
Happy Reading....
saat di perjalanan naya bertemu dengan segerombolan warga yang sedang bersantai
"assalamualaikum " sapa naya dengan ramah kepada warga tersebut.
"Waalaikumsalam" jawab warga tersebut..
"ibu naya mau tanya ibu liat anak naya ga lewat sekitar sini" tanya naya dengan sopan.
"ngga nak, ibu ga liat anak mu lewat sekitar sini" jawab warga tersebut.
"terima kasih bu" ucap naya dengan sopan lalu pergi meninggalkan ibu - ibu tersebut.
Dengan langkah yang kecil dan sedikit mudah kelelahan naya tetap semangat mencari kenzho.
"nak kamu dimana" gumam naya keliling kampung mencari kenzho.
Naya berhenti sejenak karna kelelahan tiba tiba dari arah kejauhan naya seperti mendengar suara ......
"undaa" teriak kenzho dari kejauhan, kenzho yang sedang bersama seorang laki - laki.
"kenzho" gumam naya berbalik belakang dan melihat anaknya..
"jangan lari nak" sambung naya saat melihat kenzho berlari menghampiri dirinya.
"undaa" teriak kenzho berlari.
Tanpa disangka ada motor yang sedang melintas dan....
"Kenzho awas nak" teriak naya
BRAKK......
"Kenzhoo" teriak Naya menutup mata.
"Astagfirullahalazim" gumam naya beristigfar tak lama kemudian naya mulai tak sadarkan diri, dirinya syok melihat apa yang terjadi....
"Nak kamu ga apa - apa" tanya seseorang laki - laki kepada Seorang anak yang sudah ia tolong.
Ya benae seorang anak tersebut adalah kenzho, pemuda tersebut menyelamatkan kenzho saat hampir di tabrak sepeda motor.
"nda papa paman, undaa" ujar kenzho lalu bangkit dan menunjuk bundanya yang tak sadarkan diri.
"astagfirullahalazim, ayo nak bantu ibu mu" ujar pemuda tersebut.
kenzho lalu berlari memeluk bundanya dan berkata " bunda angun, undaa" isak kenzho memeluk naya.
"aman olong unda ken" ujarnya memohon kepada pemuda tersebut.
"ia nak" jawabnya.
"pak saya minta maaf, saya tidak melihat kalau anak ini mau menyebrang" ujar seseorang yang membawa sepeda motor tersebut.
"iya pak ga papa, mohon bantu saya mengangkat ibu pak" ujar pemuda tersebut lalu mengangkat naya.
"mau di bawa kemana ini pak" ujar seseorang yang menabrak tadi.
__ADS_1
"awa kelumah ken aja aman, lumah ken ada di ujung cana" ujar Kenzho...
"yaudah paman izin angkat bundanya ya" pamit pemuda tersebut kepada kenzho.
kenzho hanya mengangguk
Pemuda tersebut lalu menggendong naya yang sedang berbadan dua menuju rumahnya...
Dengan berat tubuh yang bisa dikatakan double pemuda tersebut tetap semangat tanpa mengeluh keberatan.
Sesampai nya di rumah pemuda tersebut kaget akan apa yang dia lihat bagaimana tidak seorang wanita hamil dan mempunyai seorang anak tinggal di tempat yang bisa di katakan tidak layak, rumah yang hampir roboh, banyak atap - atap yang bolong bahkan sangat dikatakan tidak layak huni.
"ini rumahnya nak" tanya pemuda tersebut untuk memastikan.
"iya paman" jawabnyan.
"maaf paman kalau lumah kenzho jelek" sambungnya menunduk.
"tidak nak, yasudah bundanya mau di bawa kemana ini" ujar pemuda tersebut lalu kenzho mengarahkan agar bundanya di bawa ke kamar.
setelah selesai pemuda tersebut menyuruh kenzho untuk mengoles - ngoles minyak kayu putih ke hidung bundanya, agar bundanya cepat sadar.
"nak kamu kasih minyak kayu putih ke bundanya biar bundanya siuman" ujar pemuda tersebut.
"iya paman" jawab kenzho lalu memoleskan minyak kayu putih ke hidung bundanya.
