
👋ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA 🖤
INI CERITA BARU AUTHOR HEHE
JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW
MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA
AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE
AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA.....
JANGAN LUPA VOTE YA GENGS🙏
YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE
🌹🌻HAPPY READING 🌻🌹
Dua jam edo mencari pesanan kevin dan itu membuat kevin sangat kesal sekali.
"nih pesenan lo" kata Edo yang datang tiba tiba tanpa mengetuk terlebih pintu.
"lo kayak orang kesambet tau ga "
"kalau terjadi apa apa sama lo, gue ga mau tanggung jawab " sambung Edo sambil meletakkan dua pesanan
"tenang aja bro, gue hanya makan sedikit..." ujar Kevin langsung membuka kantong, mata Kevin bersinar saat melihat lobster tanpa basa basi ia langsung menyantap makanan, seakan tidak perduli lagi apa yang terjadi setelah ini....
Edo yang melihat apa yang terjadi di depan matanya langsung menganga tak percaya kevin begitu lahap memakan lobster padahal waktu kuliah dulu ia pernah jatuh sakit saat tak sengaja memakan lobster.
"gile bro lo kalau kelaparan ga gini juga ntar mati baru tau rasa, udah tau alergi" ucap edo namun di hiraukan.
"lo kok kayak orang hamil aja vin" Edo sambung karna rasa penasaran apa yang terjadi dengan Kevin sekarang hingga membuat Ibnu tersendak karna ucapan Edo.
khukh...khukk...
"gila lo." jawab Kevin yang jengkel dengan ucapan Edo
"apa jangan - jangan Naya hamil" ucap Edo yang tiba - tiba.
DEG
kevin terdiam sejenak mendengar perkataan Edo, ya edo tau kejadian naas itu karna kevin yang menceritakannya bahkan dia orang pertama yang memberi kevin pukulan saat tau ia meninggalkan naya setelah akad nikah.
__ADS_1
saat tengah enak memakan rujak ia seketika terdiam mengingat ucapan Edo
"apa benar wanita murahan itu sedang hamil? gue harus pastiin ya gue harus ke sana" ucap kevin pikiran nya kacau.
"gue ingetin aja vin jangan sampe lo menyesal" ucap bram. ia melihat tingkah kevin yang sangat aneh dan dugaannya pun benar kalau naya sedang berbadan dua.
setelah selesai sepertinya gatal kevin tidak berhenti sehingga menimbulkan merah - merah dikulitnya
" do tolong....gue..." dengan susah payah Kevin berbicara karna gatal yang di tubuhnya semakin menyerang belum lagi muntah.
" hoek,,, hoeekkk,,, hoek,,,,"
muntah Kevin dengan gatal di tubuhnya, sungguh kevin tidak kuat dengan kondisi ini,
"astaga apa yang gue bilang lo makin nyusahin vin" maki Edo yang melihat kondisi Kevin tak berdaya
"ttt,,,oo,olooong,,, g,,u,ee, gaa,,,,k sa,,ngg,uuuup" ucap Kevin terbata - bata setelah itu kevin tak sadarkan diri.
"ya ampun vin ,,, vin,,vun" ucap Edo sambil menepuk muka kevin....
"gue harus apa astaga" ucap Edo yang kebingungan setelah mendapat ide akhirnya ia menelpon tante rania.
"hallo tante " ucap bram saat panggilan sudah tersambung..
"anu tan...aa... ituuu" ucap terbata Edo karna takut dimarahi
"duh kok gue gugup njir, gue ga mau kena marah tante astaga" ucap batin Edo.
" itu te kevin pingsan dikantor " dengan satu tarikan nafas
" astagfirullah, gimana keadaan nya sekarang vin? " panik mama kevin di seberang sana.
"masih pingsan te" ucap edo.
" yaudah tante kesana " ucap mama kevin langsung mematikan handphone.
"ga mama ga anak sama sama aja suka tutup telpon mendadak" gumam Edo
"nih anak juga kenapa jadi aneh, heran gue kayak orang ngidam, atau jangan - jangan naya hamil ya, gue harus cari tau kebenarannya gue ga mau kevin kaya dulu yang sia - siain berlian demi seorang sampah" ucap Edo.
"mending buat gue aja kalo lo ga mau" canda edo, jujur edo penasaran bagaimana dengan naya - naya itu karna ia belum pernah ketemu sama sekali.
...***...
__ADS_1
tidak lama kemudian mamanya kevin datang dengan panik.
"ya ampun kevin, kamu kenapa sayang" teriak mama kevin sambil menangis melihat kondisi kwvin yang merah - merah disekujur tubuh.
" ini tadi tann... anu..."
"anu apa do"
" tadi kevin kepengen makan lobster , terus minta beli in sama edo awalnya edo nolak tapi kevin mengancam " jelas edo dengan menunduk tak berani menatap rania.
"ya ampun kevin kenapa kamu ini nak, udah tau alergi kalau gini kan mama yang susah " ucap rania.
"kwvin hari ini aneh banget tante kayak orang mengidam trus muntah - muntah, apa naya ham...i..." ucap edo yang keceplosan.
"aduh tante Edo ga bermaksud" sambung Edo merasa tidak enak hati dengan tante rania.
deg
apa bener aish hamil ? ini ga bisa di dibiarkan, aku ga sudi punya cucu dari seorang kampungan batin rania dengan raut wajah kesal, tidak mau terjadi apa terhadap anaknya ia segera membawa anaknya pulang ke rumah.
"yaudah kamu bantu tante bawa kevin ke mobil " ucap rania dan edo mengangguk kemudian kevin pulang ke rumah
setelah pulang kondisi kevin makin parah dengan rekomendasi dokter kevin dibawa ke rumah sakit ...
.................
gimana cerita selanjutnya
tungguin ya
insyaallah author balakan rajin up nya hehe🌹🌹
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi 😂😂😂🌹🍁
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki 🤗🤗🤗
thank you buat yang udah baca
next bakalan up
__ADS_1