
...πAssalamualaikum π...
...maaf ya kalau part nya hanya sedikit ππ...
... π...
...owh iya makasih ya atas masukan kalian π€π...
...jangan lupa jaga kesehatan π...
...follow ig author ya :Kyanawijaya...
...terima kasih jangan lupa tinggalkan jejak β€οΈβ€οΈβ€οΈ...
...happy readingπ...
sebulan sudah berlalu yang artinya umur keyro dan kenzho sudah 1 bulan, kini keyro tumbuh dengan sehat dan pintar walaupun tanpa kasih sayang seorang ibu, keyro hanya mempunyai Seorang ayah dan seorang Oma yang begitu menyayanginya.
lain hal dengan Kenzho dia tumbuh menjadi sosok bayi mungil yang begitu menggemaskan, Kini Naya harus menjadi orang tua tunggal yang berperan sebagai ayah maupun seorang ibu.
menjadi orang tua tunggal pun harus siap mencari nafkah untuk anaknya jangan sampai anaknya kelaparan.
Naya sudah tidak bekerja lagi di warung bu sari, mengingat sekarang dia sudah mempunyai kenzho yang belum bisa di bawa kemana - mana dan naya juga harus menjaga Keyro.
Kevin menyuruh Naya untuk menjaga keyro juga karna keyro tidak mudah untuk bersama orang asing, sudah beberapa kali Kevin mencari babysister namun tak ada satupun yang cocok untuk keyro yang rewel bersama orang asing.
Naya yang melihat itupun tidak tega dengan terpaksa ia menjaga bayi 2 sekaligus. Naya mengingat bagaimana kevin merintahkan dirinya untuk merawat keyro.
*flsbck on*
"oek oek oek"
suara tangis tak berhenti membuat seorang pemuda tersebut panik, bagaimana tidak panik anaknya tak berhenti menangis.
bahkan sudah beberapa babysister yang akan merawat anaknya pun tak juga mempan hingga akhirnya dengan naluri seorang ibu naya mendekat..
"tua izin kan saya menggendong keyro, mungkin saja keyro tidak rewel lagi" ucap naya pelan. kevin mengangguk
"sini" ucap naya lalu kevin memberikan keyro.
lalu keyro diam seketika.
"alhamdullilah" ujar kevin dengan pelan.
"kamu kenapa rewel sekali nak" ucap naya dengan pelan sambil mengusap rambut keyro.
"kasih keyro in, dia belum meminumnya sedari tadi" ujar kevin memberikan Dot susu kepada Naya.
"iya tuan" jawab Naya menimang - nimang Keyro.
"dia perhatian sekali dengan anakku, padahal aku sudah jahat sama dia" batin Kevin.
setelah berapa lama kemudian akhirnya keyro tertidur di gendongan naya.
"tuan keyro nya sudah tertidur" ucap Naya.
"mmm"
"kau tidurkan saja keyro di tempatnya" sambung kevin, setelah selesai akhirnya naya pamit dari kamar keyro.
"tuan saya permisi ke kamar takut anak saya menangis" pamit naya dengan menekan kata anak saya.
deg
"perasaan apa ini, kenapa rasa nya sakit saat dia bicar seperti itu" batin kevin.
"sebentar" cegah kevin saat naya sudah berada diambang pintu.
"kenapa tuan?" tanya naya menoleh ke arah kevin.
"kau tak perlu lagi bekerja di luar" ucap kevin dingin.
"tapi tuan,,," ujar naya.
"tak ada tapi - tapian" ucap kevin.
"tuan tolong jangan larang saya untuk bekerja, saya mohon tuan hiks...hiks...hiks, saya janji akan bekerja semaksimalnya di rumah ini tapi jangan suruh saya berhenti hiks...
bagaimana saya harus membiayai kebutuhan anak saya dia masih butuh susu formula tuan, saya mohon....hiks...hiks..." ucap naya berkaca - kaca.
