
"Apa kamu yakin dia akan menandatangani surat gugatan itu ?"
Pertanyaan itu membuyarkan lamunan wanita yang kini memakai stelan piyama yang lagi berdiri merenung di balkon kamarnya.
"Tuan muda key " Ucap Killa menyapa key.
"Sudahlah jangan melamun ,Oma menunggumu di bawah "
Mendengar nama Oma Killa langsung bersemangat dan langsung turun tanpa memperdulikan Key yang baru saja datang.
"Astaga ,aku di tinggal " Key hanya menggeleng sambil mengikuti langkah kaki nya.
Saat menuruni tangga Killa bagai anak kecil yang menunggu sang induk pulang," Omaaa , ," Panggilnya ,entah sejak kapan mereka mulai dekat dan kini dua wanita itu sedang berpelukan membuat pandangan Key menjadi damai.
Setelah menyapa dan memeluk Oma Gracia,Killa mengajak Oma untuk duduk di ruang tengah sambil bercerita banyak hal.
Key kembali ke ruang kerjanya,dan mencoba menghubungi seseorang.
"Aku ingin laporan tentang dia malam ini juga " Ucap Key melalui seluler nya.
Tak lama sebuah notifikasi dari email masuk ke ponsel nya ,key langsung memeriksanya dan mangut mangut paham tentang Dony.
"Hmm , ,baiklah kamu nikmati saja masa masa mu saat ini Dony Nugraha" Gumam Key sambil memikirkan cara membantu Killa.
Di samping itu , Dony kini harus jujur dengan statusnya yang masih mempunyai istri sah ,bahkan kini Anjani menangis di bawah kaki sang ayah karena membuat kebohongan besar.
"Papa kecewa sama kalian semua ,bisa bisanya kalian membohongi kami ." Marah nya pada mereka bertiga terlebih Anjani .
"Ayah maafkan Anjani ayah ,jika Anjani jujur ayah akan tidak setuju bukan dengan pernikahan ini "
"Dan kamu Dony, apa tanggungjawab kamu sekarang, saya tidak mau tahu kamu harus ceraikan salah satu di antara mereka " Terangnya membuat mereka terkejut.
"Pak jaya tenang saja ,Dony akan menceraikan istri pertamanya,bukan begitu Dony" Ucap Lina sambil melirik Dony lekat .
__ADS_1
"Benar ayah ,lagi pula hubungan mas Dony sama dia juga sudah renggang,ya kan mas?" Sambung Anjani sambil menarik lengan Dony.
Dony menoleh dan hanya terdiam ia tak tahu apa yang harus ia katakan pada mereka ,terlebih Sarah dia hanya menangis meratapi nasip putrinya yang di madu bahkan kini tengah hamil .
"Dony, kenapa kamu diam saja " Terang pria yang memakai kemeja putih itu dengan tegas.
"Saya , , ,eee, , " Dony sungguh tak tau apa yang harus dia katakan saat ini ,sangat berat baginya melepaskan killa dan mempertahankan Anjani.
"Di mana kejantanan mu hah? Kamu mau menduakan anak saya ? bagaimana perasaan kamu? Jika kamu mencintai istri kamu harusnya kamu tidak usah menghamili anak saya ,dan saya minta kamu ceraikan istri kamu biar kamu mendapat restu dari saya ".
"Ayah "
"Diam kamu Anjani, dan kamu kenapa kamu begitu bodoh sampai mau berhubungan dan menikah dengan orang yang sudah mempunyai istri hah.? "
"Maaf ,ini salah saya bukan salah Anjani ,dan saya minta beri saya waktu satu bulan buat menyelesaikan Masalah ini " Pinta Dony pada lelaki yang kini menatap tajam ke arahnya itu.
"Seminggu,jika dalam seminggu jamu belum bisa menyelesaikan urusan mu dengan nya ,maka kamu saya pastikan akan menyesal Dony Nugraha ". Terangnya kemudian menarik tangan istrinya tanpa pamit meninggalkan rumah itu dengan kekecewaan.
Lina geram melihat sikap Dony yang tak bisa tegas memilih antara Anjani dan juga Killa.
"Dasar bodoh ,apa yang kamu harapkan dari seorang wanita yang mandul itu hah?." Marah Lina menunjuk ke wajah Dony dengan gemetar.
"Mama gak mau tahu janji harus ceraikan dia secepatnya,jika tidak jangan harap saya akan menganggap kamu anak saya lagi ,kamu paham " Ancam Lina kemudian pergi meninggalkan mereka berdua .
