
...ASSALAMUALAIKUM SEMUANYA π€...
...INI CERITA BARU AUTHOR HEHE...
...JANGAN BOSEN DENGAN CERITA AUTHOR YAWW...
...MOHON MAAF BILA ADA PENYAMPAIAN YANG KURANG BERKENAN ATAU MENYINGGUNG PERASAAN KALIAN SEMUA...
...AUTHOR GA BERMAKSUD KARNA INI HANYA CERITA FIKTI BELAKANG YA HEHE...
...AMBIL HIKMAH DAN POSITIF DARI CERITA YANG AUTHOR SAJIKAN YA........
...JANGAN LUPA VOTE YA GENGSπ...
...YANG MAU PROMOSI CERITA GA PAPA AUTHOR GA NGELARANG KALI AJA YANG BACA DI TEMPAT AUTHOR JUGA BACA DI TEMPAT KALIAN HEHE...
γ
...πΉπ»HAPPY READING π»πΉ...
γ
γ
****
dilain tempat ada seorang perempuan lagi membersikan tumpukan piring dengan penuh keringat, sungguh dia sangat semangat dari pagi ia berjalan menuju tempat kerja sampai sore ini ia masih semangat. perempuan tersebut adalah kanaya yang sedang bekerja, naya sangat bersemangat kerja mencari uang untuk anaknya.
naya sudah membulatkan tekat bila kesabarannya sudah tidak bisa ia pendam lagi ia akan pergi jauh dari keluarganya namun saat ini ia harus mengumpulin uang untuk persalinannya kelak. naya tahu kevin tidak sudi membiayai persalinannya.
jika bulan depan naya gajian naya akan membeli susu hamil untuk kandungannya sisanya ia tabung untuk jaga - jaga.
setelah semuanya selesai naya berpamitan dengan bu sari untuk pulang.
"bu naya pamit pulang ya" pamit naya dengan bu sari.
"iya nak hati - hati" jawab bu sari.
"iya bu, assalamualaikum" salam naya.
"waalaikumsalam" jawab bu sari.
γ
kemudian naya pulang berjalan kaki menuju rumah kevin, saat naya melawati taman komplek ia tidak sengaja melihat seorang anak berumur 4 tahun sedang bermain bola di taman bersama ayahnya sedangkan ibunya melihat dari kejauhan tingkah anak dan suaminya, perempuan itu sedang hamil besar tiba - tiba ibunya kesakitan lalu anak dan suaminya mendekat.
"mah mama kenapa" ucap anaknya.
"ga papa sayang adek abang sedang nendang aja" ujar sang ibu.
"kamu ga papa sayang" ucap sang suami yang mengelus kening istrinya.
"ga papa mas" ucap sang istri.
"auhhh" rintihan sang istri.
"sayang kamu kenapa" ucap sang suami lalu mendudukan sang istri ke kursi yang ada di taman.
"auuhhh mas, sakitttt" ucap sang istri kesakitan sambil memegang perut nya, perut itu seakan ingin jatuh dari perut.
__ADS_1
"papa mama kenapa hiks,,,hikss" ucap sang anak yang menangis melihat ibunya kesakitan.
"ga papa boy," jawab sang papa tak lama kemudian....
"mas,,auhhh,,, air ketubanku sudah pecah mas" ucap sang istri saat meraba pahanya sudah banjir dengan air lendir.
"boy mamamu akan melahirkan cepat kemobil nak" perintah sang papa.
"sabar ma, ayo kita ke rumah sakit" ucap sang suami yang langsung menggendong sang istri masuk ke dalam mobil..
γ
melihat itu semua naya berpikir apakah kelak saat ia melahirkan suaminya mau menemaninya...
"bunda berharap nak, saat bunda melahirkan nanti ayahmu mau menemani bunda lalu mengazan kan kamu nak, tapi itu tidak mungkin nak, bundamu ini hanyalah pembantu" lirih naya berkaca - kaca sambil mengelus perutnya.
hari semakin sore sepertinya cuaca akan turun hujan dengan cepat naya pulang ke rumah sesampai dirumah naya langsung segera kedapur untuk menyediakan makan malam karna sebentar lagi waktunya makan malam.
setelah semuanya selesai naya kembali ke kamar untuk membersikan tubuhnya kemudian sholat magrib, lalu kembali kedapur untuk melihat apakah semua orang sudah memakan masakannya atau belum.
saat di dapur ia tidak melihat siapapun lalu memanggil rania untuk makan malam.
