
Menikmati secangkir kopi sambil membaca buku kegemarannya membuat hati dan perasaan seorang wanita yang menggunakan piyama biru Dongker itu sedikit tenang , pekerjaan kantor dan juga pertemuannya dengan Dony meski sejenak membuatnya sedikit stress.
Sslrrrruuup
Bunyi seruputan nya menenangkan hatinya,"aah enak sekali " monolog nya begitu menikmatinya.
Buku yang iya baca bukan sembarang buku ,melainkan buku tentang cara menanam bunga anggrek juga tanaman obat obatan herbal.
"Kamu suka tanaman herbal juga? " Tanya seseorang yang baru saja menghampiri nya.
Ia menoleh ," Juga?" tanya nya.
"Iya,Oma Gracia juga sangat suka menanam tanaman obat juga pecinta anggrek,kamu Tidak tahu di mantion,Oma kan memiliki rumah kaca khusus tanaman anggreknya " Terang Key.
"Benarkah ?" Antusias Killa.
"Benar "
"Kalau begitu ,boleh tidak aku mau kesana sesekali " Pinta Killa dengan puppy eyes nya meminta pada Key.
Key terlihat berpikir,ia begitu gemas melihat Killa seperti itu ,ingin sekali rasanya ia mencubit gemas lalu mencium nya namun ia tahan dan tau posisi Killa saat ini.
"Baiklah ,besok pulang dari kantor kita kesana " Janji Key.
"Benarkah ? " Tanya Killa memastikan,Key mengangguk.
"Terbaik " Pujinya mengangkat dua jempolnya membuat Key tersenyum senang.
Ddrrrtt
Ddrrrtt
Ddrrrtt
Ponsel Key berdering ,ia mengambilnya dan mengangkatnya sedikit menjauh dari Killa.
"Kamu lanjut saja ,saya ada telepon penting " Ucap nya langsung meninggalkan Killa sendiri dan mengangkat teleponnya sedikit menjauh dari Killa.
"Penting, apa itu dari pacarnya sampai tak mau di dengar olehku ? " Gumam Killa terdengar sewot,ia pun kembali membaca bukunya namun tak begitu seserius tadi ,pikirnnya entah kemana dan hatinya Sedikit kacau.
Sementara itu , " Hallo , bagaimana?" Tanya Key pada seseorang.
"Semuanya sudah saya lakukan pak , sesuai permintaan Pak key " Ucap seseorang dari kejauhan.
"Baiklah terimakasih kerjasama nya " Ucap Key kemudian mematikan ponselnya,lalu menoleh ke arah Killa yang membolak balik bukunya seolah tak fokus membaca.
"Kenapa dia?." Gumam Key mendekat lagi.
"Kamu kenapa Lala?." Tanya key sambil memasukan ponselnya.
Killa sedikit terkejut melihat Key tiba tiba di belakangnya," eeh ,enggak aku gak apa apa ,aku mau istirahat aja " Ucapnya sedikit kaku lalu mengangkat bokongnya dan kini giliran ia meninggalkan Key.
__ADS_1
"Ada apa dengannya ,tadi perasaan biasa saja ,aneh!. Apa dia lagi PMS?" Gumam Key melihat perubahan sikap Killa.
****
Di tempat lain ,Anjani tergesa gesa setelah melihat puluhan panggilan dari Dony, dia segera mengunakan pakaiannya dan bergegas pergi tanpa membangunkan Sam.
"Mau kemana sayang ?." Tanya Sam yang ternyata terusik dengan kericuhan Anjani.
"Aku mau pulang ,mas Dony mungkin sadar aku tidak dirumah juga di kantor " Terangya sembari tangannya sibuk menggunakan pakaiannya.
"Kamu gak mandi dulu ?" Sam terbangun
"Tidak sempat sayang, nanti saja aku mandi di rumah ".
Cup
Anjani mencium sekilas bibir Sam sebelum meninggalkan rumah itu, dan Sam hanya memandang punggung wanita tang baru saja membagi kenikmatan bersamanya itu.
Tak berselang lama ia pun sampai di rumah Dony, melihat tatapan Dony dari gerbang rumah membuat degup jantung Anjani berdetak kencang ,ia tak tau harus membuat alasan apa untuk suaminya itu,ia melangkah pelan sampai akhirnya langkahnya terhenti saat Dony menyapanya.
"Dari mana kamu ?"
Degh
"Aduh, mampus . Aku harus bilang apa?" Gumam Anjani dalam hati.
Ia tak berani menatap wajah suaminya ataupun menjawabnya.
"Mas, , bisa gak kamu tanya jangan teriak teriak ,aku baru dari , , , " Belum sempat ia menjawab ,Dony langsung menyerang nya dengan ocehan.
"Izin dari kantor tanpa sepengetahuan ku alasan kurang enak badan ,tapi nyatanya kamu tidak di rumah malah kelayapan entah kemana"
"Aku tidak kelayapan mas ,aku pergi ke...!"
