JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 52


__ADS_3

next part


πŸ“Œ happy readingπŸ“Œ


Setelah sampai dirumah naya langsung mencari kayu bakar untuk memasak sarapan pagi, Naya tak mengeluh akan keadaan seperti ini baginya keadaan susah seperti sekarang sudah biasa.


kenzho yang melihat bundanya mengambil kayu pun langsung ikut membantui " nda ken antu ya" ujar kenzho dengan cadel.


"ga papa ken, ken di rumah aja nanti banyak nyamuk loh nak disini" jawab Naya yang tak mau menyusahkan anaknya lagi.


"ndak papa nda ken auu dilumah cendili" ujar kenzho yang tak mau di rumah sendiri.


"yaudah ken diem di situ aja ya jangan kemana - mana bunda cuman ambil ranting kayu untuk kita masak" jelas Naya.


"ciap nda" jawab kenzho dengan ala hormat.


Naya mencari ranting kayu hingga terkumpul lumayan banyak untuk hari ini setelah selesai naya langsung memasak untuk anaknya dan dirinya Walaupun dengan lauk seadanya tapi naya dan kenzho tetap bersyukur akan nikmat yang telah dikasih.


Naya akan mencari pekerjaan setelah ia membersihkan rumah untuk menyambung kehidupannya dan kenzho kedepan, walaupun naya harus banting tulang baginya anak lah nomor satu, naya tidak mau kalau kenzho merasa kekurangan.


Jika memang naya harus kembali berjualan sayur itu butuh proses ia harus memulai nya dari sekarang agar bisa di panen namun persiapan uangnya hanya sedikit hanya untuk satu minggu kedepan.


Lama berpikir naya langsung keluar keliling kampung sambil mengajak kenzho untuk mencari pekerjaan yang menurutnya bisa menjaga anaknya juga.


Lama berkeliling naya tak sengaja bertemu dengan pak Rt di kelurahannya.


"ehh nak naya udah pulang" ujar pak rt berpapasan dengan naya.


"iya pak naya udah pulang dari kota" jawab naya seraya menunduk.


"oalah ini anak siapa nak" tanya pak Rt melihat kenzho.


"salim nak sama kakek" ujar naya memperkenalkan pak rt yang sudah berumur 50 tahun.


"assalamualaikum kakek tenalin namaku kenzho" ujar kenzho mencium tangan pak Rt.


"waalaikumsalam ganteng, kamu pinter sekali nak" ucap Pak rt yang tersenyum melihat kesopanan Kenzho.


Pak Rt atau sering dipanggil pak rahmat hanya mempunyai 2 anak laki - laki dan perempuan namun belum sampai sekarang pak rahmat belum dikarunia i seorang cucu, itu kenapa ia senang dengan anak kecil.


"ini anak kamu nak naya?" tanya pak rahmat.


"iya pak" jawab naya dengan pelan.


"ehh iya nak naya mau kemana siang siang seperti ini" tanya pak rahmat.


"ini pak saya mau cari pekerjaan" ujar naya yang langsung membuat kening pak rahmat mengkerut seakan akan aneh akan ucapan naya.


"loh kenapa kamu mau cari kerjaan, emang suami kamu ga kerja?" tanya pak rahmat kepada naya.


naya hanya diam menggeleng ia tidak tahu mau menjawab apa


naya bisu akan ditanya suami, naya sendiri tidak tahu akan status nya sekarang.


"bapak sih ada tapi bapak ga tau suami kamu mau atau ga" sambung pak rahmat.


"boleh pak saya mau, alhamdullilah" ujar naya gembira mengetahui ada pekerjaan untuk dirinya.


"untuk suami kamu nak biar dia kerja kamu dirumah aja kasihan anak kamu nanti kalau kamu kerja" ucap pak rahmat menasehati naya namun pak rahmat sendiri tidak tau apa yang dialami naya saat ini.


Naya menggeleng


"naya yang mau kerja pak" lirih naya yang tidak tau menjelaskannya, ia takut kalau pak rt akan membenci bahkan mengusirnya dari kampung ini.


"emangnya suami kamu dimana nak" ujar pak rahmat, naya terus menggeleng seakan mengerti akhirnya pak rahmat tak menanyakan nya lagi takut naya tersinggung.


"yasudah kalau memang kamu mau kerja nak, tapi apa kamu ga kebetatan bekerja di sawah ?" ujar pak rahmat menawarkan pekerjaan kepada naya.


"ngga pak saya bisa saya ga keberatan bekerja disawah" ujar naya bersyukur masih ada orang baik yang mau membantu dirinya.


"yaudah besok kamu dateng langsung aja kesawah bapak ya" ucap rahmat lalu berpamitan kepada naya untuk pergi karna ada urusan yang harus di kerjakan.