"bukan saya meminta belas kasihan mu tuan tapi anak saya butuh susu, saya tidak tega memberinya air putih saja hiks..terlebih saya masih punya hutang...." sambungnya dengan terisak pedih mengingat bagaimana Asi nya yang sedikit keluar namun naya tak punya susu formula hingga dengan menutup mata naya memberi Air putih kala itu.
"semenderita itu kah " batin kevin bertanya - tanya apa yang di alami naya selama ini.
"gaji kamu berapa disana" tanya kevin namun masih dengan nada dingin.
"600.000 ribu tuan" ucap pelan Naya dengan terisak.
"apa 600 ribu!!" heran kevin di dalam benaknya.
"mmm" balas kevin.
"tak ada penolakan" sambung kevin dengan tegas.
Naya menghela nafas bagaimana dengan anaknya nanti jika ia tidak bekerja. Naya hanya berdoa semoga Asi nya lancar itulah yang di benak Naya saat ini.
"tuan memang tidak menganggap anak saya, tapi setidaknya tuan pikirkan bagaimana kondisi anak saya jika saya berhenti bekerja, saya permisi tuan" ucap naya lalu pamit ke luar ruangan.
__ADS_1
"tega kamu mas, aku akan bersabar sampai sabar itu sendiri tak mau lagi berdampingan denganku" batin Naya saat berjalan.
Kevin tidak memikirkan bagaimana kehidupan kenzho saat naya sudah tidak bekerja lagi jangankan untuk menganggap kenzho melihat pun Kevin tak pernah.
saat umur kenzho seminggu naya nekat membawa Kenzho bekerja di warung bu sari. Jujur naya tidak tega membawa anaknya namun tak ada yang menjaga kenzho saat naya bekerja.
diumur kenzho yang masih sangat balita harus merasakan ini semua, dimana balita seumuran dengannya harus mendapatkan kasih sayang orang tua secara utuh namun apalah daya kenzho yang tak pernah dianggap oleh ayah kandungnya sendiri.
Semenjak kejadian dimana kevin melarangnya untuk bekerja semenjak itulah juga iya ditugas kan merawat Keyro, Naya tak pernah pilih kasih terhadap keyro maupun kenzho baginya keyro sama seperti anak kandungnya sendiri.
Naya sudah memaafkan segala perbuatan Calisa kepadanya, bagi naya yang berlalu biarlah berlalu, dengan ikhlas naya memafkan Calisa bahkan saat ini naya tak pernah dendam.
Naya bertahan dirumah ini hanya untuk kenzho, naya tak mau anaknya merasakan apa yang naya rasakan dulu, dimana sejak kecil naya harus hidup mandiri tanpa sanak saudara, kekurangan kasih sayang orang tua terkadang membuat naya iri terhadap trman sebayanya.
Naya tidak mau anaknya mengalami hal yang sama terhadapnya, namun jika naya tak sanggup lagi untuk bertahan, naya akan keluar dari rumah kevin sejauh - jauh mungkin. anggaplah naya egois.
*flsbck off*
Tak ingin lama lama termenung akhirnya naya kembali beraktifitas seperti biasa, semua pekerjaan dirumah besar ini ia kerjakan sendiri tanpa bantuan siapapun dan terlihat pagi ini ia kerepotan.
Pagi - pagi ia harus membuatkan sarapan untuk kevin dan mamanya. setelah selesai naya langsung masuk ke kamar untuk melihat anaknya dan ternyata kenzho sudah bangun.
"udah bangun ya, uhh gantengnya bunda" bicara naya membuat kenzho tertawa.
"tumben adek udah bangun atau jangan jangan pipis ya" ucap naya saat memeriksa celana anaknya dan ternyata celana kenzho sudah basah.
"adek pinter banget sih ga nangis " gemes naya saat anaknya tidak rewel sehingga ia bisa tenang.
