
ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA π€
INI CERITA BARU AUTHOR HEHE
JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW
MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA
AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE
AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA.....
JANGAN LUPA VOTE YA GENGSπ
YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE
γ
πΉπ»HAPPY READING π»πΉ
γ
Saat semuanya sudah di hidangkan ia melihat Kevin dan mamanya turun lalu duduk di meja makan.
"hei kau" tunjuk rania saat melihat naya.
"awas aja kalau kamu meracuni kami, aku tidak segan membunuh anak harammu itu" ucap rania dengan sinis.
"tidak nya" jawab naya.
"kau tinggal disini itu ga gratis, kau harus bayar dengan tenaga mu, oh iya kau boleh makan bekas sisa makanan kami, MANGERTI TIDAK!!!" ujar rania melihat naya dengan kebencian yang berkobar.
"pergi" ucap kevin muak melihat wajah naya yang sok polos. lalu naya pergi dengan berlinang air mata menuju dapur tanpa mereka sadari.
"yaallah apakah hamba kuat menjalani ini semua, hamba diperlakukan lebih hina dari sebuah binatang hamba mohon ya allah sabar kan hamba, kuat kan hamba dan anak hamba ya allah" batin naya teriris karna anak nya harus merasakan penderitaan ini.
γ
γ
*** di meja makan***
"ma nanti kevin mau ke tempat calisa" ujar kevin saat sedang menyantap makanan.
"iya sayang, kamu jangan kecapekan ya masalah kantor sudah mama serahkan sama Edo" jawab rania lalu kevin mengangguk.
"rupanya masakan buatan dia enak juga" batin kevin yang sedari tadi menambah porsi makannya.
"loh vin kamu kok nambah terus?" tanya rania melihat aneh terhadap kevin karna tidak biasanya kevin menambah seperti ini.
__ADS_1
"ga papa ma, biar makanan nya habis aja, ntar kita sisain sedikit buat dia" alibi kevin.
"oh iya yaudah makan yang banyak, kita harus siksa tu wanita sialan" ucap Rania tersenyum licik.
"jangan kamu kira akan menjadi nyonya, kau akan ku siksa haha" batin rania tersenyum licik.
γ
setelah selesai makan akhirnya kevin dan rania pergi meninggalkan sisa makan seperti kucing di meja makan, rania yang pergi ke kamar sedang kevin pergi menemui calisa.
Naya yang melihat itu seolah tak percaya melihat apa yang di depannya "sungguh mas kamu tega kamu udah bukan lagi nyiksa diriku tapi anakmu juga hiks,,,hiks,,,hiks" lirih naya sendu melihat apa yang di depannya.
γ
Naya lalu membereskan makanan tersebut dan mengumpulkan menjadi satu lalu ia makan di dapur dengan terurai air mata, sungguh kevin tega terhadap naya yang sedang hamil.
tidak kah kevin kesian terhadap anak naya bahkan sekarang tubuh naya semakin kurus seakan kurang gizi namun semua orang tak pernah perdulikannya.
setelah selesai naya kembali ke kamarnya ia memikirkan bagaimana ia pulang untuk mengambil bajunya dan pamit sama ibu kontrakan.
memikirkan itu semua membuat dia pusing lalu keluar dari kamarnya dan melihat halaman di depan gudang ada banyak bunga namun sepertinya tidak terurus, dengan inisiatif ia lalu membersikan taman itu dengan senyum yang indah seakan naya lupa akan masalah yang ia hadapi.
lihatlah setelah beberapa jam menghabiskan waktu di taman sekarang taman itu sudah tertata rapi hingga yang orang yang melihat itu akan senang melihatnya.
dirumah ini hanya ada naya, rania dan kevin lalu ada satu lagi tukang kebun namun ia selalu pulang tiap hari jadi naya merasa kesepian selalu menghampirinya namun sekarang ia tidak khawatir karna beberapa bulan lagi anaknya akan lahir kedunia ini.
γ
γ
saat aku mencicipi makanannya memang terasa enak sekali entah kenapa nafsu makannya banyak, kevin sendiri heran akan perubahan drastis itu. dia menghabiskan makanan tersebut tanpa memikirkan naya yang kelaparan.
setelah selasai makan aku langsung pergi ke apartemen calisa rasanya aku sudah rindu dengannya ( entah lah kapan kevin sadar ~ author)
sesampai di apartemen calisa ia masuk dan tidak melihat calisa sama sekali.
"sayang kamu dimana" teriak kevin
"sayang " panggil kevin namun tidak ada sahutan lalu ia menuju kamar mandi.
"sayang kamu ada di dalam kah?"tanya kevin
"iya sebentar" ucap calisa di dalam kamar mandi.
*kamar nandi*
calisa mendengar teriakan kevin dengan segera ia memakai korset di perutnya.
"ahh sial" kesal calisa. perutnya serasa tidak nyaman karna dipaksa memakai korset sedikit sakit dengan kesal calisa langsung menekan perutnya.
__ADS_1
walaupun umur kandungan calisa sudah memasuki usia satu bulan entah kenapa perutnya sedikit buncit entah lah dia belum memeriksa kan kehamilannya.
"sayang kamu kenapa lama sekali" teriak kevin dari luar.
"sebentar" jawab calisa lalu keluar dengan senyum mengembang.
"sayang aku pengen jalan - jalab sama kamu" ucap calisa memeluk kevin lalu membalasnya dengan kasih sayang.
"yaudah kamu siap - siap gih" ucap kevin lalu mereka berdua menghabiskan waktunya berdua seharian seperti menemani calisa berbelanja semua keperluannya.
γ
γ
pukul 10 malam kevin baru pulang lalu masuk ke rumah rania yang melihat itu pun menghampiri kevin.
"dari mana ?" ucap rania.
"dari jalan - jalan ma sama calisa " jawab kevin.
"yaudah kevin ke atas mau tidur dulu" sambung kevin lalu pergi meninggalkan mamanya yang sendiri.
"yaudah deh aku tidur aja, besok kita akan bersenang senang " gumam rania sambil menuju kamarnya.
rumah besar nan mewah itu sepi sekali ingin rasanya rania mempunyai cucu namun ia tidak mau cucu dari naya kampungan itu yang tidak sederajat sama dirinya.
γ
γ
..........
gimana cerita selanjutnya
tungguin ya
insyaallah author bakalan rajin up nya heheπΉπΉ
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ππππΉπ
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki π€π€π€
thank you buat yang udah baca
next bakalan up
__ADS_1