"Pergi ke Mana? Apa kamu lupa sama tugas yang aku berikan padamu sebelum aku pergi? dan gara gara kamu pak Sulaiman tidak jadi menandatangani kontrak kerja dengan kita ,PUAS KAMU !." Marah Dony lalu meninggalkan Anjani sendiri dengan keterkejutan nya.
Ia pun baru mengingat apa yang dia katakan oleh Dony sebelum Dony pergi dari kantor,dan ia sungguh tidak mengingat akan hal itu karena terlalu kesal dan cemburu pada Dony.
"Apa aku benar benar mencintainya? " Gumam Anjani tak tau sejak kapan ia mulai mencintai Dony.
🌺🌺🌺
Keesokan harinya sesuai janjinya Key mengajak killa menuju ke Mantion Andreas untuk bertemu Oma Gracia,Killa begitu semangat dalam menyelesaikan pekerjaan nya ,Key memandangnya dari dalam ruangannya yang tembus pandang ke ruangan Killa.
"Aah dasar istri orang, kapan sih dia akan menceraikan kamu ,apa perlu aku bertindak? " Gumam nya sambil memperhatikan Killa yang tengah sibuk dengan kertas, bolpoin dan juga laptopnya,tanpa sadar seseorang mengetuk pintu ruangannya dan masuk begitu saja.
"Key " Panggilnya menerobos masuk di ikuti oleh assisten Jun yang sejak tadi menghalanginya tapi tidak berhasil menghalangi wanita yang menggunakan Dress abu itu.
Wanita berparas cantik blasteran Indonesia - Amerika itu mendatangi Key ke kantornya karena pesan dan juga panggilannya tak di hiraukan oleh Key.
Key menoleh dan langsung merubah minim wajahnya yang tadinya senyum menjadi dingin,ia segera memencet tombol yang ada di samping mejanya agar kacanya terlihat buram ,saat sudah berubah barulah Killa menoleh dan merasa ada yang datang karena sebelum benar benar buram dia melihat bayangan seorang wanita di depan Key.
__ADS_1
"Siapa dia?" Gumam Killa merasa sedikit sakit di hatinya,entah mengapa dia memiliki perasaan seperti itu.
Tak lama assisten Jun keluar dan menatap ke arah Killa lalu menunduk sebagai tanda sapaannya.
"Siapa sih yang datang ,sampai assisten Jun saja keluar dan ruangannya di privasi kan ,huh " Gumam killa lesu,ia merasa tak rela jika Key berdua dengan siapapun.
Kembali ke Key.
"Stevani,ada urusan apa kamu ke sini? " Ucap dingin Key.
"Key, kenapa pesan ku tidak di balas ,panggilan ku tidak di jawab?" Tanya Stevani terdengar kesal.
" Apa maumu " Tanya Key tanpa menjawab pertanyaan Stevani.
"Paman Sam meminta kita kencan lagi " Ucapnya tanpa ragu .
"Apa? Berkencan dengan mu? Tidak kah waktu itu sudah jelas kalau aku sudah punya pacar dan tidak menerima perjodohan itu " Terang key merasa pamannya terlalu berlebihan mencari pasangan untuk nya.
"Tapi sampai sekarang kamu tidak bisa menentukan kapan kau akan menikah bukan? sedangkan Paman Sam meminta kita segera menikah "
"Apa hubungannya dengan paman Sam,yang akan menikah itu aku kenapa jadi dia yang repot segala "
Drrrt
Drrtt
Ponsel Key berdering dan tertera nama paman Sam di sana ,ia pun mengeluh sebelum menjawabnya.
"Apa lagi sih ini " Gumamnya sebelum mengangkat nya .
"Hallo paman ? "
" ...... " Entah apa yang di katakan oleh Sam pada nya.
"Ada ada saja ,jika aku tidak mau apa yang akan terjadi ?" Tanya Key Tedengar tidak suka dengan yang di katakan oleh pamannya.
",,,,,,," Jawab nya.
"Aah , , menyusahkan saja ,baiklah aku akan menurutimu kali ini dan tidak ada kedua kalinya " Terangnya membuat Stevani tersenyum.
"Kamu puas? Jadi silahkan kamu bisa pergi dari sini. " Ucap Key.
"Baiklah jika begitu,sampai jumpa nanti malam sayang " Ucap Stevani merasa menang.
Setelah itu dia pun keluar dan sesaat sebelum benar benar keluar dia sengaja membuka resleting Dress nya Yang ada di belahan dadanya seolah baru saja di buka,dia keluar dan memperbaikinya dan depan ruangan Key Dan berlaga seolah baru saja melakukan sesuatu dengan key ,di memperbaiki penampilan nya lalu memperbaiki lipstiknya seraya tersenyum sambil menatap Killa dari luar dengan ekor matanya seolah memperlihatkan Killa apa yang baru saja terjadi di dalam.
" Itu bukan ya Stevani? Apa yang baru saja mereka lakukan ?" Gumam Killa merasa sedikit resah di hatinya.
Tak lama Key pun keluar dengan memperbaiki Jas nya membuat Killa semakin menaruh curiga pada mereka.
"Apa apaan ini ?" Kesal Killa dalam hati.
__ADS_1
****