
Sebelum lanjut ke cerita, author mau mengucapkan Selamat hari raya idul adha, minal aidin wal Faizin mohon maaf lahir dan batin.....
Di kantor
Semua pekerjaan Dony menjadi berantakan ,bahkan Dony tak betah di ruangannya ,dia memilih untuk keluar mencari Syakilla.
"Sya kamu di mana sih " Gumam Dony sambil menelusuri jalan namun tak menemukan Killa di mana mana,ia akhirnya berhenti di pinggir jalan dan turun dari mobil,menatap sekitar namun tak menemukan tanda tanda Killa ada di sana ,ia juga mencari nya dengan menanyakan pada orang orang sekitar namun tidak ada yang tahu.
Dony berhenti di sebuah kedai milik salah seorang wanita ,dia duduk dan memesan segelas kopi.
"Ini mas pesanannya " Ucap wanita itu terlihat centil dan berpakaian seksi.
Dony hanya memandang datar ," terimakasih." Ucapnya lalu kembali menoleh ke jalan .
"Cih ,dasar sombong " Gumam wanita itu dalam hati,ia terus memperhatikan Dony dari kejauhan ,tak lama ia menghampiri nya .
"Mas, saya tidak pernah melihat anda di sini,warga baru? " Tanya wanita itu.
Dony menoleh dan menjawab ," tidak,saya ke sini hanya mencari seseorang" Ucapnya datar.
"ooh " Jawab wanita itu singkat.
Saat tengah menyeruput kopinya ia melihat sepasang kekasih sedang duduk berdua sambil tertawa ,ia tiba tiba teringat dengan Killa yang sampai kini tak ia temukan.
"Killa " Gumamnya pelan,dan tak lama ia melihat seorang wanita berlari tanpa alas kaki di pinggir jalan menggunakan pakaian rumah sakit,ia terrus memperhatikan wanita itu yang ternyata adalah Killa .
"Killa , , " Panggilnya pelan setelah memastikan itu benar benar Syakilla barulah dia membayar cepat kopinya dan mengejar nya.
"Killa , ," Teriaknya kencang .
Killa menoleh,dia diam tak bergerak memandang Dony yang sejak tadi terlihat letih mencarinya.
"Killa ,ini kamu kan, ya Allah terimakasih." Ucap Dony memeluk Killa ,Killa diam saja tak merespon namun dia bersyukur bisa bertemu dengan Dony di saat saat seperti ini.
__ADS_1
****
Brakk!.
Key menggebrak meja saat mendapat telepon dari assisten Jun yang melaporkan bahwa Killa telah kabur dari pengawasannya.
"Apa maksud mu ,menjaga satu wanita saja kamu tidak becus ,di mana mata mu assisten Jun" marah key melalui seluler nya .
"Maaf tuan ,tadi nona Killa meminta pada ku untuk ke toilet ,katanya toilet di dalam sedang rusak " Jelas Assisten Jun terdengar gugup.
" Dan kamu percaya? dasar bodoh !" Kesal key langsung mematikan ponselnya kemudian melemparkannya ke sembarang arah.
"Aaarrkk , , brengsek, " Geram key , entah mengapa dia begitu marah saat tau Killa kabur darinya ,dia akan mencari cara untuk menemukan Killa kembali .
Tiba tiba key teringat dengan Dony ,dia tersenyum sinis sambil duduk mengangkat sebelah kakinya di atas kaki yang lain.
"Dony Nugraha,apa aku harus membuatmu bangkrut dan rugi ,eeh tapi masa iya aku harus membangkrutkan perusahaan ku sendiri ,aaah tidak tidak aku tidak mau " monolognya sambil memikirkan cara agar bisa mengendalikan Killa lagi.
"Andai dia menjadi suamiku!" Gumam salah satu staf perusahaan .
"Hmm , ,ganteng banget sih " Sahut yang lainnya.
Key berjalan tanpa menghiraukan para bawahannya yang begitu terpesona memandangnya ,dia pun mengemudi sendiri dan melakukan mobilnya dengan kencang.
Sesampainya di Mension,Oma Gracia ternyata telah menunggu key dengan beberapa paman dan seorang wanita yang sempat kencan dengannya waktu itu .
"Key." Panggil Oma Gracia.