__ADS_1


"terima kasih pak sudah mau menolong saya" ucap naya.


"iya nak sama - sama, kalau begitu bapak pamit ya hey ganteng kakek pamit ya karna ada urusan, nanti kamu maen ke rumah kakek ya" ujar pak rahmat lalu meninggalkan naya dan kenzho.


Setelah kepergian Pak rahmat naya langsung memeluk kenzho.


"alhamdullilah nak, bunda dapet kerjaan mulai besok bunda kerja" ujar naya.


"kelja bun, anti ken cama ciapa" ujar kenzho langsung membuat naya terdiam.


setelah beberapa menit terdiam akhirnya naya menawarkan kepada kenzho untuk ikut bersama naya saat kerja " gimana kalau ken ikut bunda kerja biar sama bunda terus" ujar naya hati - hati takut anaknya keberatan.


"holee mau ndaa au ken au ikut unda kelja" girang Kenzho.


"makasih ya nak" ucap naya lalu pulang kerumah.


"cama cama nda," balas kenzho Akhirnya mereka pulang kerumah melanjutkan aktivitas nya.


***


Pov kevin


Seakan mimpi kevin bangun dari tidur langsung menampar dirinya sendiri karna melihat keadaannya yang mengenaskan saat ditinggal naya pergi.


"Ini mimpikan ga mungkin naya ninggalin gue" rancau Kevin namun ternyata dirinya tidak mimpi.


"ini nyata, akhhhjh!!!" teriak kevin.


"kenzho sayang ini papa nak, kamu dimana" lirih kevin memeluk guling seakan akan itu kenzho.


"naya jangan tinggalin aku nay, hiks hiks"


Kevin terus teriak merancau rancau mencari keberadaan naya dan kenzho namun itu hanya membuang waktu dan tenaga.


setelah sekian lama melamunkan diri akhirnya kevin sadar saat mendengar suara dering hpnya.


DRET...DRET...DRET


kevin langsung mengambil hpnya lalu mengangkat telpon tanpa melihat siapa yang menelpon.


namun tak ada jawaban sama sekali dari kevin hingga menbuat orang yang menelpon kesal seketika.


"vin" panggilnya.


"hallo vin lo masih hidup kan" teriak nya namun tak di respon oleh kevin.


orang diseberang sana pun menghela nafas saat tak ada tanggapan dari kevin.


"gue cuman mau kasih tau tante rania dari semalam nyariin lo, lo kemana aja ga angkat telpon nya lo tau dia itu khawatir sama lo vin" jelasnya.


deg


"mama" batin kevin langsung meneteskan air mata saat mendengar kata mama.


"lo tauu vin anak lo keyro kritis saat ini" sambungnya membuat kevin kaget dan langsung bertanya.


"APA!!! kenapa ga ada yang kasih tau gue" teriak kevin dengan sadar.


"maafin papa key udah ga peduli lagi sama kamu maafin papa key mama mu yang membuat papa seperti ini" batin kevin.


"lo udah di hubungin tapi lo ga angkat, lo kemana aja lo tau keyro hampir kehilangan nyawanya gue kasihan sama tante rania sendirian di rumah sakit tapi lo cuman bisa sedih doang setelah kepergian naya, lo harus buktikan kalo emang lo mau anak sama bini lo balik bukan kaya gini, CEMEN Lo " kesal Edo. ya orang yang menelpon kevin adalah edo. ia mendapat kabar dari mamanya kevin kalau keyro sekarang kritis.


Rania meminta bantuan Edo untuk mencari tahu dimana kevin karna dalam kondisi seperti ini Kevin tidak ada di samping Keyro.


"vin" panggil Edo.


"gue ke rumah sakit sekarang" ucap Kevin langsung pergi ke rumah sakit tanpa membersihkan diri terlebih dahulu.


kevin tidak sadar akan penampilannya saat ini sungguh jauh dikatakan baik.


"maafin papa key, papa sibuk mencari bundamu nak tanpa memperhatikan mu" gumam kevin disepanjang jalan.

__ADS_1


Ya kevin tetap menerima keyro walaupun keyro bukan anak kandhng kevin tapi ia menyayanginya, kevin tidak tahu jika ia harus berpisah juga dengan keyro cukup kenzho yang meninggalkannya dengan rasa penyesalan.


"nay kamu dimana keyro butuh kamu nay saat ini hikss,,, kenzho semoga kamu ga benci sama papa " ucap kevin.


"ma maafin kevin" gumamnya memikirkan bagaimana jika mamanya tahu kalau keyro bukan anaknya.


tapi Kevin tetap akan memberi tahu mamanya bahwa selama ini orang yang mereka benci ternyata anaknya, darah daging kevin yang sudah kevin terlantarkan.


