Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 83


__ADS_3

Menyesal ,itulah yang di rasakan oleh Lina saat ini ,ia menyesal telah membenci Killa selama ini ,dan orang yang dia sukai nyatanya di kasi hati minta jantung,ia tak tau terimakasih dan secara terang terangan membuat ulah di depannya.Menangis,ia hanya bisa menangis mengingat betapa teganya Anjani menyuruhnya ini dan itu demi sang calon cucu,tapi kali ini ia sudah tak sudi lagi menuruti keinginan menantu pilihannya itu ,sepulang dari bertemu Killa ,ia menuju rumah Dony bersama Aisyah dan juga Sisil.


"Sisil, kenapa kamu sembunyikan semua itu dari saya?." Tanya Lina pada sisil saat kaki mereka baru saja menginjak rumput halaman rumah itu.


"Maaf nyonya besar , bukannya saya tidak mau memberitahu tapi anda terlalu keras kepala untuk di ajak bicara ." Celetuknya tanpa takut.


" Apa kamu bilang .?" Kesal Lina hendak menarik Sisil yang keburu masuk ke dalam rumah.


"Nyonya ,maafkan anak saya.!" Ucap Aisyah menghentikan Lina dengan menarik lengannya.


Lina kesal kemudian menepis tangan Aisyah." kalian sama saja.!" Ucapnya kemudian menyusul Sisil masuk ke dalam rumah itu.


Asiyah tersenyum,ia merasa senang,bukan karena Lina sakit hati atas apa yang terjadi ,tapi senang karena Lina kini sudah tampak berubah,meskipun ia kesal tapi cara dia kali ini seolah anak kecil yang sedang ngambek tak di kasi makan permen.


Di dalam rumah ,Sisil langsung masuk ke dalam kamarnya merasa lega namun detik berikutnya terjadi kekacauan di rumah itu .


"Ma,apa apaan sih ma,kenapa mama buang semua baju Anjani?." Ujar Dony begitu terkejut melihat Lina mengacak acak kamar mereka dan membuang semua barang Anjani ke luar.


"Mama mau kamu ceraikan dia sekarang juga." Teriak Lina.


"Apa apaan sih ma? mama kenapa ? Apa ada yang salah?." Terang Dony merasa aneh dengan Lina ,semula dialah yang paling antusias dengan Anjani.


Aisyah dan Sisil berlari melihat kejadian," dasar anak kecil ,makanya buk jangan terlalu ikut campur urusan anak anda,jadi gini kan ,huuh bikin gak bisa istirahat saja ." Gerutu Sisil merasa kesal dengan sikap Lina yang seperti anak kecil ,emosian dan mau menang sendiri.


"Sudahlah ,ayo ke belakang." Ajak Aisyah tak ingin ikut campur masalah mereka.


Balik ke Lina dan Dony.


"Kamu gak tau kan di mana istri kamu itu saat ini?"


"Anjani bilang ada urusan sebentar ma ,ada apa emangnya ?"


"Heh ,urusan apa? Urusan sama sepupunya yang mau kabur itu?"


"Loh kok Mama tau kalau Anjani mau nganter sepupunya kembali ke desa?"


"Kamu sudah benar benar di bohongi olehnya Dony ,asal kamu tau ,dia mengantar sepupunya untuk kabur entah kemana.Dan asal kamu tau istri kamu itu seorang koruptor."


Degh


"Ma? Apa yang mama katakan ? mama tau dari mana?."


"Kamu gak perlu tau mama tau dari mana ,yang jelas Anjani sudah membohongi kita tentang semuanya,bahkan tentang anak yang di kandungnya itu."


"Apa?." Kaget Dony bukan main dan tak percaya dengan apa yang di katakan oleh Lina.


"Ini.!" Ucap Lina memberikan sebuah bukti bahwa anak yang ada di kandungan Anjani bukan anak nya Dony.

__ADS_1


Degh...!!


"Apa apaan ini? " Geram Dony meremas nya lalu membuangnya.


"Jadi selama ini ,dia sudah membohongi ku? Anak itu bukan anakku? Kurang ajar ."


"Iya ,kita selama ini di bohongi oleh nya, pokoknya mama gak mau tau kamu harus ceraikan dia ." Pintanya.


Bukannya menjawab ,Dony malah pergi .


