
Senyuman licik tercetak di bibir Key saat berada di dalam helikopter pribadinya,ia kembali mengingat kejadian beberapa saat lalu saat ia mulai curiga dengan tingkah laku assisten nya sendiri,ia pun menyuruh orang untuk mencari tahu apa yang di sembunyikan oleh assisten nya itu,bukan Key namanya jika ia tak bisa mendapatkan apa yang ia mau dalam waktu kurang satu jam,ia menyeringai tajam saat telah mengetahui rencana yang di buat assisten Jun untuk menyembunyikan Killa.
"Pantas saja semua anak buahku tidak dapat menemukan nya ,rupanya dia di balik semua ini,awas kau assisten Jun,berani bermain api di belakang ku ,kau akan terima akibatnya." Gumam key mengepal tangannya merasa terkhianati oleh sahabat sekaligus assisten nya itu.
Tak sampai di sana Key langsung mengambil ponselnya dan menyuruh anak buahnya untuk menghalangi orang suruhan assisten Jun untuk menjemput Killa ,dan sampai akhirnya Killa kini tengah berada di tangan anak buahnya,Key menyuruh mereka membawa killla ke sebuah pulau miliknya.
"Semuanya sudah siap tuan " Ucap anak buahnya .
Ingatan itu kembali membuat Key tersenyum ,bahkan rasa bencinya terhadap Killa semakin bertambah karena merasa Killa lebih memilih assisten Jun dari pada dirinya.
"Cih, awas kalian " Geramnya sebelum mendarat ke pulau yang cantik itu.
Setibanya di sana,ia langsung berjalan dan masuk ke dalam villa nya,para pelayan itu menyambutnya dengan sopan.
"Di mana dia?." Tanya Key tanpa ingin menyebut nama Killa.
"Di kamar tuan." Jawab seseorang.
Key pun langsung menuju kamar dan mendapati Killa tengah mondar mandir berusaha mencari signal.
"Selamat datang di tempatku Lala ku ." Ucap Key sambil merentangkan tangan .
Degh
Killa menoleh ,ia begitu terkejut melihat Key berada di depannya saat ini," Key? kamu? kenapa kamu bisa di sini? Assisten Jun mana ?."
" Siapa? Assisten Jun? waah hebat ya kalian."
Prok
Prok
Prok
Killa baru sadar jika ucapannya sangat menyinggung Key,dia menjadi salah tingkah dan merasa bersalah.
"Key ,aku minta maaf aku gak bermaksud..."
Plak
Plak
Tamparan keras mendarat di wajah Killa saat hendak menjelaskan pada Key tantang dirinya dan assisten Jun.
"Dengar baik baik,aku tidak akan membiarkan pengkhianat macam kalian lepas begitu saja dari ku." Ucap Key sambil mencengkram kuat wajah Killa hingga membuat pipinya memerah.
Killa mencoba melepas tangan key dari wajahnya namun tenaganya tak sebanding dengan sebelah tangan key .
__ADS_1
"Heh ,kalian sama sama murahan "
Brug..
Key mendorong tubuh Killa hingga terjungkal ke lantai,hingga membuat Killa mengaduh kesakitan.
"Aaww, , Key ,kamu kejam."
"KAMU .! Kamu yang lebih kejam,, meninggalkan aku di saat aku mengharapkan kehadiran kamu ,sampai aku harus menikah dengan orang yang tidak aku cintai ." Bentak nya membuat Killa terdiam dan sadar jika ia memang telah salah.
"Key aku minta maaf."
Mendengar kata maaf dari Killa membuat nya maju dan berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Killa sambil menarik rambut Killa kuat hingga Killa mendongak kesakitan.
"Apa? maaf kamu bilang maaf? Gampang sekali kali meminta maaf setelah apa yang telah kamu lakukan padaku nona Syakilla Anastasia."
"Key aku bisa jelaskan ,aku sama assisten Jun..."
"CUKUP..! Aku sudah tidak Sudi lagi mendengar nama bajingan pengkhianat itu."
"Dia bukan pengkhianat!"
"Ooh jadi kamu membela kekasih baru kamu itu? "
"Dia gak salah Key ,percaya padaku."
Air mata Killa mengalir saat tak di beri kesempatan untuk menjelaskan pada Key kenapa mereka melakukan itu.
