
happy reading....
Kevin yang sedang memimpin rapat pun langsung mendapat kabar bahwa mamanya tak sadarkan diri di dalam kamar, lalu dengan segera kevin langsung memintah Edo untuk mengambil Ahli Rapat tersebut.
Dengan Kecepatan tinggi kevin mengendari mobil karna pikirannya terbayang - bayang oleh mamanya yang tak sadarkan diri.
Tak butuh waktu lama akhirnya Kevin sampai di rumahnya dan langsung membawa mamanya ke rumah sakit.
"sa kita bawa mama ke rumah sakit sekarang kakak ga mau mama kenap - napa" ujar kevin yang langsung menggendong mamanya menuju mobil di teras rumah.
Keysa hanya mengangguk
"kak tunggu sebentar keyro" ujar keysa yang teringat kepada keyro di kamar sendirian.
"cepat" jawab Kevin.
"iya kak" balas keysa lalu pergi ke kamar keyro dan menggendongnya kemudian mengajaknya untuk Ikut karna tak ada yang jagain keyro sama sekali.
Di perjalanan menuju rumah sakit tiba - tiba keyro berkata kepada keysa " aunty Oma kenapa" ujarnya.
"Oma lagi sakit boy, kamu bantuin doa ya semoga oma cepat sembuh" ujar keysa.
Kevin hanya mendengarkan saja percakapan mereka tanpa ikut dalam percakapan tersebut.
Setelah sampai di rumah sakit kevin langsung masuk membawa mamanya.
"Dokter dokter" teriak Kevin lalu dengan sigap perawat yang bertugas di sana membantu kevin karna dia tau dengan siapa dia berhadapan.
"aunty keyro akut" ujar keyro ketakutan mendengar teriakan Kevin.
"ga sayang, papa ga marah ,papa cuman panik aja" ujar keysa.
Dengan segala bujuk akhirnya keyro mau berdekatan dengan kevin, sudah lama dirinya tak berkontak secara langsung dengan papanya.
Setelah Mamanya di bawa ke ruangan IGD dan kevin hanya bisa menunggu di depan ruangan tanpa mendampingi mamanya.
tiba - tiba keyro mendekat ke arah kevin dan memegang tangan papanya.
"papa" panggil Keyro seakan panggilan tersebut menyiratkan kerinduan terdalam dari sosok anak terhadap Ayahnya.
deg
dengan spontan kevin langsung menoleh ke arah Keyro, pandangan langsung bertemu dengan mata munggil yang tersirat kerinduan.
"yampun nak maafin papa " batin kevin sedih melihat tatapan keyro.
"papa keylo minta maaf" ujar keyro kemudian menunduk.
Kevin yang tidak tegah melihat keyro seperti itu dengan jiwa seorang ayah kevin langsung memeluk anaknya.
"kamu ga salah nak, papa yang salah" ujar Kevin memeluk keyro.
"hiks...hiks..hiks" tangis keyro dipelukan Kevin.
"maafin papa nak, papa udah ngabain kamu selama ini" ujar Kevin merasa bersalah kepada keyro akan dirinya beberapa bulan ini,
Kini ia sadar keyro tidak salah tapi orang tua nya yang salah, dirinya merasa bersalah karna mengabaikan anak sekecil keyro yang sudah ia rawat sedari kecil.
__ADS_1
"papa ga salah keylo aja yang nakal, keylo bandel makanya papa malah" ujarnya.
"ga nak" ujar Kevin.
keysa yang melihat itu pun bahagia kini kakak nya sadar ternyata apa yang dia lakukan selama ini salah, keyro tidak salah yang salah itu orang tua, sebagaimana carissa yang telah menipunya selama ini.
"udah dong nangis, aunty ikut sedih nih" ujar keysa menimbrung suasana haru tersebut.
"jangan aunty ken da mau aunty sedih" jawab Keyro.
"sini aunty peluk kamu gemes banget sih" ujar keysa dan langsung memeluk keyro.
tak lama kemudian pintu ruangan terbuka dan dokter pun langsung menghampiri keluarga pasien.
"dok bagaimana dengan mama saya" ujar kevin yang tiba - tiba.
"Keadaan nyonya saat ini tidak stabil tuan dan tekanan darahnya sedang tinggi saya sarankan agar nyonya untuk menginap di rumah sakit agar mendapatkan penanganan yang insentif" jelas Dokter.
"ya dok saya mohon agar mama saya di rawat dengan baik " ujar keysa.
"baiklah kalau begitu saya pamit tuan dan nyonya muda" ujar dokter lalu meninggalkan mereka di depan ruang IGD.
tak lama dokter pergi perawat pun keluar dengan memindahkan rania ke ruangan VIP khusus Keluarga Atmaja.
setelah berada di dalam ruang khusus kevin duduk sembari menunggu mamanya untuk sadar.
keysa merasa bosan lalu dengan inisiatif iya pamit kepada kevin untuk sedikit melihat pemandangan di rumah sakit keluarganya atau biasa ada taman khusus di rumah sakit ini.
