentur namun dengan cepat naya menghalangi menggunakan tangannya agar bayinya tidak kenapa - napam
"auui sakit tuan" rintihan naya namun dihiraukan oleh kevin.
__ADS_1
dengan kasar kevin melepaskan ikat pinggangnya lalu mencabuk naya tanpa ampun.
shit shit ahit ~ ( mohon maaf ya author ga tau bunyinya kayak mana:v)
"ampun tuan, tolong ampuni saya" mohon naya sambil memelik perutnya.
"KATAKAN DARIMANA" ucap kevin marah.
"dari kontrakan tuan" jawab naya.
CUIH
"hebat sekali kau sekarang hah sudah memperlakukan mama ku seperti pembantu!!" marah kevin saat mamanya bilang kalau naya pergi dari pagi dan berkata mamanya yang memberikan rumah ini.
"haha ini belum seberapa wanita penggoda" batin rania tersenyum sinis dari tadi yang hanya melihat tontonan di depan nya
"OUH TERNYATA KAMU MAU BERMAIN - MAIN SAMA SAYA!!" tekan kevin lalu menyeret naya dengan kasar ke kamar mandi ia menariknya seperti binatang. sesampai disana ia mencelup kan naya ke dalam bak lalu di tariknya dan itu dilakukan secara berulang - ulang.
tanpa ampun sama sekali kevin mencambuknya lagi lalu memasukan lagi ke dalam bak mandi.
"nak bunda sayang sama kamu, jika memang kita harus pergi, maafkan bunda yang ga bisa jagain kamu" batin naya yang sudah tak berdaya hingga tidak sadarkan diri.
melihat naya tak sadarkan diri pun kevin mendekat lalu menampar naya
PLAK PLAK PLAK
"bangun" ucap kevin namun tidak ada respon sama sekali dengan rasa kemanusian ia mengangkat tubuh naya menuju kamar nya karna sudah membuat dia seperti ini.
"lemah" ejek kevin lalu kevin pergi menuju sofa karna ia tidak sudi tidur seranjang dengan naya.
γ
γ
..........
gimana cerita selanjutnya
tungguin ya
insyaallah author bakalan rajin up nya heheπΉπΉ
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ππππΉπ
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki π€π€π€
thank you buat yang udah baca
__ADS_1
next bakalan up