JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 39


__ADS_3

...👋Assalamualaikum 👋...


...maaf ya kalau part nya hanya sedikit 📖📒...


...author lagi banyak deadline tugas 🙏...


...owh iya makasih ya atas masukan kalian 🤗😘...


...jangan lupa jaga kesehatan 😁...


...follow ig author ya :Kyanawijaya...


...terima kasih jangan lupa tinggalkan jejak ❤️❤️❤️...


...happy reading📖...


kevin tidak memberi kabar kepada siapa pun akan kepulangannya ini, dia akan membuat kejutan untuk mamanya. sesampai di rumah kevin langsung ke kamar atas untuk melihat anaknya dan saat di depan kamar ia membuka pelan - pelan pintu kamar. dan ternyata ada seseorang.....


Deg


"Naya" kaget Kevin melihat Naya sedang mengendong keyro namun tatapannya tertuju pada perut naya yang sudah tidak buncit lagi...


"kapan dia melahirkan" batin kevin kaget, mama nya tidak mengabari kalau naya melahirkan.


"iya tuan maaf saya lancang masuk ke kamar keyro, tadi saya dengar keyro menangis namun tidak ada siapa - siapa" jelas naya, saat tak sengaja melewati kamar keyro.


"kemana babysisternya" tanya kevin datar.


"tidak tau tuan pagi ini saya belum bertemu" jawab Naya.


"mmm" hanya deheman kevin yang terdengar di telinga naya.


"kaluar kamu sekarang saya mau mengendong anak saya" ucap kevin dingin.


"mas, apa kamu tidak bertanya tentang anak kita mas, apa kamu tidak mau melihatnya, dia juga anak kamu mas" batin naya menangis akan ucapan kevin.


"iya tuan" jawab naya lalu keluar dari kamar keyro menuju dapur untuk mempersiapkan makan siang.


setelah naya keluar kevin mulai mengendong Keyro, sudah satu minggu ia tidak bertemu dengan anaknya...


"hallo boy" panggil kevin lalu mencium pipi keyro.


"kamu kangen gak sama papa, maafin papa ya yang udah ninggalin kamu boy" ucap kevin mengendong keyro..


"oek,,,oek,,,oek,,"


"utututu sayang, kamu kangen ya" ucap kevin yang sudah lama tak mendengar tangisan keyro.


"oek,,,oek,,,oek,,,"


"kamu haus ya?, yaudah kita ke tempat oma dulu ya" ucap kevin lalu turun ke bawah menuju kamar rania namun saat melewati Dapur, kevin melihat Naya yang sedang menyiapkan makan siang sambil menahan perut...


"kapan dia melahirkan dan dimana anaknya" tanya kevin yang kepo lalu menuju kamar rania.


Tok,,tok,,tok


"ma" panggil kevin mengetuk pintu kamar rania.


"ma" panggil kevin lagi.


"iya sebentar" jawab rania lalu membukakan pintu..


"kevin sayang, kapan kamu pulang nak, kamu jangan tinggalin mama lagi" peluk rania melihat kevin sudah kembali.

__ADS_1


"iya ma, kevin ga akan ninggalin mama lagi, maafin kevin ma kevin cuman mau nenangin diri dulu" jelas kevin merasa bersala telah meninggalkan mamanya saat keluarga masih dalam duka.


"iya sayang" jawab rania yang mengerti kondisi anaknya.


"oek,,,oek,,oek,,," tangis keyro kembali..


"cucu oma kenapa sayang, papa udah pulang loh" ucap rania mengelus rambut keyro.


"ga tau ma kemungkinan keyro haus" jawab kevin seadaanya.


"yaudah mama suruh naya buatkan susu sebentar" ucap rania lalu memanggil naya untuk membuatkan susu keyro.


"Naya!!!" teriak rania.


"iya nya" ucap naya yang langsung menghampiri nyonya besar.


"buatkan keyro susu, cepat!" perintah rania lalu membuatkan susu formula untuk keyro setelah selesai naya lalu menghantarkan susu keyro.


"ini nya" ucap naya tak ada respon sama sekali akhirnya naya pergi melanjutkan tugasnya.


"masuk aja dulu vin" ucap rania sepertinya kevin ingin membicarakan sesuatu.


"iya ma" jawab kevin lalu masuk ke kamar rania.


"oek...oek..oek"


tangis keyro kembali lalu dengan cepat rania mengendong Keyro lalu memberi susu formula.


setelah tenang akhirnya kevin memberanikan diri bertanya kepada Rania.


"ma kenapa mama tidak mengabari kalau naya melahirkan" ucap kevin.


"mama aja baru tahu pagi tadi" jawab rania cuek.


"terus dia melahirkan dimana ma" sambung kevin yang kepo.


"katanya sih di kamar, emang kenapa" jawab rania sewot.


"gpp" ucap kevin.


