JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 40


__ADS_3

...๐Ÿ‘‹Assalamualaikum ๐Ÿ‘‹...


...maaf ya kalau part nya hanya sedikit ๐Ÿ“–๐Ÿ“’...


...owh iya makasih ya atas masukan kalian ๐Ÿค—๐Ÿ˜˜...


...jangan lupa jaga kesehatan ๐Ÿ˜...


...follow ig author ya :Kyanawijaya...


...terima kasih jangan lupa tinggalkan jejak โค๏ธโค๏ธโค๏ธ...


...happy reading๐Ÿ“–...


*D**i cafe*


Dua orang pemuda sedang asik berbincang karna sudah lama mereka tidak berjumpa mungkin kurang lebih 3 tahun tak saling bertemu namun komunikasi tetap terjaga.


"do, gue udah lama tuh ga ketemu kevin, gimana kabarnya sekarang?" tanya seseorang pemuda tersebut.


"Ga tau gue udah seminggu pusing gara - gara dia" jawab Edo menahan rasa kesalnya.


"gue denger - denger Istrinya kevin meninggal ya" ucap Pemuda tersebut.


"iya lo kok ga tau sih" jawab Edo kesal akan pertanyaan tersebut.


"Makanya gue pulang, gue mau ketemu langsung sama kevin" jawabnya.


"iya si mak lampir udah mati" jawab Edo.


"gue ga nyangka aja gitu kevin di tinggal lagi oleh calista" ucap pemuda tersebut.


"gue sih udah nyangka kalau orang jahat mah cepat matinya, gue kesel juga sama si kevin udah punya berlian eh malah pilih yang karatan" ucap Edo dengan kesal mengingat kevin lebih memilih Calisa ketimbang Naya, yang jelas - jelas naya itu seorang berlian.


"maksud lo gimana si do gue ga ngerti" ucap pemuda tersebut dengan heran.


"gini ya kevin itu,,,,," ucap edo yang terpotong...


"sorry bro gue lama" ucap kevin tiba - tiba datang dan membuat Edo dak pemuda tersebut kaget.


"lo pada ngomongin gue" selidik kevin dengan mata tajam.


"ya gue lagi ngomongin lu yang lagi kena KARMA puas" ucap Edo dengan menekan kata karma.


"sialan lo" jawab kevin.


"hey curut kenapa lu kok tiba - tiba pulang ha ngabarin kita?" tanya Kevin yang penasaran akan kepulangan sahabatnya tersebut dengan tiba - tiba.


"gue mau belasungkawa sama lo, btw gue bukan Curut tapi JIO MAHENDRA" sarkas pemuda tersebut yang kesal di panggil curut.


Ya pemuda tersebut adalah Jio mahendra yang merupakan sahabat kevin dan Edo, kepulangan jio membuat keduanya kaget karna sudah bertahun - tahun jio tidak pulang ke tanah air.


"lo tuh tetap curut kita walaupun nama lo jio " Timbal.Edo sedari tadi diam.


"thanks bro udah bela - belain datang kesini" ujar kevin terharu akan kepedulian sahabatnya.


"sans aja" jawab Jio


"btw, lo kapan sampenya?" tanya edo yang penasaran.


"udah hampir seminggu gue di sini, oh iya gimana kabar kalian" jawwb Jio seadanya.


"gue sih baik, ga tau tuh si kevin" ucap edo.


"gue masih merasa kehilangan calisa bro, gue ga tau apa yang terjadi kedepan, gue belum siap kehilangannya apalagi anak gue" lirih kevin dengan tatapan kosong.


"sabar aja bro, sekarang yang harus lo pikirin itu anak lo" ujar Jio menyemangati kevin.


"lo tu emang ga jodoh sama si mak,,ehh maksudnya sama Calisa," ujar Edo kesal.


"Vin gue cuman ngingetin sama lo, jangan lo sia - siakan yang masih ada di hidup lo, mungkin sekarang dia ga berarti bagi lo tapi kita tidak tau kedepan itu seperti apa" sambung Edo.


