
...🖤ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA 🖤...
...INI CERITA BARU AUTHOR HEHE...
...JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW...
...MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA...
...AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE...
...AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA........
...JANGAN LUPA VOTE YA GENGS ATAU KOMENTAR DAN LIKE YA, TERIMA KASIH BANYAK SEBELUMNYA🙏...
...YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE...
...🌹🌻HAPPY READING 🌻🌹...
Saat kevin keluar dari ruangan bersalin dengan perasaan gelisah bagaimana tidak kini istrinya sedang berjuang antara hidup dan mati.
"gimana keadaan calisa dan cucu mama vin" ucap rania dengan penuh khawatir karna melihat raut wajah Kevin seperti tidak semangat.
"cucu mama laki - laki, tapi..." ucap kevin dengan lesu.
"tapi apa vin" jawab rania
"calisa maa, calisa pendarahan" ucap kevin memeluk mamanya.
"Astagfirullah" ucap rania kaget melihat keadaan menantunya sekarang....
"kamu yang sabar vin, kamu harus kuat demi anakmu" sambung rania, tidak lama kemudian dokter dan suster keluar dari ruangan tersebut dengan mendorong Brankar, disana bisa dilihat calisa lemas tidak berdaya dengan muka yang sangat pucat sekali...
"dok istri saya mau dibawa kemana" ucap kevin mengiringi dokter.
"Icu tuan keadaan nyonya calisa sekarang kritis" ucap dokter lalu mendorong cepat brankar calisa.
deg
"calisa jangan tinggalkan aku sendiri" lirih kevin.
"nak, kamu ke ruang bayi dulu, kasihan anakmu yang belum kamu adzanin" ucap rania mengingatkan kevin karna sedari tadi kevin belum mengadzan kan bayinya.
"iya ma, mama tunggu disini ya " ucap kevin lalu pergi keruangan bayi untuk mengadzan kan anaknya setelah selesai kevin langsung menuju ruang tunggu, dimana calisa berada.
***
Di depan ruang icu rania dan kevin menunggu kabar dari dokter sudah hampir satu jam namun dokter tidak menunjukan tanda - tanda keluar namun tidak lama kemudian dokter keluar dengan raut wajah yang sulit diartikan.
"dok bagaimana istri saya" cecar kevin.
__ADS_1
"maafkan kami tuan, istri tuan mengalami pendarahan yang hebat, kami sudah berusaha sekuat tenaga kami namun tuhan berkata lain, istri tuan telah meninggal dunia" jelas dokter bagaimana perjuangannya untuk menyelamatkan pasiennya namun tuhan berkata dia telah pulang sehingga dokter tidak bisa berbuat apa - apa.
DEG
"tidak mungkin dok, katakan itu tidak benar" teriak kevin langsung memegang kera baju dokter.
"maafkan kami tuan, kami sudah berjuang semampu kami namun Nyonya tidak bisa diselamatkan" jelas Dokter.
"Katakan ini mimpi hah, tidak mungkin istriku meninggal, itu tidak mungkin!!!" teriak kevin meraung - raung. rania yang melihat itu langsung memeluk putranya.
"nak yang sabar hiks ,,, hiks,,," ucap rania menangis memeluk putranya.
"ini mimpi kan ma, ini mimpi kan" ujar kevin menampar pipi nya berkali - kali.
plak...plak...plak
"cukup nak, ini kenyataan dan kita harus terima,,, "ucap rania yang tak kuasa melihat anaknya sekarang.
"KATAKAN INI MIMPI, ISTRI TIDAK MUNGKIN PERGI MENINGGALKAN KAMI!!!" teriak kevin lalu meninju kaca rumah sakit...
"KATAKAN DOK INI HANYA MIMPI" teriak kevin kepada dokter namun dokter hanya mampu menggeleng saat ini.
tanpa babibu kevin langsung masuk ke ruangan dan disana ia melihat tubuh Calisa yang sudah terbujur kaki, tak ada lagi hangat tubuhnya, kini hanya dingin dengan muka pucat.