Dony merebahkan tubuhnya secara kasar ke atas sofa ,ia tak menyangka semuanya akan sekacau ini,bahkan kebohongan nya tak bertahan lama karena Killa datang dan membongkar semuanya.
"Awas kamu killa ," Gumam Anjani pelan sambil mengepal tangannya.
Sementara itu Dony hanya terdiam seribu bahasa ia tak bisa tidur di saat malam pertamanya dengan istrinya.
🌺🌺
"Mas istirahat ayo mas,kamu gak capek apa ?" Sapa Anjani menghampiri Dony dengan menggunakan lingerie merah merona.
__ADS_1
Bukannya menjawab ,Dony malah membuang muka dan berjalan menuju jendela kamarnya," Tidurlah jika kamu mengantuk" Ucap Dony tanpa menoleh Anjani.
Meski kesal rayuannya tak bisa membuat Dony luluh ,ia pun memilih untuk tidur karena ia juga sangat capek seharian..
Di sisi lain ,kini Killa merebahkan tubuhnya dan tidur menyamping ,mengingat malam ini adalah malah pertama suaminya,dia pun membayangkan kejadian beberapa waktu lalu saat ia mendapati suami dan sekretaris nya itu bergulat di ruang kerjanya.
"Cih menjijikkan" Gumamnya pelan kemudian mencoba memejamkan mata.
Pelan tapi pasti Killa kini sudah memasuki alam mimpi,begitu juga dengan Dony ia kini terlelap di sebuah sofa kamar itu ,entah mengapa ia enggan untuk tidur seranjang bersama Istri barunya itu.
Mata Anjani terbuka,ia berjalan mendekati Dony memastikan Dony sudah terlelap,lalu ia kembali berjalan menuju balkon kamar nya,ia mengambil ponselnya lalu mengirim sesuatu entah kepada siapa,selang beberapa saat ponselnya berdering dan ia langsung mengangkat nya," aku ingin secepatnya." Hanya itu yang ia katakan setelah menggeser ikon hijau di layar ponselnya,setelah itu dia pun kembali ke tempat tidur nya.
"Tunggu pembalasanku Killa" Gumam nya kemudian memejamkan mata.
Di tempat lain di waktu yang sama ,Key belum memejamkan matanya karena pekerjaan yang mengharuskan dirinya untuk lembur,ia menatap jam di tangannya telah menunjukkan pukul 03.00 pagi,ia pun bangkit dan hendak mencari minum ,saat melewati kamar milik Killa ia melihat kamar itu sedikit terbuka.
"Kamar nya terbuka ,apa dia tidak di dalam ,astaga...jangan jangan " Key berpikir Killa pergi karena sakit hati pada kejadian pagi tadi , dia pun segera membuka pintu dan langsung masuk ke dalam kamar Killa.
Hatinya lega saat matanya menangkap sosok wanita kecil yang sedang meringkuk terlelap tanpa selimut,posisi tidurnya seperti bayi membuat Key tersenyum kecil lalu mendekat , dari cahaya lampu kamar tidur, Key bisa melihat wajah polos Killa yang terpejam,dia mendekat lalu berjongkok menatap intens wajah itu.
"Cantik !!" Gumam key menatap mata ,hidung,pipi dan kini matanya terkunci pada bibir ranum Killa yang berwana pink alami. Tak di sangka tangan Key terulur mengelus wajah lembutnya lalu berhenti di bibir manis Killa.
Glek
Key dengan susah payah menelan ludahnya saat jari jempol nya tersentuh bibir manis killa yang terasa kenyal,ingin sekali ia melahap bibir itu dan memberinya kenikmatan,namun ia tahan karena saat ini dia bukan siapa siapa Killa.
"Cih ,dasar istri orang ,kenapa semenggoda ini sih " Gumamnya enggak bergeming.
Iapun kembali mengingat penderitaan yang di alami Killa,ia mengepal tangannya merasa geram dengan Dony yang begitu tega pada wanita cantik di depannya ini.
"Lala ,ku pastikan dia akan menyesal telah menyakiti mu " Gumam key kemudian bangun dan hendak pergi namun di urungkan karena ia melihat sudut mata Killa mengeluarkan air mata.
"Apa kamu begitu mencintai nya sampai kamu menangis meski dalam keadaan terlelap" Gumam Key sedikit kecewa karena merasa Killa begitu mencintai Dony ,suaminya.
__ADS_1