JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 61


__ADS_3

next part....


Di sebuah rumah megah terdapat seorang pemuda yang sudah memasuki usia yang tak muda lagi, dirinya sedang duduk di balkon rumah dan didampingi oleh orang kepercayaannya...


"hendra dimana anak sialan itu" tanya Bosnya kepada orang kepercayaan atau istilahnya tangan kanan.


"tuan muda sedang di perjalanan menuju kesini tuan besar" jawab nya menunduk.


"mmm" deheman.


"apa kamu sudah menyiapkan pelajaran untuk anak itu " ujarnya.


"sudah tuan, sesuai intruksi sudah saya lakukan semua perintah tuan besar" jawabnya dengan sopan.


"bagus, anak itu akan mendapatkan hukuman karna sudah berani - beraninya membohongi saya" ucap orang tersebut.


"iya tuan wijaya sebentar lagi tuan muda akan sampai apakah kami harus keluar tuan" ujar hendra yang tak ingin menguping pembicaraan Bosnya.


"lakukan apa saja yang harus kalian persiapkan karna saya tidak akan menemuinya sampai dia membawa pulang cucuku" jawab tuan wijaya dengan datar.


"siap tuan" ujar hendra langaung menginstrupsikan kepada pengawal - pengawal lainnya untuk rencana yang sudah di siapkan.


" kalau begitu saya permisi tuan" sambung hendra lalu pergi meninggalkan Bosnya.


"mmm"


setelah kepergian hendra, dirinya kembali memadang sebuah foto kecil yang ada di tangannya.


"sabar cucuku kita akan bertemu nanti, biarkan papamu menerima hukuman terlebih dahulu..." ujarnya.


🖤🖤🖤


di sebuah tempat yang ramai banyak orang mengantri untuk di periksa, ya sekarang naya berada di puskesmas di desanya kali ini naya ingin memastikan apakah benar dirinya sedang berbadan dua atau tidak.


Dirinya sedang duduk sembari melihat kiri kanan banyak orang yang sedang berbadan dua menunggu antrian ada juga seorang ibu ibu yang di temanin sama sua


minya..


"kapan ya aku bisa seperti itu" ujar naya dalam hati.


Dirinya menginginkan sekali seperti orang - orang saat periksa kehamilan didampingi suaminya namun itu hanya sebuah angan - angan saja.


"Astagfirullah naya kamu jangan mikir yang tidak tidak" gumam naya menggeleng - geleng.


"unda kenapa" tanya kenzho heran melihat bundanya menggeleng - geleng sedari tadi.


"ga papa nak, bunda tadi hanya ga fokus aja" jawab naya seadanya.


"nda ken au anya ama nda" tanya kenzho.


lalu naya menghadap ke arah Kenzho dan berkata " kenzho mau tanya apa" ujar naya dengan lembut.


"nda kenapa pelut ibu - ibu itu becal ya telus pelut unda ga becal"


( bunda kenapa perut ibu - ibu itu besar ya, terus kenapa perut bunda ga besar seperti itu) tanya kenzho menunjuk orang yang sedang hamil besar di depan dirinya.


"sini biar bunda jelasin" ujar Naya.


"kenapa perut ibu itu besar dan perut bunda kecil karna di dalam perut ibu itu ada adik bayi makanya perutnya besar nak" jelas naya..

__ADS_1


"dedek ayi" gumam kenzho.


"kenapa dedek ayi nya di pelut nda kenapa nda cepelti ken, kan kacian iat undanya kalau dedeknya dalam pelut telus" (kenapa dedek Bayi nya di dalam perut nda, kenapa nda seperti kenzho, kan kasihan liat bundanya kalau dedeknya di dalam perut terus) sambungnya kenzho yang merasa aneh.


"engga sayang adik bayi emang di dalam perut nanti kalau adik bayinya sudah cukup umur baru dia akan keluar dengan cara melahirkan, sama kaya kenzho, kenzho dulu di dalam perut bunda terus kenzho besar baru lahir sampai kenzho sekarang sehat walafiat" jelas naya mengelus rambut anaknya dirinya terbayang bagaimana berjuang seorang diri untuk melahirkan buah cita tanpa di tolong siapapun.


"api ken dak ingat nda alau di dalam pelut unda" jawab kenzho dengan binggung dirinya tak mengingat sewaktu di dalam kandungan.


Naya hanya tersenyum menanggapi pertanya kenzho dirinya tak habis pikir bahwa anaknya akan bertanya seperti itu.


tiba - tiba naya merasa ingin ke toilet karna mau membuang air kecil.


"ken bunda mau ke toilet bentar kenzho mau ikut apa mau tunggu disini nak" tanya naya yang sudah sedari tadi menahan hajatnya.


"ken cini aja nda" jawab kenzho.


"yasudah bunda ke toilet sebentar ya, kenzho tunggu sebentar disini bunda ga akan lama" jawab naya lalu berdiri ingin ke toilet.


"mba" panggil seseorang kepada naya saat dirinya ingin pergi.