"kak sasa keluar sebentar ya" ujar keysa kepada Kevin.
"kemana" ujar kevin.
"yaudah kamu hati - hati," ujar kevin. keysa dan keyro pun akhirnya pergi meninggalkan kevin di ruang inap mama nya sendiri.
Setelah ke pergian Keysa kevin mendekat ke arah mamanya dan mencium tangan rania.
"ma, maaafin kevin ma" ujar kevin.
"kevin sibuk tanpa memerhatikan kondisi mama" sambungnya..
"kevin janji ma kevin akan lebih peduli dengan mama, kwvin ga mau liat mama sakit seperti ini, kevin udah berusaha ma cari anak dan istri kenzho ma tapi belum ada hasil" keluh kevin.
beban yang selama ini ia pikul hanya beban pikiran bagaimana kondisi naya bagaimana dengan kehidupannya...
Kevin sudah menyewa orang untuk mencari Naya namun tak ada hasil bahkan dirinya kadang ingin menyerah namun ia harus ingat bagaimana perjuangan Naya selama ini...
Kevin terbayang - bayang bagaimana perjuangan naya melahirkan Kenzho dan ironisnya itu tanpa bantuan siapa pun, Saat dirinya melihat CCTV yang selama ini ia pasang dengan tersembunyi menimbulkan perasaan yang sakit saat melihat bagaimana kehidupan naya di dalam rumahnya.
Memperlakukan naya layaknya seperti seorang pembantu bahkan disaat masa kehamilannya pun naya tetap diperlakukan dengan kasar oleh kevin..
setiap malam mengeluh kesakitan, bayangkan seorang ibu hamil besar tidur tanpa alas kasur dan itu yang naya rasakan namun naya tak pernah mengeluh dengan seseorang cukup dia pendam dengan sendirinya.
Kevin yang melihat itu semua pun hancur seketika dirinya bahkan sampau masuk rumah sakit karna selalu menyiksa dirinya sendiri...
tiba - tiba lamunan kevin terbuyar saat mendengar....
"huh huh huh" suara rania yang kejang- kejang...
__ADS_1
"ma" panggil kevin saat melihat mama nya kejang - kejang kemudian langsung menekan tombol darurat.
"ma, mama ini kevin ma" ujar kevin namun mamanya masih tetap kejang kejang.
"Dokter" teriak kevin tak lama dokter datang dengan buru - buru langsung menangani Rania yang kejang - kejang...
" dok mama saya kenapa" ujar kevin.
"sebentar tuan kami akan memeriksa nyonya tuan" ujar dokter lalu dengan cepat dokter menanganinya dengan alat detak jantung (maafin author ga tau namanya)
"yaallah selamatkan mama saya" doa kevin
"alhamdullilah tuan masa kritis nyonya telah selesai, sebentar lagi nyonya akan sadar" ujar dokter kemudian kevin berterima kasih dan lalu pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"kalau begitu saya pamit kembali bekerja tuan" pamit dokter kevin hanya berdehem saja.
"hmmm"
Kevin mendekat ke arah brankar mama nya dan duduk di sebelah kasur rania.
"ma jangan buat kevin khawatir, kevin ga tau ma apa yang terjadi sama kevin kalau mama ga ada" lirih kevin...
Setelah beberapa jam akhirnya rania sadar dari masa kritisnya.
"oma" panggil keyro saat melihat rania membuka mata.
"aunty oma cadal" ujar keyro heboh di atas sofabed.
"mama" panggil keysa dan langsung memeluk mamanya.
"ma jangan tinggalin keysa" ujar keysa.
namun tak ada respon sama sekali dari mamanya.
"ma" panggil kevin
"eeghh eh" suara rania yang seakan tak jelas.
melihat keanehan tersebut keysa segera memanggil dokter untuk memeriksa mamanya.
"dok ada apa dengan mama saya" ujar keysa.
"sepertinya nyonya besar mengalami struk tuan, coba nyonya ikutin kata kata saya, Saya mau sembuh" namun tak ada suara yang dikeluarkan oleh Rania.
"benar tuan nyonya besar mengalami stroke" jelas dokter.
"dok tolong sembuhkan mama saya" ujar kevin
"ya tuan, kami akan semaksimal membantu penyembuhan nyonya besar" ujar dokter.
"ya tuhan cobaan apa lagi ini, apa hamba bisa melewatinya" batin kevin seakan tak sanggup menerima kenyataan...
****
Thank you author akan up lebih rajin nantinya ya teman - teman
maaf kalau jarang up sekarang tapi nanti author usahain rajin up...
__ADS_1
seee you
thanks you yang udah baca