"Kamu lihat apa ini?" Tanya Key memperlihatkan sebuah video kebakaran rumah yang sempat ia singgahi beberapa saat lalu sebelum berniat pergi.
Degh..
Hati Killa begitu sakit terlebih saat melihat jelas tangisan mbok Iyem juga Dessy bahkan kesedihan terpancar di wajah mereka saat melihat rumah mereka dengan cepat di lahap si jago merah.
"Key apa yang kamu lakukan pada mereka ." Teriak Killa masih menahan sakit akibat jambakan Key.
"Hahaha, , itu adalah akibat dari orang yang berani macam macam dengan Key Andreas." Terangnya.
"Kejam kamu Key, jahat kamu ,kamu tega sama assisten kamu sendiri."
"Tega kamu bilang ,siapa yang lebih tega menyembunyikan kamu dariku dan sengaja membuat identitas palsu untuk nya dan berniat mengirimnya keluar negeri,bahkan ia dengan tega melihat keterpaksaan ku menerima pernikahan bangsat itu."Teriaknya mengeluarkan uneg unegnya.
"Tapi dia tidak salah Key ,"
"Persetan dengan semua itu ,"
Bugh...
__ADS_1
Key lagi lagi mendorong tubuh Killa hingga tersudut ke lantai,"sakit key." Keluh Killa.
"Kamu harus bayar semua nya jika tidak dia akan aku singkirkan." Ucap key kembali memperlihatkan sebuah video ke dua,di mana Assisten Jun tengah berada di sebuah tempat terlihat seperti ruangan bawah tanah ,ia di ikat dan mulutnya di tutup ,tubuhnya kotor juga berdarah.
"Ini akibat untuk para pengkhianat seperti kalian " Ucapnya lagi menarik tangan Killa dan membawanya ke luar.
"Key lepasin key ,sakit."
"Cepat siapkan aku makanan." Pinta key pada Killa.
Mau tak mau Killa mengambil piring dan menuangkan nasi putih juga sayur ke piring Key, kemudian meletakkan nya di depan key.
Bukannya mengambil lalu memakan makanannya ,Key malah melempar piring itu hingga pecah.
Prang..!
"Oh astaga ,aku sengaja membuangnya,CEPAT BERSIHKAN." Ucap key sengaja.
Killa hanya diam ,dia menunduk dan mulai membersihkan piring dan juga makanan itu.
"Kenapa pakai tangan ,pakai mulut kamu." Bentak key.
Degh
Lagi dan lagi Killa merasa Key telah banyak berubah ,sikapnya yang dulunya manis meskipun sedikit dingin tidak sebanding dengan sikapnya yang sekarang kejam dan tidak manusiawi.
"Maksud kamu apa?"
"Cepat bersihkan pake mulut kamu,jika tidak aku akan menyuruh seseorang untuk melukainya atau bisa saja membunuhnya." Ancam key sambil memperlihatkan foto assisten Jun yang masih di sekap tadi.
Tak tega dengan assisten Jun yang begitu baik padanya membuat Killa mengalah dan melakukan apapun yang dia minta oleh Key,tapi sebelum itu Killa mengatakan sesuatu yang membuat Key semakin geram.
"Baiklah aku akan menuruti semua keinginan kamu ,asal .."
"Asal apa."
"Lepaskan assisten Jun juga kembalikan rumah mbok Iyem dan semua yang telah kamu bakar berserta isinya,mereka tidak salah sama sekali dan tidak ada sangkut pautnya dengan semua ini ."
Key tampak berpikir namun mendengar imbalannya ,rumah juga beserta isinya juga melepas assisten Jun sebanding dengan apa yang akan ia dapatkan.
"Baiklah jika begitu ,aku setuju ." Jawab Key.
Mendengar persetujuan Key ,Killa menghembuskan nafas beratnya kemudian berjongkok dengan kedua lututnya seraya memandang ke arah Key,Key hanya diam tak menyuruh ataupun menghentikan Killa yang akan membersihkan makanan juga beling piring dengan mulutnya.
"Mbk Iyem ,Dessy ,ayah , assisten Jun maafin Killa ." Gumam Killa sebelum menunduk ke lantai.
Melihat Killa telah berkorban demi keluarga assisten Jun membuat Key menggertakkan giginya kemudian pergi meninggalkan Killa seorang diri dengan tangisan dan mulai memungut makanan itu dengan mulutnya.
__ADS_1
****