γ
TOK,,,TOK,,,TOK,,
"nyonya makan malamnya sudah selesai" ucap naya saat pintu itu sudah terbuka.
"panggilkan kevin untuk makan malam bersama" jawab rania dengan dingin kemudian rania langsung menutup kembali pintu itu dengan kencang.
BRAKK
"astagfirullah" ucap naya sambil mengelus dadanya.
TOK,,,Tok,,, Tok,,,
namun tidak ada jawaban ingin sekali naya membuka pintu itu namun ia takut akan dimarahi, lalu naya mencoba sekali lagi...
TOK,,TOK,,,TOKK,
"iya sebentar" teriak seseorang dari dalam kamar.
saat pintu terbuka munculah seseorang wanita cantik yang keluar dari kamar kevin, rania tidak kaget lagi karna ia sudah menduga itu.
"nyonya makan malamnya sudah selesai, kata nyonya besar, nyonya dan tuan ditunggu di meja" ucap naya.
"ya" jawab calisa cuek dan memanjang naya dengan tatapan menjijikan.
setelah itu naya langsung kedapur takut sewaktu waktu dipanggil saat makan.
saat semuanya makan dengan tenang tiba - tiba calisa meminta naya membuatkannya jus alpukat.
"naya" ucap calisa lalu menghampiri mereka yang lagi makan malam.
"iya nya"
" tolong buatkan saya jus alpukat" ucap calisa, ya calisa sengaja menyuruh naya untuk melihat kemesraannya dengan kevin.
calisa sudah tau bahwa naya istri sirinya kevin karna dibalik semua itu, itu rencananya.
__ADS_1
saat ini calisa dan kevin sedang bermesraan di depan mamanya.
"mas sini aku suapin" ucap calisa lalu menyuapi kevin dengan telaten.
"iya sayang" balas kevin.
"kevin mulai tuh manjanya" cibir rania.
"bang kalau mau mesra jangan disini dong" ucap keysa kesal melihat tingkah kevin dan calisa.
"sirik aja lu" jawab kevin.
"lagi dong sayang" ucap kevin.
"mas udah malu loh" jawab calisa tiba - tiba naya datang menghampiri dengan membawa jus alpukat. sebenarnya naya sudah dari tadi namun ia enggan mengganggu kemesraan keluarga ini.
"ini nya" ucap naya.
"ya terima kasih" ucap manis calisa di depan orang banyak.
saat ia mau pergi ke belakang keysa berkata " mba naya makan sini aja mba" ujar keysa.
"keysa apa - apa an kamu ini!!!" marah rania yang tak senang mendengar ucapan keysa.
"ya gapapa ma, kasian mba naya makan di belakang" ucap keysa yang menjelaskan niat baiknya.
"ga sudi saya!!!" ucap rania.
"ngga usah non, saya langsung kebelakang aja ya, maaf menganggu" ucap naya lalu kembali kedapur.
"untung sadar diri, saya ga sudi satu meja sama pembantu" ucap rania lalu melanjutkan makan.
melihat itu semua calisa tersenyum tanpa seseorang pun tahu " pertunjukan ini belum seberapa" batin calisa.
walaupun naya sudah pergi namun dia masih mendengar perkataan rania yang sangat pedas itu, tapi naya tidak ambil hati karna sudah terbiasa dicibir seperti itu.
lama menunggu mereka selesai makan akhirnya naya memakan makanan sisa dari mereka seperti sekarang rania dengan sengaja membuat makanan itu seperti nasi kucing agar naya memakannya. dengan senyum naya masih memakannya tanpa komentar apapun baginya disisain saja naya bersyukur setidaknya naya masih bisa makan untuk malam ini.
setelah semua pekerjaan nya selesai naya langsung tidur di kamarnya dengan beralaskan karpet dan satu kain yang dijadikannya selimut.
γ
γ
...
menurut kalian pantas ga sih naya mempertahankan kevin?
tungguin ya cerita selanjutnya kita lihat endingnya sad or happy ending ?
insyaallah author bakalan rajin up nya heheπΉπΉ
makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi ππππΉπ
oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,
kalau ada kesalahan author minta maaf ya
tulis aja di komentar nanti author perbaiki π€π€π€
__ADS_1
thank you buat yang udah baca
next bakalan up