Key menoleh dan melihat paman dan juga wanita itu ,key sudah tahu Masalah apa yang terjadi sampai harus menghadirkan paman nya yang hanya datang sesekali ketika ada urusan penting soal jodoh dan urusan keluarga lainnya.
"Huh, , ada apa Oma ?" Jawab key santai sambil duduk di samping Oma Gracia dengan gaya khasnya menaikan satu kakinya di atas paha,kemudian tangannya di lipat di atas perutnya.
Paman Key menggeleng saat melihat keponakannya yang dari dulu tak pernah berubah ,jika tidak menyukai seseorang maka ia akan selamanya tidak suka dan acuh .
__ADS_1
"Key ,sampai kapan kamu kaya gini,hah " Ucap Sam ,pamannya.
Key menoleh ,sesekali dia menatap sinis ke arah Stevani dan membuang muka ," ada apa paman Sam? San kenapa paman membawa wanita ini ?" Kesal key sambil menatap Stevani jijik .
"Apa benar yang dikatakan Stevani,kalau kamu tidak menyelesaikan kencan kalian dan menyuruh assisten Jun mengantarnya pulang dengan taksi ?" Tanya Sam.
Key sudah paham betul dengan keadaan ini ,dia pun sudah tak perduli lagi dan mengiyakan smuanya ," ia benar ,lalu kenapa? " Tanya key santai.
Oma Gracia menggeleng melihat cucu satu satunya pewaris tunggal tidak tertarik sama skali sama wanita cantik yang ada di depannya ini.
"Key ,kamu kok tega ninggalin Stevani sendiri?" tegur Oma Gracia merasa iba dengan Stevani yang sejak tadi hanya diam menunduk tak berani memandang key.
Key memperbaiki duduknya mengarah ke Oma Gracia," Oma key bukannya tega ,tapi key menyuruh orang untuk mengawasinya sampai depan rumahnya " Jelas key .
"Benar begitu? " Tanya Oma Gracia.
Key mengangguk dan menatap paman Sam yang sejak tadi memperhatikan mereka,"apa ada masalah paman?" Tanya key menoleh ke paman Sam.
"Paman sudah memutuskan untuk kalian bertunangan secepatnya" Ucap paman Sam membuat Stevani mendongak dan tersenyum.
"Apa benar begitu paman?" Tanya Stevani senang.
"Apa apaan paman memutuskan sesuatu tanpa melibatkan aku dan juga Oma !" Kesal key mendengar keputusan paman Sam.
"Paman sudah sangat mengenal orang tua dari Stevani,Paman juga yakin kalau Stevani anak yang baik dan rajin ,dia juga cantik dan berpendidikan,lalu kamu mencari apa lagi Key? usia kamu sudah tidak muda lagi ,kurang dari dua tahun kamu harus memiliki anak agar semua harta yang telah di wariskan atas nama kamu bisa kamu miliki ,jika sampai dia tahun lagi kamu tidak menikah dan memiliki anak ,maka semua harta warisan itu akan jatuh ke pantat asuhan dan juga pasti sosial lainnya ,kamu paham " Jelas paman Sam mengapa ia sejak beberapa tahun ini sangat menginginkan key menikah dan memiliki anak begitu juga dengan Oma Gracia,dia tak ingin semua yang di bangun almarhum anaknya dari nol ,jatuh begitu saja untuk yayasan dan panti sosial ,bukan perkara pelit hanya saja Oma Gracia ingin tetap melihat hasil keringat sang anak meski anaknya sudah lama tiada ,hanya itu satu satunya peninggalan yang harus di jaga turun temurun dan di lestarikan,key juga sangat berpengaruh besar atas kekayaan perusahaan keluarganya ,maka dari itu Oma Gracia pun ingin key segera menikah dan memiliki anak.
"Tapi aku tidak cinta sama dia Oma,paman." Tolak key
"Key ,cinta bisa timbul seiring berjalannya waktu, kamu hanya perlu waktu berdua untuk mengenal satu sama lain,maka dari itu mari kita tentukan waktu pertunangan kalian," Jelas paman Sam tergesa gesa.
"Apa Harus secepat itu? aku butuh waktu " Ucap Key menolak lagi.
"Baiklah ,Oma yang akan menentukan ,dan apapun keputusan Oma tidak ada yang boleh melanggarnya ,bahkan menentangnya ,termasuk kamu Alfa Key Andreas."
__ADS_1