Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 57


__ADS_3

Flash back on.


Waktu itu ,Killa tengah berbincang bersama dengan Oma Gracia,tiba tiba mendapat kabar dari Assisten Jun tentang perasaan nya yang merasa tidak enak pada Key.


"Ada apa assisten Jun?." Tanya Killa setelah menjawab telepon dari assisten Jun.


"Buk Killa,anda di mana? Saya butuh bantuan anda ." Terang assisten Jun kemudian menjelaskan padanya jika beberapa saat lalu Key tengah berkencan dengan Stevani tanpa dirinya karena secara kebetulan ada seseorang yang menelponnya dan mengatakan jika ibunya masuk rumah sakit ,tapi setelah Assisten Jun memeriksa ke berbagai rumah sakit terdekat dengan rumahnya ,tidak ada sama sekali pasien dari keluarganya,untuk itu assisten Jun langsung kembali dan merasa ada yang tidak beres pada Key.


"Aku juga baru saja mendapat notifikasi lokasi dari Key ,aku rasa key memang butuh bantuan ." Ucap Killa.


"Baiklah ,kamu kirim lokasi nya ke aku ,biar aku langsung ke sana ."


"Aku juga langsung ke sana ,kita ketemu di sana saja."


Setelah itu Killa langsung mematikan ponselnya kemudian pamit pada Oma Gracia,tapi sebisa mungkin Oma Gracia tidak tau tentang keadaan Key ,takut Oma Gracia khawatir.


Setelah berpamitan,Killa langsung mencari taksi dan menuju ke lokasi yang di kirim Key,dan tak lama Killa pun sampai ,ia sempat menghubungi assisten Jun tapi tidak di angkat,ia pun mengirim pesan pada assisten Jun jika ia akan masuk terlebih dahulu ke dalam.


"Assisten Jun ,aku telah sampai dah aku akan langsung masuk ke dalam ." Ucapnya melalui pesan singkat , setelah itu ia pun langsung menggunakan maskernya dan masuk ke dalam.


Rasa deg degan di rasakan olehnya tapi kekhawatiran nya pada key mengalahkan segalanya ,ia masuk langsung mengedarkan pandangannya seraya melihat lokasi Key yang masih aktif bergerak ke sebuah tempat di sana.


Killa berjalan pelan ,meski di jalan beberapa orang sempat menggodanya tapi sebisa mungkin Killa menahan diri untuk tidak membuat keributan dengan melawan mereka,ia hanya fokus pada titik lokasi Key yang semakin menjauh ke sebuah ruangan.


Setelah sampai di sebuah lorong ruangan VIP Bar itu ,Killa melihat beberapa orang berjaga di luar yang ia yakinkan adalah tempat key berada,tak lama ia melihat Stevani keluar dan memanggil seseorang lalu berbisik sesuatu ke orang itu ,setelah itu Stevani pun kembali ke kamar itu.


Tiba tiba ,


Grep..


Killa terkejut saat seseorang membekapnya dari belakang,ia sempat meronta dan hendak teriak tapi setelah melihat siapa yang membekapnya ia pun merasa lega, assisten Jun lah yang menyeretnya ke tempat yang sedikit sepi.


"Ngapain kamu di sana ,dasar bodoh ,kalau kamu sembunyi di sana mereka bisa dengan cepat menemukan kamu." Marah assisten Jun tanpa sadar memanggil Killa dengan kaya kamu.


Merasa ucapan assisten Jun ada benarnya membuat Killa merasa bersalah dan meminta maaf.


"Maaf ,aku hanya khawatir dan aku yakin Key ada di kamar itu." Terangnya.


"Kamu diam di sini sampai aku menyuruhmu untuk keluar ." Ucap assisten Jun dan Killa mengangguk.


Setelah itu assisten Jun berjalan pelan mengintip ke lorong ruangan itu ,dan memang benar di sana tepat di sebuah kamar melihat beberapa orang berjaga,ia pun segera menyuruh anak buahnya untuk menyerang mereka ,dan tepat saat mereka tengah berkelahi , assisten Jun menarik Killa dan membawanya ke tempat Key berada.


Tok

__ADS_1


Tok


Tok


Assisten Jun menyuruh Killa diam dan menunggu Stevani membuka pintu.


"Ada apa..."


Brak..


Assisten Jun pun langsung mendorong pintu itu dengan kuat,hingga membuat Stevani tersudut ke tembok.


"Apa apaan kalian,keluar!." Bentak Stevani,tapi tak di hiraukan oleh mereka.


Killa segera masuk dan melihat Key yang sudah setengah telanjang,ia meraung kepanasan.


"Aaarrkk , , geraaaah.."


"Assisten Jun,apa yang terjadi?." Kaget killa.


Assisten Jun melihat Key dan sangat tau betul apa yang sedang di alami oleh majikannya itu.


"Brengsek, apa yang kamu lakukan pada bos ku hah!" Geram Assisten Jun pada Stevani.


"Hei tunggu ." Teriak assisten Jun keluar tanpa mengejarnya.