"Sayang bangun, katakan itu tidak benar" ucap kevin memeluk calisa.
"Cukup vin!!" teriak rania..
"cukup, biarkan calisa tenang disana, kamu harus terima kenyataan bahwa calisa sudah tiada hiks,,, hiks,," sambung dania melemah...
"tapi ma calisa ninggalin aku sama anakku ma hiks,," ucap kevin sambil menangis pilu...
"sayang bangun, aku tidak bisa tanpa mu,,," ucap kevin...
"tenang lah nak, biarkan calisa pergi dengan tenang" ucap rania lalu memapah anaknya untuk meninggalkan ruangan tersebut.
"dok tolong urus jenazah menantu saya " ucap rania lalu kembali ke kursi depan.
"kamu harus kuat nak, kamu harus bangkit, ada mama dan anakmu yang akan menjadi penyemangatmu" sambungnya lalu kevin mengangguk....
kevin dan rania pulang untuk menyiapkan pemakaman Calisa.
"ma apa tidak apa anakku ditinggal disini" ujar kevin.
"lebih baik pagi besok kita pulang nak, sekalian anakmu pulang, mama takut terjadi apa - apa sama cucu mama " ucap rania lalu kevin mengangguk.
"ma apa aku bisa melewati ini semua" tanya kevin dengan pandangan kosong, mata bengkak.
"bisa nak, nanti mama bantu untuk menjaga cucu mama" ucap rania.
__ADS_1
"ma calisa ma hiks hiks" tangis kevin yang memilukan.
"iya nak kamu yang sabar ya" ucap rania.
"mama sudah menghubungi adik mu nak" ucap rania namun tidak ada jawaban dari kevin.
"kamu yang kuat nak" batin rania.
antara kevin dan rania tidak ada satupun yang mengabari naya bahwa calisa telah tiada. mereka juga tidak kepikiran kepada naya untuk menghubunginya.
Saat pagi mulai menjelang kevin dan rania segera pulang ke rumah menyiapkan pemakaman calisa dan membawa anaknya pulang ke rumah.....
*POV NAYA*
Malam ini Naya memikirkan bagaimana calisa apakah sudah melahirkan atau belum, mengingat calisa kesakitan bahkan naya yang melihat itupun mengilu seketika, bayangan bayangan dimana Naya melahirkan pun semakin membuatnya takut.
Naya tidak tahu sama sekali tanda - tanda orang melahirkan yang ia tahu hanya kontraksi perut selain itu dia awam akan pengetahuan proses melahirkan...
malam ini rumah kian sepi, semuanya di rumah sakit untuk menyambut kelahiran cucu pertama keluarga atmaja...
"bagaimana jika aku melahirkan, apakah kevin akan sepanik itu jika dirinya melahirkan," gumam naya memikirkan bagaimana persalinannya nanti.
"ahh tidak mungkin mas kevin akan sepanik itu, bahkan sampai sekarang pun dia tak pernah menanyai kondisi anak yang di kandungannya" jawab naya sendiri....
lama termenung akhirnya naya tidur sampai subuh, namun saat selesai sholat subuh naya mendengar suara teriakan dengan segera naya langsung ke ruang tengah dan melihat siapa disana....
dan ternyata Rania dan kevin serta bayi digendongan rania. kemana calisa ? batin naya bertanya lalu mendekat ke arah kevinn...
"tuan" panggil Naya menunduk....
............
...kira kira apa yang akan terjadi selanjut ini ya ?...
...tungguin ya cerita selanjutnya kita lihat endingnya sad or happy ending ?...
...insyaallah author bakalan rajin up nya hehe🌹🌹...
...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi 😂😂😂🌹🍁...
...oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,...
...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...
...tulis aja di komentar nanti author perbaiki 🤗🤗🤗...
...thank you buat yang udah baca...
...next bakalan up...
__ADS_1