Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 76


__ADS_3

    Seminggu telah berlalu , kesehatan Killa dan juga Oma Gracia telah kembali pulih,Oma Gracia kali ini merasa jauh lebih baik karena Killa kini tinggal dengannya sementara waktu.


   Killa terlihat berdiri di ambang pintu sebuah ruangan kesukaan Oma Gracia,ia terlihat berpikir dan di tangannya sudah ada sebuah koper yang dia bawa dari kamarnya,selang beberapa menit dia menghembuskan nafas panjang setelah itu membuang nya lalu memeberanikan diri untuk masuk dan menyapa Oma .


"Pagi Oma!" Sapa Killa saat Oma Gracia sedang menikmati udara paginya di rumah kacanya,Killa meninggalkan koper kecilnya lalu mendekat ke arah Oma ,dia berjongkok dan meletakkan tangannya seperti sungkeman anak sama mertuanya.


 "Killa pamit yah " Ucap Killa membuat Oma Gracia menatap lekat wajah itu.


"Kamu mau pulang sekarang? Apa tidak terlalu cepat Killa sayang?."


"Oma ,sudah lama Killa menumpang tinggal di sini ,sekarang waktunya Killa pamit ,Oma sehat sehat ya di sini ,meskipun Killa gak tinggal sama Oma, insyaallah Killa akan tetap mengunjungi Oma ,Killa janji."


  Mata wanita tua itu terlihat berkaca kaca ,bibirnya bergetar menandakan ia tengah bersedih karena akan kembali merasa kesepian,Killa melihat perubahan sikap Oma sungguh merasa bersalah.


"Oma ,kenapa menangis? Oma jangan sedih dong,Killa nanti ikutan sedih nih !"

__ADS_1


"Oma akan kesepian lagi ." Ucap nya tanpa mengatakan apapun lagi ia bangkit lalu pergi menjauh dari Killa dengan langkah pelannya,Killa hanya menatap punggung yang sudah terlihat sedikit bungkuk itu dengan perasaan sedih ,terlebih saat Oma Gracia berhenti tepat di dekat koper kecil Killa lalu melirik ke koper itu ,kemudian menoleh ke arah Killa sekian detik ,setelah itu barulah Oma Gracia benar benar menjauh dari rumah kaca itu.


"Huuuuh, , apa yang harus aku lakukan ?" Gumam Killa merasa tak enak hati pada Oma Gracia yang sudah sangat baik padanya.


Killa pun dengan berat hati menarik koper nya lalu meninggalkan rumah itu ,meski si pemilik rumah belum sepenuhnya mengizinkan dirinya untuk pulang.


Sedangkan di kantor , Killa benar benar tidak fokus pada pekerjaan nya ,ia selalu salah sampai membuat Key kesal padanya.


"Killa ,laporan yang kamu buat tidak sesuai dengan tanggal dan juga nomer halaman nya,apa kamu tidak lihat? Atau kamu lagi memikirkan sesuatu? " Marah Key pada Killa,killa pun mengambil berkas yang di tangan Key lalu melihatnya dan benar saja ,di halaman depan nomer 05 dan di halaman selanjutnya 03,juga laporan yang di berikan Killa adalah laporan bulan lalu.


"Baiklah ,kamu kerjakan dan antar smuanya siang ini dan tidak ada waktu makan siang mu ,siang ini harus kamu selesaikan.


"Aa-apa? Tapi key...!


"sudalah ,jangan membantah ,kamu kerjakan semuanya ,saya mau pergi dulu."

__ADS_1


Ucapnya kemudian menjauh dengan bersiul seolah tengah bahagia,ia sedikit melirik Killa yang terlihat cemberut karena tidak dia izinkan untuk makan sial.


Killa hanya bisa memandang punggung Key yang menjauh dari pandangannya ,"dasar bos sombong,semaunya saja ." Kesal Killa melanjutkan pekerjaannya.


Tak lama saat ia tengah fokus pada berkas yang ada di depannya ,Key datang dengan membawa dua porsi makanan juga minuman yang di letakkan di depan Killa,Killa menolah dan terheran melihat sikap manis Key padanya.


"Makanlah dulu , tinggalkan pekerjaan mu itu ?" Ucap Key tanpa menoleh dan duduk mengambil kursi yang ada di depan meja kerjanya dan ia duduk di depan Killa.


"Key,tapi kan ...."


"Ssst , , makan atau tidak sama sekali !" Ucap Key menutup bibir Killa dengan telunjuknya.


Killa hanya terdiam melihat sikap key yang sebentar sebentar baik ,judes bahkan sering marah marah gak jelas.


Key membuka kotak makanan itu lalu menatanya dengan rapi agar mempermudah Killa untuk mengangiknya.

__ADS_1


"Next........


__ADS_2