"tangisan darah pun tak bisa menghapus luka itu"


deg


"apa ini karma bagi gue yang udah jahatin Naya, tapi dia yang udah jebak gue selama ini" batin Kevin bertanya - tanya.


"kalian ini lagi bicarain siapa sih" ucap Jio yang sedari tadi hanya menyimak.

__ADS_1


"Kepo lo" ucap Edo namun dihiraukan oleh jio.


"vin gue mau dong main ke rumah lo" ucap Jio tiba - tiba.


"emang mau ngapain lo ke rumah gue?" tanya Kevin yang sedikit merasa aneh akan ucapan Jio.


"ya gue mau ketemu sica,,,eh maksudnya anak lo" ucap Jio hampir keceplosan.


"hampir aja, gue bilang mau ketemu sicantik" batin jio


"ohh yaudah sekalian aja ntar ke rumah gue main" jawab kevin.


"oke" jawab jio


hari semakin sore akhirnya mereka bertiga pulang ke rumah kevin, jio yang beralaskan ingin bertemu dengan anak kevin pun sangat bahagia agar dia bisa bertemu dengan sicantik. jio mengagumi akan kecantikan naya saat pertama kali bertemu mungkin jio sudah jatuh hati kepada naya namun jio tidak mengetahui siapa naya sebenarnya.


***


di perjalanan tiba - tiba Edo bertanya " jio mana tuh pujaan hati loh, bukannya di luar negri itu cakep - cakep"


"cintai produk lokal bro" ucap Jio


"ye, kenalin dong sama kita, ya ga vin" ucap edo sambil melirik kevin yang fokus nyetir.


"ada sih tapi sayangnya dia bini orang" gumam Jio tanpa sadar.


"gila lo, mau jadi pebinor hah" histeris Edo yang kaget.


"pebinor, apa itu?" tanya Jio yang tidak pernah mendengar kata - kata pebinor.


"Perebut bini orang" jawab Edo dengan segala penekanan.


"lo serius calon lo itu bini orang ?" sambung Edo dengan penasaran.


"gue liat mukanya itu adem banget, pertama kali gue ketemu dia dijalan seperti kecapekan gitu terus gue ajak kenalan, kan kaaihan tu lagi hamil besar jalan sendiri yaudah gue anterin ke rumahnya" Jelas Jio membayangkan kejadian tersebut.


"gila lo suka sama bini orang, ga laku lo" ejek Edo


"bukan ga laku, gue ga mau ketipu lagi haha" sindir Jio kepada Kevin.


"makanya kalau punya pacar atau bini itu harus tau kehidupannya biar ga kegipu sama muka" timbal Edo yang ikut menyindir Kevin.


"lo pada lagi sindir gue hah" ketus kevin yang sedari tadi merasa tersindirkan.


"yoi bro" jawab Jio, merasa jengkel akhirnya kevin membawa mobil dengan kecepatan tinggi.


"gila bro lo mau mati hah" teriak Edo.


"gue masih mau ketemu sicantik kampr*t" timbal Jio.


"woi gila lagi kondisi gini lo masih pikirin si cantik bini orang" ucap Edo yang kesal pada sahabatnya.


"Diam!!!" teriak kevin.


"kalo lo pada ribut gue akan tambah kecepatannya, gue ga peduli mau mati atau ga, kalau gue mati juga akan ketemu calisa" sambung kevin.


"sadar bro, lo kok kayak orang stress aja" teriak Edo.


"lo masih punya anak sama bini di rumah, yang satu mati yang satu jangan di sia - siain" sambungnya dengan kesal.


deg


hati kevin bergetar dengan ucapan edo, ada perasaan namun tak bisa di ungkapkan.


"perasaan apa ini" batin kevin binggung sendiri akan dirinya.


ucapan edo yang tak dihiraukan oleh kevin membuat perasaan Edo dongkol akan terhadap kevin.