"anak bunda kita mandi dulu ya udah itu kita keluar " ucap naya lalu memandikan kenzho setelah selesai naya langsung menggendong kenzho ke luar kamar menuju dapur.
Tiba - tiba suara bel rumah berbunyi yang menandakan ada orang di depan rumahnya.
*Ting tung* ~ anggap aja suara bel kayak gitu ya author ga tau hehe.
"siapa ya yang datang jam segini" ucap naya bingung. lalu membukakan pintu dan ternyata seorang pemuda yang tingginya tak jauh dari suaminya.
"assalamualaikum " sapa naya saat pemuda itu melamun.
"Assalamualaikum" sapa naya lagi membuat pemuda tersebut kaget.
"ehh iya waalaikumsalam can ehh maksudnya naya" ucap pemuda tersebut dengan salah tingkah.
"maaf tuan sedang mencari siapa ya" ujar naya sopan.
"jangan panggil tuan naya" ucap pemudah tersebut.
"panggil jio saja karna kelihatan nya umur kita tidak jauh" ucap jio. ya pemuda tersebut adalah jio yang sengaja datang pagi pagi kerumah Kevin tanpa mengabari kevin terlebih dahulu.
"tapi " jawab naya yang ingij menolak menurutnya itu tidak sopan.
"ga ada bantahan" perintah Jio.
"oh iya kak mari masuk" ujar naya mempersilahkan jio masuk karna seingat naya jio pernah kerumah ini bersama kevin.
"oh iya nay kevin mana" ucap jio tak melihat Kevin di setiap ruang sudut.
"mungkin masih di kamar tuan, mau saya panggilkan" tawar naya kepada jio setelah mempersilahkan duduk di ruang tengah.
"oh ga usah biar saya tunggu aja" jawab jio lalu melihat anak yang ada di gendongan naya.
"nay kamu kapan lahiran nya ? " tanya jio seingat dirinya waktu itu naya masih dalam keadaan hamil.
"udah hampir sebulan tuan ehh maksudnya kak jio" jelas naya.
"boleh aku gendong anakmu" ucap jio yang ingin menggendong kenzho.
"tapi kak nanti dia pipis di baju kak jio" ujar naya yang tidak enak kalau kenzho tiba - tiba pipis di bajunya jio.
"gapapa sekali kali ya kan, sini nay" canda jio.
"tapi"
"ayolah nay bentaran aja ga lama" jawab jio yang melihat keraguan di mata naya.
"janju aku ga bakalan marah kalau emang anak mu pipis di gendonganku" ucap jio lalu naya memberikan kenzho ke jio.
"ya ampun nay anak lo gemesin banget" ucap jio yang terpana melihat wajah kenzho.
"gue kok pernah lihat ya ni wajah" batin jio yang merasa tak asing akan bentuk muka Kenzho.
"namanya siapa nih" ucap jio berbicara kepada kenzho.
"namanya kenzho kak" jawab naya seakan - akan tau.
"nama yang bagus" ujar jio.
Dari kejauhan kevin melihat keakraban antara jio dan naya, saat kevin ingin sarapan ia mendengar seperti ada tamu lalu langsung melihat dan ternyata ada jio yang sedang menggendong anak naya, hal tersebut membuat kevin heran bagaimana bisa jio kenal dengan naya.
"kok dia akrab begitu" batin kevin binggung.
"cihh rupanya dia mau cari mangsa lagi" ujar kevin dengan jesal lalu menghampiri mereka berdua yang sedang asik berbincang.
HEM HEMMMM
Dua orang tersebut kaget mendengar kevin yang memergok i mereka.
"ngapain lo kesini" ucap kevin dengan datar.
__ADS_1
"lagi pengen aja bro" jawab Jio seadanya.
"mmm" balas kevin.
"bro gue numpang sarapan ya" ucap jio yang tiba - tiba karna ia ingin merasakan masakan naya.
"miskin banget lo" jawab kevin datar.
"tuan saya pamit kebelakang dulu ya, kak sinu kenzhonya" pamit naya mengambil kenzho dari jio.
