
Terdiam ,Killa hanya bisa terdiam setelah mengingat kejadian siang hari setelah Key datang ke tempat kerjanya,ia terpaksa mengiyakan keinginan key untuk bekerja kembali di kantornya demi restoran Rinjani yang terancam akan tutup jika ia tak kembali bekerja pada Key.
Awalnya Killa menolak mentah mentah tawaran Killa dah bersikeras tetap bekerja di restoran itu tapi sesaat dia telah kembali tiba tiba Puspita menghampiri nya dan meminta tolong padanya.
"Killa , hanya kamu yang bisa membatu saya." Ucapnya dengan tulus pada Killa seraya memegang tangan wanita yang menjadi kunci dari kesuksesan restoran nya itu.
"Maksud nya apa ?" Tanya Killa dan Puspita mengatakan jika Key akan menutup restoran nya jika Killa tak mengiyakan keinginan nya.
"Sialan ,bisa bisanya dia menggunakan cara licik seperti ini demi aku bekerja di sana ." Gumam Killa mengepal tangannya dan berbalik arah mengejar Key.
Key yang hendak masuk ke dalam mobil pun terhenti saat Killa meneriakinya.
"Hei tuan sombong ,baiklah aku akan bekerja padamu lagi,puas kamu!." Teriak Killa.
Key hanya tersenyum kecil tanpa menoleh kemudian masuk ke dalam mobilnya dengan perasaan penuh kemenangan.
"Aku hanya ingin bahagia tuhan,apa aku tidak akan merasakan kenikmatan hidup seperti yang aku inginkan?" Gumamnya merasa tuhan tidak adil padanya dan ia harus menjalani hidup yang tidak ia inginkan,lama ia berpikir dan tersenyum setelah memutuskan untuk menjalani hidup nya sebagaimana mestinya.
"Baiklah Killa ,besok kamu harus tetap profesional bekerja ,bekerja dan bekerja jangan mudah terpancing dan jangan terpengaruh dengan godaan apapun ." Ucapnya menyemangati dirinya sendiri sebelum memejamkan matanya.
🌺🌺🌺🌺🌺
Sementara itu di rumah Key,Oma Gracia masih tinggal di sana dan hendak menginap di sana.
"Apa? Oma mau menginap di sini?" Kaget Stevani saat mendengar ucapan Oma Gracia yang sedang duduk menikmati minumannya di ruang tengah.
"Apa ada yang salah? Biasanya Oma selalu menginap di sini dan Key pasti senang jika omanya menginap di rumahnya ." Terang nya sambil menyeruput kopinya.
"Eeh tapi Oma, ,apa sebaiknya Oma pulang saja ,di mantion jadi sepi kalau Oma menginap di sini."
"Kata siapa sepi ,di sana banyak orang bahkan semua pelayan tinggal di sana." Terangnya.
"Tapi Oma, , "
" Kamu tidak mau Oma menginap di sini? Kamu tidak suka sama oma.?"
"Kata siapa oma tidak boleh menginap di sini, rumah ini milik Oma juga ,jadi tidak ada satu orang pun yang melarang Oma tinggal di sini, termasuk kamu .!" Terang Key tiba tiba masuk dan menyahut dengan perkataan yang begitu panjang.
Oma Gracia tersenyum mendengar itu dan Stevani langsung bangkit bahkan terkejut saat Key tiba tiba masuk dan menyahuti perkataannya.
"Key kamu sudah pulang? Sejak kapan?" Tanya Stevani langsung mendekat dan menarik tangan Key mendekat.
"Sejak nada bicaramu seolah mengusir Oma dari rumah ini." Terang Key melepas tangan Stevani yang melingkar di lengannya dan mendekati Oma Gracia,mengambil telapak tangan wanita tua itu lalu mencium punggung tangannya sebagai rada hormatnya.
"Cucuku sayang " Ucap Oma Gracia mengelus pelan kepala Key.
"Bukan begitu sayang ,aku hanya ...''
__ADS_1
"Tidak perlu ku berkata apapun lagi ,malam ini Oma akan tinggal di sini ?." Terangnya.
"Baiklah .! " Jawab Stevani mendudukkan bokongnya sedikit kesal dan menggerutu.
🌺🌺🌺
Pagi harinya saat mereka tengah sarapan tiba tiba Seseorang datang mengetuk pintu, Nunung selalu assisten rumah tangga di sana pun keluar membuka pintu.
"Siapa pagi pagi bertamu ke rumah ini ?" Ucap Oma Gracia sambil mengunyah makanannya.
"Key juga gak tau Oma.!"
"Mungkin orang yang saya pilih kemarin ?" Sahut Stevani.
Mereka berdua menoleh " maksud kamu?" Tanya Key.