"oh iya nak, ayahnya mana" ujar pemuda tersebut tak melihat seseorang sedari tadi.
kenzho hanya menggeleng
"ken nda punya ayah" lirih kenzho yang hampir meneteskan air mata kala mengingat seorang ayah.
"ehhhhgg" gumam naya yang setengah sadar...
"bunda" panggil kenzho
"bunda jangan pelgi ninggalin ken, ken akut nda hiks .. hiks" isak kenzho memeluk bundanya seakan takut bundanya akan pergi meninggalkan dirinya seorang.
"kenzho" gumam naya yang belum sepenuhnya sadar.
"kenzho ga papa nak, mana yang sakit" khawatir naya.
kenzho menggeleng yang artinya dirinya tidak apa - apa.
"ken da papa nda, ken tadi di tolong oleh paman" ujar Kenzho menunjuk seorang pemuda di sampingnya.
"Assalamualaikum mba" ujarnya sopan.
"waalaikumsalam, terima kasih banyak pak, sudah menolong anak saya" ujar naya berterima kasih.
"iya sama - sama, yang menolong nak kenzho iru allah bukan saya mba, saya hanya perantaraannya saja" ujarnya.
"masyaallah" batin naya kagum akan kebaikan orang tersebut.
"saya tidak tau harus balas seperti apa kebaikan bapak," ujar naya.
"jangan panggil bapak saya masih muda" ujar pemuda tersebut.
__ADS_1
"kayak nya kita seumuran, gimana kalau mbanya panggil leon saja " ujarnya menyebutkan nama.
"Sorry pak, eehh maksudnya mas leon" ujar naya.
"cantik" batin leon.
"saya tidak tahu harus berterima kasih seperti apa maa leon, saya tidak tau kalau seandainya maa leon tidak menolong anak saya" ujar naya menunduk.
"sama - sama, ga perlu dipermasalahin lagi yang penting kita ga apa - apa" jawabnya.
"ken bunda mau bicara sebentar nak" alih naya yang ingin mengatakan sesuatu.
"iya nda" jawab kenzho menunduk.
"ken tau apa kesalahan ken" tanya naya. kenzho mengangguk...
"ken abis dari mana nak, bunda khawatir loh" ujar naya sedikit meringis di bagian perut.
"auhh"
"maaf nda" ujar kenzho menunduk takut bundanya lebih marah lagi.
"bunda tanya nak" ujar naya dengan lembut.
"maaf mba jika saya memotong ucapan mba, maaf mba tadi saya yang salah" ujar leon
Naya bingung ada apa ini....
"tadi saya tak sengaja melihat nak kenzho sendirian, saya menghampiri dirinya yang tampak sedih, saya hanya kasihan mba makanya saya ajak dia main keluar saya ajak dia pergi mencari es krim, saya ga tega melihat anak nya menangis seorang diri, maaf mba jika saya lancang mengajak anak mba keluar tanpa seizin mba" ujar Leon.
"saya hanya teringat dengan anak saya mba, mungkin dia sudah seumur anak mba, saya hanya rindu mba, mungkin dengan memeluk anak kecil rasa rindukan terobati." sambung leon
"yaudah ga papa lain kali kalau mau ajak anak kecil itu izin takutnya orang tua mereka mencari mereka" ujar naya.
"iya" jawab leon.
"yaudah mba saya mau pamit pulang sekalian mau menghantar palu sidang" ujar leon atau bagi tugas dengan yang lain kak,
*iya terima kasih mas leon sudah mau bantu bantu, swmoga basicnya di lancarkan amiin...
"iya, kawan- kawan, paman jangan pulang dulu ya, kalau ken mau main sama paman , nanti paman usahain datang "
"iya paman terima kasih" jawabnya....
setelah kepergian leon naya kembali berbicara dengan Kenzho.
" ken jangan seperti ini lagi ya nak, bunda khawatir sama ken, " ujar naya memeluk kenzho.
"iya nda maafin kevin ya nda" ujar kenzho...
"ken ga kasihan sama adek di dalam perut bunda, bunda keliling nak" ujar naya teringat bagaimana dirinya mencari kenzho dalam keadaan hamil besar..
...****...
terima kasih buat kalian sudab support bunga
next bakalan up swlanjutnya..mmm
__ADS_1
thankyou