
Key begitu terpana melihat kecantikan Killa ,lekuk tubuhnya begitu sempurna bak gitar spanyol,dia berjalan anggun dan berhenti di dapan key sambil memegang tas kecil yang sudah di sediakan untuknya.
Melihat Key tak bergeming membuat Killa kesal, dia pun tak segan mengangkat tangannya dan memukul key dengan tas yang di pegangnya.
Bugh
"Hei ,aku tau aku cantik,tapi tidak seperti itu juga kali liatnya,cepat katakan apa yang harus aku lakukan ?" Ucap Killa sambil bersedekap dada begitu percaya diri.
"Hihihi, , ,baru kali ini aku melihat tuan muda di pukul wanita." Tawa kecil assisten Jun melihat keberanian Killa melawan key.
Mendapat pukulan serta tertawaan membuat key kesal ,dia menatap tajam assisten Jun dan menggertakan giginya juga mengepal tangannya geram.
Assisten Jun langsung terdiam seribu bahasa ,namun tidak dengan Killa dia menggelengkan kepalanya tanpa berkata ," Ckckck!." Ucapnya pelan.
Bak angin kencang tubuh Killa seketika seperti melayang saat tangan ke menyambarnya dan langsung menariknya keluar ," wwooooooohh apa apa ini " Gerutu Killa seolah di dorong oleh sesuatu untuk berjalan cepat mengikuti langkah panjang key.
Bugh
Key menutup pintu mobil dan langsung menyuruh Assisten Jun untuk melaju cepat.
"Hei kita mau kemana?" Tanya Killa namun tak ada yang menjawab .
"Astaga ,apa kalian berdua budek ,kita mau kemana " Tanya killa lagi dengan kesel karena tak ada yang mau menjawab nya.
"Diam lah ,kau ikut saja " Ucap key dingin lalu kembali menatap ke luar jendela entah apa yang di pikirkan oleh key sampai dia diam tak bersuara hanya memandang keluar jendela.
****
Dony pulang kerumah dan langsung merebahkan tubuhnya di atas sofa ,mengusap kasar wajahnya lalu mengeluh pelan.
"Huuh, , ,Sya kamu di mana ?" Tanya Dony pada dirinya sendiri.
Tak lama suara bel berbunyi,Aisyah keluar untuk membuka pintu.
"Permisi? Apa ini rumahnya pak Dony?" Tanya seseorang pada Aisyah.
"Iya benar ,ada keperluan apa ya? " Tanya Aisyah kembali.
__ADS_1
"Begini buk,kami dari Nona organizer datang kemari untuk menata dekorasi pelaminan di rumah ini '" ucap nya menunjuk sebuah mobil bak terbuka membawa alat dan bahan dekorasi.
"Dekorasi pelaminan?" Gumam Aisyah.
Aisyah kebingungan pasalnya dia tak tau menahu tentang acara yang akan di selenggarakan di sana ,dia pun segera meminta izin pada orang itu untuk melaporkan pada Dony.
"Sebentar ya mas ,saya tanyakan bapak dulu , kebetulan beliau baru pulang " Jawab Aisyah langsung masuk kembali.
Aisyah tampak ragu karena Dony terlihat sama skali tidak tahu menahu tentang deklarasi itu ,"Permisi pak ,di luar ada orang katanya dari Nona organizer " Lapornya.
Dony mengerutkan keningnya " Saya tidak memesan apapun dan tidak ada acara apapun di sini " Jawab Dony kemudian bangkit langsung menuju ke teras rumah.
"Ada apa ini? " Tanya Dony terheran melihat orang orang menurunkan berbagai macam bunga hias,mulai dari mawar merah ,putih dan juga bunga bunga lainnya.
"Apa benar ini rumah pak Dony Nugraha?." Tanya seorang pria berkacamata.
"Iya benar ,ada apa ya dan kenapa ada banyak bunga di sini ,saya tidak memesan bunga ? " Jawab Dony .
"Eeh begini pak,kami dapat bookingan dari ibu Lina Nugraha untuk acara nikahan anaknya yang bernama Dony Nugraha ,dan kami di suruh untuk mendekor di rumah ini ," Jelas pria berkacamata itu dengan sopan.
Kaget sudah pasti ,begitu juga dengan Aisyah ,ia sangat kaget mendengar penjelasan pria itu , Aisyah sampai mengelus dada karena merasa Lina sangat kejam pada Killa.