"kenapa dia tidak melahirkan di rumah sakit ya, kok bisa langsung sehat begitu" batin kevin bingung


"yaudah ma kevin mau istirahat dulu, kevin titip keyro sebentar ya" ucap kevin lalu pergi meninggalkan kamar rania.


*dikamar kevin*


sesampai dikamar kevin langsung membersikan tubuh, setelah beberapa menit akhirnya kevin selesai dan langsung merebahkan diri..


"kok mama ga tau dia udah melahirkan,"


"apa anak nya selamat?"


"kenapa wanita itu ga minta tanggung jawab sama simpanannya ya, apa jangan - jangan ia mau rebut harta gue?"


"gue ga akan tinggal diam wanita ******"


"aish kenapa gue kepikiran dia terus sih"


"gue cuman kasihan aja sama dia mungkin"


"apa jadinya ya anak haramnya itu, guw ga sudi ngakuin sebagai anak gue" ucap edo dengan mengepal kedua tangan.


lamun kevin yang memikirkan naya namun tak lama kemudian handphone nya berbunyi...

__ADS_1


Drett,,,dreet,,,dreettt


"ahhh sial siapa lagi sih" gumam kevin kesal saat dirinya ingin istirahat namun diganggu.


"Edo" ucap kevin lalu menekan tombol hijau dan akhirnya terhubungm..


"apaan sih lo ganggu gue" ucap kevin kesal


"cih, ganggu lo bilang hey bro lo udah satu minggu buat gue menderita broo" jawab Edo kesal di seberang sana.


"mmm"


"keluar yok nongki, udah lama ga keluar, gue mau refreshing diri, sumpek gue gak di kantor di rumah yang gue temuin berkas lo doang" dumel edo di seberang sana.


"males " jawab kevin yang tidak mau pergi - pergi.


"ga ada bantahan vin, kali ini ngertiin gue ya, rasanya kepala ku ini ingin pecah, gue butuh hiburan please ya " Dramatis edo di buat sesedih mungkin.


"Drama banget sih lo" jawab kevin.


"udah lama bro kita ga ngafe, btw si curut udah pulang tuh dari amerika" ucap Edo tiba - tiba.


"serius si curut udah di indonesia" tanya balik kevin.


"iya, ntar gue ajak dia, udah lama ga kumpul bertiga bareng" ujar edo yang kangen akan kebersamaan mereka bertiga. mereka bertiga itu sudah dari SMP menjalin persahabatan sampai ia tamat SMA.


mereka berpisah dikarenakan Menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi, Edo dan Kevin di indonesia sedang si curut kuliah dk amerika. jangan tanya seberapa besar erat jalinan persahabatan mereka.


"yaudah iya" jawab kevin lemas.


"oke ntar gue share lock dimana lokasinya" jawab Edo. kevin langsung mematikan telpon secara sepihak.


"dasar untung sahabat" ucap Edo di seberang sana.


setelah mematikan telpon kevin segera siap - siap pergi menuju tempat mereka ngumpul. sudah lama mereka tak jumpa mungkin ini akan membuat sedikit kevin tak memikirkan calisa sejenak.


saat turun ke bawah kevin melihat naya namun dengan santai jevun menghiraukan naya menganggap bahwa tak ada orang sama sekali.


saat menuju cafe tempat berkumpul kevin terjebak macet hingga membuat dirinya kesal ia tak menyangka akan terjebak seperti ini.


"sial" kesal kevin kemudian ia bertanya kepada orang disekitar


"misi pak didepan ada apa ya" tanya kevin pada pengemudi disampingnya melihat ada keramaian didepan nya.


"itu pak ada kecelakaan " ujar pengemudi tersebut. namun kevin tetap diam seakan heran.


"di depan ada seorang wanita hamil tua ke serempet mobil pak yang lebih kasihan lagi ia melahirkan disana karna ga tahan lagi pak, kasihan juga sih mana lagi bawa tas besar besar kayak dari kampung gitu, makanya ini macet pak" sambungnya dengan jelas.


"kenapa ga dibawa langsung aja ke rumah sakit" heran kevin.


"udah pak, malah wanita itu bilang udah ga tahan lagi untuk melahirkan, untung ada seorang bidan jadi bisa ngebantu untuk melahirkan" jawab bapak pengemudi tersebut.


"mmm makasih ya pak" jawab kevin lalu menutup kembali kaca mobil.


"sial kenapa bisa gue terjebak kayak gini" ucao kevin tiba - tiba ia kepikiran tentang naya yang melahirkan.


"kenapa orang melahirkan begitu mudah sedangkan calisa" gumam kevin dengan sedih


lama menunggu akhirnya macet pun berakhir, kevin segera pergi melanjutkan tujuannya ke cafe.


..........


...thank you buat yang udah baca...

__ADS_1


...next bakalan up...


__ADS_2