JANGAN BENCI ANAKKU

JANGAN BENCI ANAKKU
BAB 32


__ADS_3

...Assalamualaikum semuanya πŸ–€...


...Ini cerita baru author hehe...


...Jangan bosen dengan cerita author yaww...


...Mohon maaf bila ada penyampaian yang kurang berkenan atau menyinggung perasaan kalian semua...


...Author ga bermaksud karna ini hanya cerita fikti belakang ya hehe...


...Ambil hikmah dan positif dari cerita yang author sajikan ya...


...Jangan lupa vote ya gengsπŸ™...


...Yang mau promosi cerita ga papa author ga ngelarang kali aja yang baca di tempat author juga baca di tempat kalian hehe...


...🌹🌻happy reading 🌻🌹...


POV CALISA


Satu bulan yang lalu calisa mendapatkan kabar duka atas kepergian orang tuanya yang secara mendadak. bahkan saat ini calisa tidak mempunyai siapa pun kecuali kevin, rencananya untuk membalaskan dendam orang tua Calisa kepada Kevin. sepertinya calisa urungkan karna hanya kevin saat ini yang ia punya.


Terjatuhnya pesawat yang di tumpangi oleh orang tua calisa menimbulkan luka terdalam bagi calisa bahkan calisa harus masuk rumah sakit. calisa terpukul atas kejadian tersebut hingga calisa drop.


Kevin yang selalu menemani calisa membuat rasa cinta itu timbul kembali hingga calisa berniat untuk memperbaiki rumah tangganya, namun calisa tidak memberi tahu kevin kalau anak yang di kandung Calisa bukan anaknya.


Untuk ayah kandung yang di rahim calisa, diam diam calisa masih berhubungan karna pria tersebut selalu mengancam calisa.


kini Kandungan calisa sudah memasuki bulan ke 10 namun calisa belum merasakan tanda - tanda melahirkan. Tiap bulan calisa selalu mengecek kandungannya namun tidak ada apa - apa atau kendala di kehamilan calisa.


sudah dua hari ini calisa merasakan perasaan tidak enak, namun selalu calisa hiraukan itulah kenapa ia meminta berpergian keluar walaupun kandungannya sudah besar.


kevin benar, untuk perlengkapan bayinya itu sudah lengkap bahkan satu kamarpun tidak cukup untuk menampung semuanya.


lama termenung akhirnya Calisa mulai merebahkan dirinya sambil mengelus perutnya.


"sayang, kapan kamu lahir nak" ucap calisa lembut..


"mama sama papa sayang banget sama kamu" sambung calisa, tiba - tiba ada yang mengetuk pintu..


TOK,,,TOK,,,TOK,,


" iya masuk" teriak Calisa yang sedang selonjoran di bahu kasur.


"sayang" panggil rania mendekat ke arah mantunya...


"iya ma" jawab calisa tersenyum manis.


"kamu lagi ngapain?" tanya rania duduk di pinggir kasur.


"ga lagi ngapa - ngapain ma" ucap Calisa tanpa mengalihkan pandangan nya dari perut buncitnya.


"kamu yang sabar sebentar lagi cucu mama akan hadir" ucap rania mengelus perut calisa.


"iya ma aku juga udah ga sabar pengen liat debay nya" jawab calisa.


"kamu belum ada tanda - tanda untuk melahirkan?, mama liat perut kamu besar sekali sayang" ucap rania heran melihat perut calisa yang sangat besar.


"belum ma perkiraan dokter mungkin 2 minggu lagi" ucap calisa.


"iya mama doakan semoga lancar ya sayang" doa rania.

__ADS_1


"iya ma, terima kasih" ujar Calisa.


"yaudah kamu istirahat aja mama mau pergi ketempat arisan" ucap Rania


"iya ma" jawab calisa lalu rania meninggalkan calisa sendiri di kamar.


"huhhh, " nafas Calisa yang mulai tidak stabil. lalu tidak lama kemudian Calisa tidur dengan keadaan menyamping sambil menahan perutnya.


POV NAYA


Hari ini Naya izin kepada bu sari untuk pulang terlebih dahulu karna naya ingin mampir sebentar ke pasar untuk membeli pakaian bayi anaknya.


"Assalamualaikum bu" salam Naya lalu duduk di sebelah bu sari.


"waalaikumsalam nak" ucap bu sari.


"bu naya hari ini pamit pulang duluan ya karna mau cari baju buat adek bayi" pamit naya kepada bu sari.


"iya nak, nanti kamu hati - hati ya, oh iya kira - kira kapan kamu melahirkan?" tanya bu sari.


"ga tau bu kapan Naya akan melahirkan," ucap Naya.


"oh iya ini gaji kamu bulan ini nak, maaf sedikit karna warung ibu akhir - akhir ini menurun" ucap bu sari yang merasa tidak enak sama Naya.


"ga papa bu, Alhamdullilah blm rezeki mungkin besok yang mampir ke warung kita akan ramai" ujar Naya tersebut.


Naya mau meminjam uang bu sari namun sepertinya bu sari juga tidak mempunyai uang, lantas niatnya di urungkan mengingat sepertinya bu sari tidak ada.


"yaallah, aku harus bagaimana, aku harus meminjam dengan siapa" lirih batin Naya memikirkan biaya persalinan nanti.