Dony sangat terkejut mendengar keinginan mama nya untuk ia menikah lagi,bahkan Lina tidak memberitahu Dony terlebih dahulu sebelum membuat keputusan.
Dony memegang kepalanya yang tiba tiba pening di buat oleh Lina ,belum selesai masalah dengan Killa ,Lina kembali membuat ulah memutuskan sepihak acara pernikahan Dony dengan orang lain.
"Stop dulu mas ,saya mau menelpon mama saya dulu " Ucap Dony segera mengambil ponselnya lalu menghubungi Lina.
Tak lama Lin mengangkat nya " Ma ,apa apaan sih mama memesan dekorasi segala,apa maksud mama? Dony menikah dengan siapa ma?." Tanya Dony sampai meninggikan suaranya karena geram dengan tingkah mamanya.
"Ooh mereka sudah datang rupanya ,baiklah mama segera kesana ,oh ya kamu tunggu mama ya sayang " Bukannya menjawab pertanyaan anaknya ,Lina malah terdengar sangat senang dan langsung meluncur ke rumah Dony.
"Hallo ma , , mama , aaarrk sialan!" Kesal Dony memukul angin.
"Bagaimana ini pak? saya pasang di mana? " Tanya pria itu lagi.
Kepala Dony hampir pecah di buat oleh mamanya sendiri ,dia tak habis pikir dengan isi otak dari mamanya ,jika sampai Killa tahu tentang ini Killa pasti akan sangat sedih .
__ADS_1
"Dengar ya mas,saya Dony tidak pernah memesan dekorasi apapun dan tidak akan menikah dengan siapa pun,paham?." Ucap Dony tegas pada pria berkacamata itu.
"Loh tidak bisa begitu dong mas, kamu sudah jauh jauh datang kemari untuk memasang dekorasi yang sudah di pesan kemarin ," Terang pria itu tak mau tahu.
"Dengar ,untuk biaya saya akan bayar setengah sebagai ganti rugi " Ucap Dony langsung masuk namun pria itu tak mau tahu karena dia tidak terima dekorasinya di batalkan begitu saja.
"Jika begitu kami akan menelepon buk Lina " Ucap pria itu.
"Aarkk terserah."Ucap Dony tak mau tahu dia pun masuk ke dalam rumah nya dah meninggalkan mereka.
Kini tinggal Aisyah yang berdiri dengan kebingungan untuk mempersilahkan mereka masuk atau membiarkan di luar," aduuh gimana ini? " Gumam Aisyah ia tak berani membiarkan mereka masuk dan tidak enak membiarkan tamu berdiri di luar.
Tak lama Lina datang dengan wajah bahagia ,dia menyambut kedatangan orang orang yang akan memasang dekorasi dan mempersilahkan masuk,tapi Aisyah menghalanginya .
"Maaf buk kata pak Dony dia tidak mau menikah lagi dan tidak mau dekorasi nya di pasang " Ucap Aisyah sambil berdiri di depan Lina menghalangi Lina masuk.
Lina menghembuskan nafas panjangnya, wajah geramnya sangat menakutkan lebih menakutkan dari sorotan mata Dony yang terlihat marah.
"Minggir kamu ,kamu tidak ada urusannya dengan ini,"Jawab Lina mendorong pelan tubuh Aisyah sampai ia mundur beberapa langkah.
"Kalian tunggu di sini, saya mau bicara sama anak saya " Ucap Lina pada pihak Organizer nya.
Tok
Tok
Tok
Cklek
Lina masuk dan mendapati Dony berdiri sambil memandang ke luar jendela," Dony apa maksud kamu melarang mereka memasang dekorasi itu hah?" Tanya Lina dengan meninggikan suaranya.
"Mama yang apa apaan ,mama tahu kan Dony masih punya istri, dan Dony masih sayang sama istri Dony,dengan mama sepeti ini sama artinya mama tidak menghargai Syakilla ma "
"Yah,mama Tidak suka sama dia sampai kapanpun mama Tidka suka dan tidak Sudi punya menantu mandul seperti dia ,ceraikan dia dan menikahlah dengan Anjani ".
"Cukup ma,kami baru menikah 2tahun ,kami masih berusaha buat memberikan mama keturunan,dan..."
__ADS_1
"Dan apa? Kamu menikah tapi tetap saja mencari wanita lain buat menghibur kamu, itu artinya kamu tidak cinta sama dia Dony ,kamu hanya kasihan sama dia,mama minta kamu Ceraikan dia sekarang juga."
*****