***


sesampainya di rumah kevin mereka langsung masuk ke dalam tanpa kevin suruh.


"woi ini rumah gue" teriak kevin akan tingkah mereka yang masuk terlebih dahulu.


"udah tau"


"udah tau"


ucap Edo dan Jio bersamaan.

__ADS_1


"sial untung lo pada sahabat gue" ucap kevin lalu mengikuti Edo dan jio masuk kerumah.


"Assalamualaikum tante"


"Edo yang ganteng nya melebihin zayn malik datang yuhuu" teriak Edo dengan alay nya.


"do sumpah lu malu - maluin gue" ucap Jio.


"waalaikumsalam ehh ada nak jio dan edo" ucap rania yang melihat siapa yang teriak di rumahnya.


"hallo tante apa kabar?" tanye Jio


"sehat kamu sendiri gimana?" tanya balik rania.


"alhamdullilah sehat tante" jawab Jio.


"ehh iya ayo kita duduk aja, ga enak ngobrolnya sambil berdiri" ajak Rania lalu akhirnya mereka duduk di ruang tengah.


"Naya" teriak Rania memanggil Naya.


naya yang sedang ada di dapur pun segera mendekat ke arah rania namun tanpa disangka naya melihat dan ternyata disana ada teman - teman kevin.


"itu kan orang yang waktu itu, kok bisa dia kenal sama kevin" batin naya yang heran melihat Jio berada di tengah - tengah kevin dan edo.


"iya nya" ucap naya saat sudah berada di depan rania.


"sicantik, ternyata udah melahirkan" batin Jio.


"kapan naya melahirkan, kok kevin ga cerita" batin Edo melihat Naya.


"kamu semakin cantik sicantik" puja Jio di dalam hati.


"astagfirullah ingat jio dia bini orang" sambunya lagi.


"buatkan minuman untuk tamu kevin" perintah Rania lalu naya mengangguk.


"dia,,," ucapan jio terpotong saat ingin bicara.


"jio kamu kapan balik ke indonesia?" tanya rania dengan cepat saat jio ingin berbicara.


"udah hampir seminggu tante" jawab jio. kevin hanya menyimak dari tadi..


"loh kok baru ke sini"


"maaf tante jio baru sempat kesini" ucap jio yang merasa tidak enak terhadap rania.


"oh yaudah kalian lanjutin ngobrolnya tante ke dalam kamar dulu ya" pamit rania setelah beberapa menit berbincang dengan sahabat kevin.


"vin lo kok ga cerita sih" ucap Edo.


"gue juga ga tau" balas kevin seadanya.


"gila bro lo sama berlian kok gini amat, mendingan kalau lo gak mau sama dia kasih gue aja" ucap Edo.


"lo pada ngomongin apa sih" potong Jio yang tidak mengerti.


"jangan sakitin dia bro, dia perempuan baik - baik" ucap Edo lalu pergi meninggalkan rumah kevin.


"gue pamit" sambung Edo dengan kesal.


"woi tunggu, kalian ini kenapa sih" ucap Jio melihat ada pertengkaran antara kevin dan Edo.


"do tungguin gue, vin gue balik " pamit Jio menyusul Edo.


"mmm"


"kenapa semua orang membela nya, mereka ga tau dia itu udah jebak gue aahhh sial" teriak kevin lalu masuk ke kamar.


Jio dan Edo akhirnya pulang menggunakan taksi online karna mereka tidak membawa mobil....


Dia sengaja tidak membawa mobil karna desakan jio yang mau mendekati sicantik melalui kevin namun ternyata momentnya yang kurang baik.


Rencana jio gagal karna dia tidak mengerti akan obrolan kevin dan Edo, dengan perasaan kesal ia pun pulang mengambil mobil di cafe terlebih dahulu.


............


...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐ŸŒน๐Ÿ...


...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...

__ADS_1


...tulis aja di komentar nanti author perbaiki ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—...


...thank you buat yang udah baca...


__ADS_2