"iya, mba panggil saya" tanya naya sambil menunjuk dirinya.


"iya mba, mba mau ke toilet?" tanya wanita tersebut naya hanya mengangguk.


"mba saya boleh ikut ga, karna saya juga ingin ke toilet" ujarnya lalu naya mengangguk kemudian wanita tersebut berdiri, dengan susah karna dirinya sedang hamil tua sehingga membuat dirinya susah untuk bergerak.


Dengan pelan - pelan akhirnya mereka berdua pergi ke toilet, Wanita yang ikut bersama naya tadi merasa tak enak sedari tadi karna ingin membuang air kecil namun dia tak berani untuk sendirian.


sesampainya di kamar mandi naya yang sudh tidak tahan lagi ingin menahan segera masuk.


"mba saya duluan ya soalnya sudah tidak tahan lagi" ujar naya masuk ke kamar mandi.


wanita tersebut menunggu namun karna sudah tak tahan lagi tiba tiba ada cairan yang keluar dari pahanya.


"auhh auhhh huh kenapa perutku mulas" ujar nya di dalam kamar mandi.


"auhhhh astaga ada apa dengan ku" sambungnya lalu mencoba untuk jongkok karna dirinya merasa ingin buang air besar.


"kenapa perutku sakit banget kayak mau berak " ucap nya lalu mencoba untuk membuka celana dal*m nya.


dengan susah payah dirinya membuka celana dal*m karna terhalang perut betapa kagetnya saat melihat bercak darah.


"astagfirullah " ucapnya menahan kesakitan.


"auhh"


Naya yang sedari tadi menunggu di luar toilet " kemana mbanya apa masih di dalam" gumam naya.


sudah beberapa menit namun tak keluar akhirnya naya inisiatif mengetuk pintu kamar mandi karna takut dirinya sudah di panggil.


Tok...Tok...tok


"mba" panggil naya


"mba, apa mba masih di dalam" ujar naya.


"mba" panggil naya lagi.


dengan susah payah wanita tersebut menjangkau gagang pintu dan akhirnya terbuka.

__ADS_1


"huhh, auhhh" kesakitan wanita tersebut.


naya yang kaget saat mendengar suara kesakitan langsung mendekat dan betapa kagetnya melihat kondisi wanita tersebut.


"mba kenapa" ujar naya lalu membantu untuk berdiri.


"auhhh sakit.." ujarnya.


"apa mba mau melahirkan" tanya naya.


"saya ga tau mba karna saya baru mau periksa, ukhhh ukhhh akhh sakit..." ucapnya berusaha berdiri sambil memegang perutnya.


"iya sepertinya mba mau melahirkan" jawab naya.


"saya panggilkan perawat dulu ya mba " sambungnya wanita itu hanya mengangguk dan naya langsung mencari bantuan namun tak ada yang lewat sama sekali akhirnya naya kembali masuk ke kamar mandi.


"mba ga ada yang lewat yasudah kita berdiri aja nanti mba saya papah tangannya" ucap naya.


"bentar saya mau pakai celana sebentar" ujarnya dengan menunduk sembari menahan rasa sakit namun tak bisa akhirnya naya angkat bicara.


"mba celananya di masukin aja gapapa ayo mba sepertinya mau melahirkan" cemas naya lalu memapah wanita tersebut hingga ada petugas yang datang.


"pak bantu saya ibu ini sepertinya mau melahirkan" ucap naya lalu perempuan tersebut langsung di arahkan ke kamar persalinan.


"auhhh sakit, stop pak saya ga kuat lagi akhh ahhh"


"ayo buk kalau ga saya gendong sepertinya ibu ga kuat lagi" ucap petugas tersebut.


"pak saya ga tahan lagi " lalu wanita terebut spontan jongkok dan langsung meraba bagian bawahnya seperti ada yang mau keluar.


"akhhh pak tolong saya sakit... ini kepalanya sudah mau keluar" ucap wanita tersebut saat dirinya tidak kuat dan langsung jongkok lalh meraba bagian bawahnya.


"sus tolong " teriak petugas tersebut lalu tak lama kemudian banyak orang menghampirinya.


"astagfirullah" ujar petugas lain.


"akhhh"


"pak cepat bawa ke ruangan bersalin" ujar petugas lain dan langsung menggendong wanita hamil tersebut.


"sakit akhh"


"tahan buk jangan mengejan nanti anaknya bahaya"


Naya yang melihat kejadian tersebut langsung mengilu seketika bayangan - bayangan sakit melahirkan terlintas kembali di benaknya.


keheboan tersebut mengundang banyak perhatian hingga naya tak sadar akan kenzho.


"astagfitullah kenzho" gumam naya lalu segera kembali ke tempat ruang tunggu untuk menemui anaknya dan minta maaf karna dirinya sudah meninggalkan kenzho lama akibat kejadian tadi.....


******


next parttt


see you guys


untuk pengumuman akan diumumin malam ini ya


maaf author kemarin sibuk karna lagi ujian

__ADS_1


mohon maklum ya hehe


thanks you untuk yang baca


__ADS_2