"yaudah bu kalau begitu naya pamit dulu ya bu" pamit Naya.


"iya nak hati - hati ya"


"Assalamualaikum bu"


Naya berjalan kaki menuju pasar dengan perut besar kadang naya meringis kesakitan menahan perutnya, namun ia tidak boleh patah semangat naya harus berjuang mendapatkan baju bayinya.


naya memilih membeli dipasar karna lebih murah uang nya tidak cukup dika harus membeli dengan harga mahal terlebih lagi naya harus membeli alas untuk anaknya tidur.


sesampai disana naya mencari baju - baju bayi dengan banyak variasi.


"bu celana ini berapa" tanya naya melihat celana bayi.


"itu setengah lusin 50.000" jawab penjual.


"ngga 40.000 aja bu" tawar naya.


"yaudah neng 45.000 aja " ucap penjual lalu naya mengangguk.


Naya hanya membeli popok bayi 6, atasan baju bayi 3, celana 6 dll yang hanya 6 setel, biarlah cukup tidak cukup nanti kalau anaknya Buang air kecil Naya akan langsung mencucinya. Naya membeli alas tidur anaknya jadi total semuanya 400.000 sedangkan naya hanya mendapatkan gaji 550.000.


setelah semuanya dimasukan ke kantong kresek warna hitam naya membawa nya pulang, naya berjalan kaki menuju rumah Kevin namun saat di perjalanan tiba - tiba ada yang menghampirinya.


"masuk" ucapnya.


suara itu seperti tidak asing lagi lalu naya menoleh ke arah samping dan melihat siapa yang menyuruhnya masuk ke dalam mobil tersebut.


"tuan..." ucap naya kaget.


"masuk" perintah kevin.

__ADS_1


"ga papa tuan saya jalan kaki aja" tolak Naya


"masuk!!" tegas kevin. lalu dengan cepat naya masuk ke dalam mobil kevin.


sedari tadi hanya kesunyian yang terjadi di dalam mobil namun Naya merasa aneh kenapa dirinya tidak sampai dirumah sedari tadi.


"ini kemana tuan" tanya naya saat mobil kevin berhenti di sebuah toko besar yang bertulisan babyshop.


"temanin saya " perintah Kevin. dengan terpaksa akhirnya Naya turun dan masuk ke dalam tokoh tersebut, disana banyak sekali perlengkapan bayi. sangat lengkap


Naya hanya mengikuti kevin yang memilih - milih baju untuk anaknya dan calisa sedangkan naya hanya memegang saja karna melihat harganya sangat mahal sekali.


"ini pasti bagus nak dikamu, tapi sayang bunda ga ada uang, nanti bunda beliin ya tapi ga disini, kita cari di pasar aja ya" batin naya berbicara dengan bayinya.


Naya hanya melihat - lihat tanpa membeli satu pun perlengkapan bayinya dilihatnya kevin sudah banyak membelikan untuk calon anaknya.


"ambil aja kalau mau" ucap kevin saat melihat naya memegang sepasang baju bayi yang sangat lucu.


"ga papa tuan, tadi saya sudah membelinya" ucap naya tersenyum, bukan hal apa ia tidak mengambil baju tersebut, naya melihat harga yang fantastis di label harganya 1.800.000.


sedangkan ia hanya mempunyai 150.000 lagi.


Naya takut nanti dia mengambil baju tersebut bukan kevin yang membayarnya dan itu akan membuat kevin malu saja jika dugaan naya benar.


lama mencari keperluan kevin akhirnya mereka menuju kasir, naya hanya membeli kaos kaki lucu untuk anaknya dengan harga 40.000


naya ikut mengantri di belakang kevin saat kwvin telah selesai naya pun memberi kaos kaki tersebut ke kasir dan membayarnya.


kevin yang melihat itu heran kapan naya mengambil kaos kaki tersebut kalau tau kenapa tidak barangan saja membayarnya.


"kenapa tidak bilang" ucap kevin saat menuju mobil.


"ga papa tuan, saya ga mau ngerepotin" jawab naya.


"baju tadi jadi belinya ?" tanya kevin penasaran karna yang dia lihat tadi hanya kaos kaki itupun polos.


"uang saya ga cukup tuan untuk membeli bajunya" jujur naya malu dihadapan kevin..


"deg"


"bego banget kenapa ga sekalian aja gue yang bayar" batin kevin.


"lah bukannya lo kerja" ujar kevin.


"uangnya untuk bayar hutang tuan " jawab naya menunduk. lalu setelah itu tidak ada lagi obrolan hingga mereka sampai di rumah


............


...kira kira apa yang akan terjadi kepada Naya selanjut ini ya ?...


...tungguin ya cerita selanjutnya kita lihat endingnya sad or happy ending ?...


...insyaallah author bakalan rajin up nya hehe🌹🌹...


...makasih banyak ya yang udah komen, like, terus vote buat cerita author yang pertama ini, kalian bikin author semangat lagi πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸŒΉπŸ...


...oh iya jangan lupa ya kasih komentar buat cerita author biar author tau kayak mana cerita author ini,...


...kalau ada kesalahan author minta maaf ya...


...tulis aja di komentar nanti author perbaiki πŸ€—πŸ€—πŸ€—...

__ADS_1


...thank you buat yang udah baca...


...next bakalan up...


__ADS_2