"Dony ,mau kemana kamu ?" Teriak Lina tapi Dony tak menyahut dan mengendarai mobil nya.


🌺🌺🌺🌺


"Key? Kamu ,,kamu ngapain di sini ." Ucap Anjani ,langkahnya terhenti dan perasaan nya tak enak karena mendapati Key tengah duduk di depannya dengan santai .


Anjani mundur kebelakang dan membalik badan hendak berlari namun beberapa orang telah menghadang nya.


"Mau kemana kamu ?"


"Minggir kalian.!"


"Kamu tidak akan bisa keluar dari tempat ini, Nia." Ucap Key menyebut nama asli Anjani.


Deegh..!


"Hahahaha,rupanya kamu sudah tau semua tuan muda Key,jadi aku tidak perlu sembunyi dan berpura pura lagi bukan ."


" Rupanya benar kamu adalah Nia,si gendut dan keriting itu,kamu hebat sampai sampai aku tidak mengenali kamu sama sekali ."


"Dan kamu juga hebat ,tanpa aku beri tahu ,kamu tau semuanya ."


"Ooh jelas, apa kamu mau balas dendam?"


Mendengar balas dendam membuat mata Anjani melotot,ia kembali teringat dengan kejadian yang membuatnya merasa paling hina di dunia.ia mengepal tangannya dan menatap tajam pada Key.


Prok


Prok


prok


Key bertepuk tangan tiga kali dan Assisten Jun keluar bersama dengan Mira yang masih di ikat seluruh badannya, assisten Jun mendorong tubuh Mira hingga terjatuh ke lantai.


"Mira, Miraa..!" Teriak Anjani dan mencoba membantu Mira dengan melepaskan ikatannya.


"Key ? Apa yang kamu lakukan padanya ,jahat kalian ,kalian semua biadab." Teriak Anjani saat mendapati wajah Mira sedikit lebam.

__ADS_1


"Bukannya kamu sudah tau aku sejak dulu,aku tidak suka di ganggu,dan aku akan menggangu orang yang menyentil ku duluan."


"Assisten Jun ,cepat panggil polisi dan penjarakan mereka berdua,agar mereka bersatu di sel penjara bersama dengan paman Sam dan juga Stevani."


" Jangan ,jangan , , jangan tuan aku mohon jangan.!" Teriak Mira dan berjalan bersujud di kaki Key meminta maaf.


Mata anjani memerah ia sudah tak tau lagi harus berbuat apa.


"Mira cukup ,kamu tidak perlu meminta maaf pada pria sombong dan jahat seperti dia ,bangun Mira bangun ." Ucap Anjani tapi Mira tak mendengar nya.


"Gak ,aku gak mau bangun sebelum tuan muda membebaskan ku dan tidak melaporkan ku ke polisi."


"Aku bisa memaafkan kamu jika kamu kembalikan semua yang telah kamu korup dan bersujud di kakiku seperti sepupu kamu lakukan ."


"Cuih , ,aku tidak Sudi dan sampai mati pun aku tidak akan melakukan itu." Ucap Anjani berjalan cepat dan menarik tangan Mira untuk keluar dari sana.


"Ayo kita pergi dari sini." Ucap nya sambil berjalan angkuh.


"Berani juga ," Gumam Key.


"Tangkap mereka." Teriak Key dan anak buah Key handak mendekat tapi.


Dor


Dor


Dor


"Aaarrkk " Teriak anak buahnya yang terkena tembakan dari arah yang tak terduga.


"apa ? siapa mereka?" kaget key langsung berdiri dan mengambil ancang ancang untuk melindungi dirinya,begitu juga dengan assisten Jun,ia pun mengambil senjata dan menyerang Beberapa orang yang menyerang mereka.


Sementara itu ,Anjani dan Mira berjalan santai menjah dari gedung tua itu.


"Mati lah kau Key ." Gumam Anjani.


Setelah ia tau bahwa key yang ada di balik semua ini ,Anjani dengan cepat mengirim lokasinya pada anak buahnya dan anak buahnya pun datang dengan. Membawa senjata untuk membunuh Key.


"Tunggu...!" Teriak seseorang dan Anjani langsung berbalik lalu mengambil senjatanya lalu menembak ke arah lawan.


Dor


Dor


Dor


Apa yang terjadi?

__ADS_1


Next ....


__ADS_2