"Eeh begini sayang ,aku membutuhkan seseorang untuk membantuku ,boleh kan aku menambah assisten rumah tangga ,kerjaannya hanya melayani aku dan mengurus sesuatu yang berhubungan dengan ku ." Terang Stevani meminta izin pada Key.
"Assisten pribadi buat kamu?" Tanya Key memastikan dan Stevani mengangguk.
"Memangnya Nunung kerjanya tidak becus? " Tanya Oma Gracia memastikan .
"Bukan begitu Sayang ,Oma ,hanya saja sejak dulu saya terbiasa mempunyai orang yang secara khusus melayani saya, mempersiapkan pakaian kerja saya ataupun keperluan saya yang lainnya."
"Baiklah terserah kamu saja ,saya berangkat kerja," ucap Key tak mau panjang lebar ." Oma ,Key berangkat kerja dulu ya.?" Ucap Key pamit pada Oma Gracia .
"Nyonya ,saya Tatik " Ucap nya memperkenalkan diri .
"Iya saya tau ,kamu bisa langsung bekerja hari ini juga ,dah tugas pertama kamu ada di kamar saya ,setelah ini kamu ikut saya."
"Baik nyonya."
"Oh ya perkenalkan,ini Oma Gracia,Oma dari suami saya Key Andreas." Ucap Stevani memperkenalkan Oma Gracia pada Tatik.
"Salam Oma ,saya Tatik ."
Oma Gracia hanya mengangguk kecil tanpa berekspresi kemudian melanjutkan sarapannya.
" Nunung,kamu antar Tatik ke kamarnya ya ."
"Baik nyonya , mari mbak?." Ucap Nunung menggiring nya menuju sebuah kamar yang terletak di sebelah kamarnya.
"kok kecil sih kamarnya." Ucap Tatik saat masuk ke dalam kamar yang berukuran 3×2 meter itu.
"Yang namanya kamar pembantu yang pastinya kecil mbak,di terima saja ,tapi meskipun kecil tempatnya nyaman dan bersih." Terang nunung kemudian meninggalkan Tatik sendiri.
" Astaga ,dari mana buk Stevani dapat assisten seperti itu.! Gumam Nunung dalam hati kemudian masuk ke dalam kamarnya.
__ADS_1
Tak lama ia di kamar , seseorang mengetuk kamarnya .
"Ada apa? " Tanya nunung , tanpa permisi Tatik masuk ke dalam kamar nunung dan menyukai nya.
"ini kamarnya lebih luas, mending kamu pindah sana ke kamar tadi ,aku yang akan tidur di kamar ini."
" Tapi kan ?"
"Sudah sana gak ada tapi tapian." Usir Tatik tapi nunung tetap tidak mau kerana sejak dulu itu adalah kamarnya.
Tak lama terdengar suara Stevani memanggil nama Tatik.
"Iya bos ,saya di sini. " Teriak nya.
"Kamu ngapain di kamarnya Nunung ?"
"Saya gak mau di kamar itu bos , Terlalu sempit ,saya boleh ya minta di kamar ini ." Pintanya.
"Astaga , perkara kamar saja kamu ribet banget sih."
"Tau nih." Kesal Nunung.
"Kan biar semangat kerja." Ucap Tatik tersenyum sambil memainkan alisnya.
"Sudah lah jika begitu,Nunung kamu pindah ke kamar sebelah ." Ucap Stevani.
"Tapi buk ? " Nunung hendak menolak.
"Jangan membantah ,Atau kamu saya pecat ." Ancam Stevani,dan mau tak mau Nunung mengalah dan pindah ke kamar yang tadi hendak di huni oleh Tatik.
"Tuh denger, Wwwleek.." Ejeknya.
"Sudah lah ,ayo kamu ikut saya ada tugas penting untuk kamu " Terangnya kemudian mengikuti Stevani ke kamarnya.
🌺🌺🌺
Siang hari saat Oma Gracia beristirahat,ia tiba tiba terbangun karena merasa angin kencang masuk ke dalam kamarnya membuat Oma Gracia merinding ,ia bangun hendak menutup jendela l,tapi tiba tiba ia terkejut saat melihat di samping jendela kamarnya ada sesosok Kuntilanak tertawa dan melotot ke arahnya.
Iiiihhhihihihihi....
"Haaann...Han...Han...hantuuuuu ! " Teriak Oma Gracia kemudian berlari keluar sambil menoleh kebelakang,tanpa sadar kakinya sudah menginjak tangga,dan
BUgh..
Aaaaaaarrrkkk....
Tubuh Oma Gracia terjatuh menggelinding ke lantai paling bawah , kepalanya berdarah.
__ADS_1
"Omaaaa..." Teriak Nunung.