JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 81


__ADS_3

Happy reading...


Sudah seminggu kejadian dimana naya melahirkan seorang anak kembar di mana sang suami ikut mendampingi sang istri berjuang melahirkan anak - anaknya.


Kevin tidak pernah menyangka jika dirinya akan merasakan kebahagian ini andai saja dulu ia sadar dan tidak buta akan kebenaran mungkin kebahagian ini sudah lama ia rasakan.


"Jadi anak yang pinter ya nak jagain adik adinya papa sayang sama kamu, maafin papa yang sudah menyia - nyiakan kamu sayang,,,, cup" ujar kevin lalu mencium kening kenzho yang sedang tertidur.


Naya yang berada di depan pintu kamar pun mendengar ucapan kevin lalu masuk ke kamar dan menghampiri suaminya.


"Mas" ujar naya


"kenapa bangun mas" sambungnya.


"Iya tadi mas kebangun saat keara nangis ternyata popoknya basah " ujar kevin.


Ya seminggu lalu kevin menamai anaknya untuk putri cantiknya ia beri nama keara anaya atmaja dan untuk sang kakak diberi nama Keanu putra Atmaja.


"Kenapa mas ga panggil naya" ujarnya lalu duduk di samping Kevin.


"Ga papa sayang mas juga pengen ngurusin anak kita juga " jawab kevin tersenyum, naya hanya menghela nafas karna apapun yang kevin lakukan seminggu ini sungguh membuat hati naya bergetar dimana tatapan kasih sayang yang kevin berikan untuk kenzho dan kembar terlihat tulus.


"Nay" panggil kevin.


" mas mau bicara sama kamu" lanjutnya


"Mas mau bicara apa ?"


"Maafin mas nay selama ini sudah nyakitin kamu dan kenzho Mas...." ujar kevin terputus karna tiba - tiba naya memeluknya.


"Walaupun kenangan itu menyakitkan tapi naya berusaha untuk memaafkan mas kevin, naya pengen buka lembaran baru untuk rumah tangga kita mas" ucap naya dengan bergetar karna saat ini jantungnya berpacu sangat kencang sekali.


"Yaallah ada apa dengan jantungku kenapa deg deg an seperti ini saat bersama mas kevin" batin Naya.


"Terima kasih sayang, Mas akan berusaha menjadi suami dan Ayah yang baik buat kamu dan anak - anak kita nay" ucap kevin lalu mencium kepala naya.


"Yaudah dari pada kita sedih gini mending mas tidur ini udah malem cuacanya juga lagi dingin kan" ujar naya.


"Tapi nay..." ucap kevin seperti masih ingin menyampaikan sesuatu.


"Apa mas mau nyampaikan sesuatu ? " tanya Naya.


Kevin kikuk


"Gini kamu jangan marah ya mas takut kamu marah, sebenarnya mas pengen ajak kamu dan anak - anak pulang lagi ke rumah kita bukan mas ga betah disini tapi mas pekerjaan mas itu banyak dan ga bisa di bebankan ke orang terus, bagaimana pun mereka adalah tanggung jawab mas juga " ucap kevin menunduk karna belum siap melihat respon naya.


"Tapi kalau kamu belum siap mas ga papa mas bisa cari kerjaan disini nanti untuk mengurus perusahaan mas serahkan sama orang kepercayaan mas" lanjut kevin karna respon naya hanya diam.


"Mas ga mau jauh jauhan sama kamu dan anak - anak nay, mas ga siap"

__ADS_1


"Ya Allah mas maafin naya, naya ga tau kalau mas sampai segitunya, naya ga boleh egois naya harus mikirin juga dampak jika naya tetap disini bagaimana dengan perusahaan mas kevin yang banyak kehidupan orang bergantung disana" batin naya


"Mas Naya mau pulang ikut bersama mas, naya ga mau egois karna pekerjaan mas juga penting disana banyak orang yang bergantung hidup" ucap naya lembut


Kevin menegakan kepala lalu menatap naya


"Kamu serius sayang" ujar kevin lalu naya mengangguk


"Terima kasih mas bersyukur dapet istri seperti kamu nay" ucap kevin


"Pasti mama seneng denger kabar ini" sambungnya...