"Cepat kalian tangkap wanita iblis itu ." Pinta assisten Jun pada anak buahnya ,setelah itu dia kembali masuk ke dalam dan melihat key yang berusaha membuka semua pakaiannya.


"Apa yang terjadi padanya Assisten Jun ,aku takut melihatnya." Ucap Killa ,ia melihat mata Key memerah.


Assisten Jun menarik Killa sebentar dan meminta tolong padanya untuk menyelamatkan Key.


"Aku boleh minta tolong sesuatu?" Ucap Assisten Jun.


"Apa? tapi kita selamat kan Key dulu ,kasihan."


"Justru itu , permintaan ku memang untuk menyelamatkan Tuan muda ,apa kamu bersedia? Aku janji setelah ini aku akan melakukan apapun yang kamu minta selama aku bisa asal kamu bersedia membantu tuan muda ,jika tidak di bantu aku yakin besok dia pasti sudah gila." Terangnya.


"Iya sudah ayo ,kita sama sama bantu dia." Ucap Killa panik .


"Nona Killa ,maafkan aku,tapi saat ini hanya anda yang saya percaya dan hanya anda yang bisa membatunya." Ucap nya menarik kembali tangan Killa kuat dan membawanya ke depan Key.


Killa sempat kebingungan tapi setelah mendengar ucapan Assisten Jun barulah dia paham ,kenapa assisten Jun bilang hanya Killa yang bisa membatunya.

__ADS_1


"Tuan muda, ,maafkan saya."


Key menoleh dan tanpa ragu Assisten Jun mendorong killa hingga terjatuh ke atas kasur dekat key.


"Assisten Jun tunggu...aaaaarrrkk ...mmpppphh " Teriak Killa saat Key langsung menarik nya dan me lu Mat bibirnya ganas lalu membuka pakasa baju yang di gunakan Killa ,Killa sempat melawan hingga key tanpa sengaja melukai bahunya,dan saat itulah kejadian yang menjadi sejarah timbulnya benih benih cinta dari Key di rahim Killa.


Flash back off.


"Begitu ceritanya tuan.! Saya mohon maaf karena tidak memberitahu anda ,itu semua atas permintaan buk Killa ."


"Apa? Killa yang menyuruh kamu untuk menyembunyikan semua ini?" Tanya Key.


"Benar tuan , awalnya saya tidak mau tapi Bu Killa memohon dan saya telah berjanji akan melakukan apapun yang dia minta asal bersedia membantu anda malam itu ,jadi saya minta maaf sekali lagi ,bukan bermaksud saya mengkhianati anda tuan muda ,tapi ..."


"Sudahlah cukup ,aku paham dan aku berterima kasih padamu berkat kamu aku jadi tau semuanya dan mungkin benar ,anak itu tidak mau lahir dengan dalih kecelakaan,untuk itu tuhan lebih sayang padanya."


Mendengar jawaban Key membuat assisten Jun merasa lega," terimakasih tuan muda."


Stelah itu Key berjalan mengambil sesuatu untuk Assisten Jun,"dan ini untuk mu ,bukalah." Ucap Key sambil memberikan sebuah amplop coklat pada assisten nya itu.


"Apa ini? ." Tanya Assisten Jun.


"Bukalah ."


Assisten Jun pun segera membuka isinya dan begitu terkejut dengan apa yang tertulis di sebuah kertas putih yang sudah di bubuhi tanda tangan Key.


"Aku juga minta maaf atas apa yang telah aku lakukan Alda keluarga mu ,aku minta maaf karena telah membakar rumah keluarga mu,dan aku sudah menyuruh orang untuk membangun kembali rumah itu,juga aku telah bertemu dengan kedua orang tuamu ,jika mereka tidak ingin pindah dari sana ,untuk itu aku meminta orang untuk segera menyelesaikan pembangunan rumah itu,juga rumah yang sudah saya belikan akan tetap menjadi milikmu." Terang Key ,dengan cara itu dia bisa menebus kesalahannya pada Assisten dan juga keluarga assisten nya.


"Tapi tuan ,ini terllau berlebihan, saya tidak mau menerima ini." Tolak nya mencoba mengembalikan sebuah kunci motor dan mobil.


"Terimakasih assisten Jun ,anggap sebagai hadiah ku atas pengorbanan mu selama ini ,sulit untuk ku mencari seseorang yang bisa ku percaya sepertimu."


"Terimakasih tuan ." Assisten Jun begitu terharu , sampai ia tak sadar meneteskan butiran bening dari matanya.


"Sudah jangan cengeng kaya bocah ,liat kamu nangis gini aku jadi ingat waktu kamu di tolak sama siapa namanya dulu? Si Santi kalau gak salah ya,kamu nangis kejer karena malu di tolak di depan semua anak anak kan...hahaha.." Tawa Key mengejek Assisten sekaligus sahabat itu .


Satu permasalahan key telah selesai,kini timbul masalah yang lain lagi.


Di sela momen baru mereka seseorang baru saja datang dan memberikan laporan pada Key tentang Stevani .


"Sudah ku duga ." Gumam Key.


🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


__ADS_2