"cih kakak" ucap kevin dalam hati.
"iya nay ini, oh iya siapin sarapan ya gue mau sarapan disini" ujar jio yang seolah - olah tuan rumah.
"iya kak, tuan saya pamit" naya lalu pergi menyiapkan sarapan tambahan untuk Jio. lalu memanggil Rania untuk sarapan.
Tok...tok...tok.
"nyonya" panggil naya.
"nyonya" sambungnya lagi.
"ya sebentar" teriak rania dari dalam kamar.
"nyonya sarapannya sudah siap" ucap naya.
"ya" jawab rania singkat lalu naya pergi ke dapur lagi.
saat melewati meja makan tiba - tiba jio memanggilnya.
"nay sarapan" ucap Jio menghiraukan tatapan dingin kevin
"iya kak, saya nanti aja" jawab naya lalu pergi meninggalkan kevin dan jio.
saat naya sudah tak berada lagi di meja makan kevin yang kepo kenapa bisa naya akrab dengan jio pun bertanya.
"yo" panggil kevin.
"mmmm" jawab jio.
"lo kok bisa kenal dengan naya" tanya kevin dengan penasaran.
"ohh itu gue kenal dia di...." ucapan jio terpotong oleh rania yang datang.
"ehh ada nak jio, kapan jio kesini" ucap rania yang melihat jio di rumahnya jam segini.
"oh ini tante jio ada urusan dengan kevin"alibi jio yang tak ingin mamanya kevin tau alasan kenapa dia kesini.
"oalah yaudah lanjutin makannya" ucap rania yang ikut sarapan.
yang terjadi hanya keheningaj mengingat disinu ada rania daj tak mungkin kevin lanjut bertanya seperti tadi.
setelah semuanya selesai rania pamit keatas untuk menjenguk cucu kesayangnya.
"vin mama ke atas dulu mau liat keyro takutnya udah bangun" pamit rania setelah selesai makan.
"iya ma" jawab kevin.
"tante pamit ya jio"
"iya tan" ujar jio. setelah mendengar itu rania langsung keatas menemui keyro dikamarnya.
"gue mau ke kantor ada meeting pagi ini" ucap kevin dengan datar.
"yaudah pergi aja sono, gue juga mau pulang" ucap jio yang membuat kevin kesal.
"gue pamit bro thanks sarapannya" sambungnya lalu meninggalkan kevin yang masih di meja makan.
"kampret lo" teriak kevin dengan kesal akan tingkah sahabatnya.
hanya cengiran yang jio persembahkan kepada kevin.
Dengan perasaan kesal akhirnya kevin langsung pergi kekantor mengingat pagi ini ia ada meeting dengan kolega dari luar negeri.
walaupun mood nya tidak bagus tapi kevin tetap profesional terhadap pekerjaannya. dia akan konsisten dengan tugasnya walaupun dia adalah seorang CEO namun dalam tugas perasaan kevin bahkan seperti orang bodoh yang kehilangan akal.
Dia tak pernah memikirkan perasaan orang lain kecuali keluarga terdekatnya. Setiap hari ia jalani kehidupan bersama naya namun hanya sebatas majikan dan pembantu.
dia akan bertemu naya pagi atau tidak malam saat ia pulang kerja selain jam segitu ia jarang bertemu dengan naya, kevin hanya sepatah atau dua patah kata berbicara dengan naya itupun jarang.
setelah pulang dari kantor kevin langsung ke kamar keyro dan tidur disana untuk menghilangkan rasa capek nya dan setiap hari pula kejadian itu terulang - ulang.
............
...***jangan lupa follow ig : kyanawijaya...
...bakalan spoiler up di sana hehe...
...jangan lupa yaww***...
...πΉπΉ...
...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini,ππππΉπ...
...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...
...tulis aja di komentar nanti author perbaiki π€π€π€...
__ADS_1
...thank you buat yang udah baca...