Deg


"Nyonya"batin naya teringat akan orang tua kevin, raut wajah naya seketika berubah saat mendengar apa yang di ucapkan kevin


"Kamu kenapa " ucap kevin.


naya menggeleng


"Kamu jangan khawatir mama udah tau semuanya bahkan ia sempat sakit saat tau kebenarannya dan kemarin mas dapet kabar kalau mama masuk rumah sakit" ucap kevin sedih karna disaat seperti ini ia harus berhadapan dengan dua keadaan.


*flsbck on*


Saat kevin tengah duduk bermain bersama kenzho tiba - tiba ia menerima panggilan masuk..


Dret dret


"Hallo tuan " ujarnya diseberang sana.


"Ada apa" jawab kevin


"Tuan saya ingin menyampaikan kabar kalau nyonya besar masuk rumah sakit sekarang" ucapnya takut dimarahi tuannya karna membawa berita kurang menyenangkan.


"Deg"


"Mama" batin kevin.


"Kenapa mama bisa masuk rumah sakit" ujar kevin


"Anu tuan .. a.. " ucapnya terbata -bata


"Katakan jangan bertele - tele" tegas kevin


"Nyonya jatuh di kamar mandi tuan" ujarnya gemetar.


"Kenapa bisa!! Kalian tidak becus jaga mama saya hah saya sudah mahal - mahal nyewa kalian" marah kevin saat tau penyebab mamanya masuk rumah sakit.


"Maaf tuan"

__ADS_1


"Sekarang mama saya bagaimana? " tanya kevin.


"Nyonya masih diperiksa oleh dokter tuan" jawabnya.


"Katakan kepada dokternya berikan penanganan yang baik buat mama saya" perintah kevin lalu mematikan telpon secara sepihak.


"maafin kevin ma belum bisa berada disamping mama tapi kevin akan berusaha ajak naya dan anak - anak kevin pulang ma" lirih kevin


*flsbck off*


"Kenapa mas ga bilang sama naya mas, gimana sekarang keadaan nyonya mas" ujar naya khawatir terhadap mertuanya.


"Jangan panggil nyonya sayang tapi mama karna itu juga mama kamu" ucap kevin yang membenarkan ucapan naya.


Naya mengangguk


"Alhamdullilah sekarang mama udah baikan kamu bantu doa ya biar mama cepat sembuh" sambung kevin.


"Maafin naya mas karna naya mas ga berada di dekat mama saat masa - masa sulit mama" lirih naya.


"Apa yang mas lakuin saat ini mas ga akan menyesal karna kalau mas ga nemuin kamu mungkin sekarang mas udah depresi dan ga tau tentang sikembar" ucap kevin tersenyum tulus.


"Makasih mas udah cari naya dan anak - anak " lirih naya


"Mas besok kita pulang ya naya khawatir dengan keadaan ibu apalagi ibu sedang sendiri ga ada yang nemenin" ujar naya tiba - tiba membuat kevin kaget dan bahagia.


"Kamu serius ?"


Naya mengangguk


"Makasih sayang, yaudah sekarang kita tidur ya karna besok perjalanannya jauh mas takut kamu kecapekan" ucap kevin memeluk naya dari samping dengan tangan kirinya yang jahil.


"Masss"


"Ga papa masak sikembar boleh mas ngga boleh" ujar kevin menyelusup ke leher naya.


"Yaampun mas naya baru lahirin loh"


"Ga papa tahun depan juga bikin lagi" ujar kevin dengan santai.


"Udah tidur besok kita pulang " peringat naya lalu kevin pun tidur sambil memeluk naya.


Naya tidur membelakangi kevin karna posisinya ditengah - tengah antara anak dan papanya anak - anak.


Kalau kevin tidur samping si kembar bisa bisa patah tulang sikembar takut ketindihan papanya.


Lebih baik mencegah daripada mengobati hehe


Thankyou buat kalian yang masih setia membaca sampai akhir author binggung buat jelasin ke kalian kenapa sangat jarang update

__ADS_1


*intinya author lagi KKN jadi emang ga sempet buat cerita **😭😭 ga fokus takut ceritanya ga sesuai alur 🙏🙏*


__ADS_2