Setelah sampai kevin langsung masuk ke dalam ruangan Keyro dan disana ia melihat keyro dengan berbagai alat medis yang menempel di tubuhnya.


"keyro kamu kenapa nak" ujar kevin memeluk keyro.


""maafin papa nak hiks,, hiks" sambung kevin meneteskan air mata melihat alat alat medis yang menempel di tubuh anaknya yang masih dikatakan balita.


Rania yang melihat kevin memeluk keyro pun langsung menariknya dengan kasar dan ...


PLAK PLAK


"puas kamu udah bikin anak kamu hampir mati hah" teriak rania marah kepada putranya.


"maafin kevin ma" ujar kevin menunduk


"dari mana kamu hah, seharian mama telpon tapi apa hah kamu ga jawab sama sekali KEVIN BRAHMA ATMAJA " teriak rania menekan nama kepanjangan kevin, kevin tau mama nya sangat marah saat ini, ini pertama kalinya rania menampar kevin bahkan menyebut nama kepanjangan kevin.


"maafin kevin ma" lirih kevin yang hanya bisa menunduk tanpa berani melihat mamanya yang marah.


"dari mana saja kamu hah" ucap Rania yang mengabaikan ucapan Kevin.


"maaf ma kevin belum bisa jelasinnya sekarang, mungkin lain waktu kevin bakalan ceritain, kevin ga mau bikin mama drop" ucap kevin di dalam batin.


" mama tanya kevin dari mana kamu hah, kamu liat anak kamu sekarat tapi apa hah kamu malah ga ada di sampingnya boro boro mau jagain hah" marah rania yang tak habis pikir kemana kevin seharian ini.


"maaf ma kevin belum bisa cerita" lirih Kevin.


"serah kamu vin sekarang kamu ga usah kemana mana dulu, kamu lihat anakmu tidak berdaya dengan alat yang menempel, mama mohon jangan tinggalkan dia" ucap rania yang sudah stabil.


ucapan mamanya seakan berputar - putar dikepala Kevin lalu ia berkata kepada rania setelah melihat mamanya sepeti lelah berjaga seharian.


"mama pulang dulu aja biar kevin yang jaga keyro sekarang, kalau mama ga istirahat nanti mama sakit " ujar kevin.


"itu kamu sadar kalau kamu punya tanggung jawab" sarkas Rania.


"ma kevin kemarin ada keperluan mendadak" ucap Kevin agar mamanya tak menyindirnya lagi.


"anak dan istriku pergi ma meninggalkan penyesalan yang begitu dalam untuk kevin" sambung kevin dalam batin.


"ya mama pulang dulu kalau gitu, badan mama semua capek mama pengen istirahat sebentar di rumah nanti kalau mama udah mendingan mama kesini lagi" jelas Rania yang sedikit mengeluh di rumah sakit berjaga.


"iya ma makasih" ujar kevin dengan tulus lalh rania pergi meninggalkan Kevin dan keyro di ruang inap Keyro.


"kamu cepet sembuh ya nak, papa harus cari bunda biar kita bisa kumpul sama kenzho juga" ujar kevin mengelus rambut keyro.


jujur kevin ingin membenci keyro namun mengingat sedari bayi ia selalu bersamanya kebencian itu terhalangi akan kasih sayang tulus seorang ayah untuk anaknya.


"mama kamu jahat banget nak sama papa udah menipu papa selama ini, papa ga akan benci kamu nak karna papa sayang sama kamu tapi papa ga tau kamu anak calisa sama siapa, papa ga tau nak" lirih kevin mencurahkan semuanya kepada keyro yang sedang berbaring lemah di atas brankas.


"nanti kita cari bunda sama sama ya nak, sama kenzho juga " ucap kevin.


Namun tak ada tanda tanda akan kesadaran keyro, kevin hanya menghela napas...


"key jangan lama - lama ya tidurnya papa kangen " ucap kevin memeluk erat Keyro seakan ia memeluk kenzho.


"kenzho papa sayang jg sama kamu nak, maafin papa yang tak pantas untuk ken, papa udah jahat sama ken" lirih kevin di dalam hati mengingat kenzho.


bagaimana pun kenzho adalah anak kandungnya yang selama ini ia sia - siakan bahkan istri seperti naya juga ia sia siakan, kevin lebih memilih wanita ular ketimbang berlian.


......πŸ–€πŸ–€πŸ–€......


...makasih atas support yang kalian berikan selama author jarang up πŸ™πŸ™...


...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸŒΉπŸ...

__ADS_1


...thank you buat yang udah baca...


...next bakalan up...


__ADS_2