Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 61


__ADS_3

Buahahaha ..


Tawa renyah mereka saat ini tengah berada di dalam mobil Puspita,mereka mentertawakan reaksi Anjani dan kedua temannya yang berguru terkejut saat Killa mengeluarkan Black card nya dan membayar mobil seharga 11 milyar.


"Gila sih parah ,sumpah parah banget , ,hahaha...wajahnya lucu banget hahah." Tawa Dina mengingat Anjani yang terkejut sampai pingsan.


"Jika aku manjadi dia,aku akan sangat malu seumur hidupku." Terang Puspita ikut terbahak bahak.


"Dia memang pantas mendapatkan nya ." Sahut killa.


"Oh ya kamu bisa punya Black card tapi malah bekerja di tempat saya,kamu sebenernya siapa ?" Tanya Puspita penasaran.


Hal itu juga yang ingin di tanyakan oleh Dina , penampilan Killa yang terlihat biasa saja tapi mempunyai black card sangat membuat Dina tidak percaya dan menyangka.


Killa terdiam dan kebingungan tidak tau harus menjawab apa.


"Iya La ,aku juga penasaran" Sahut Dina.


"Hehe , sebenarnya akuu...." Killa menjawab sambil tertawa kecil dan menggaruk kepalanya yang tak gatal.


Tok


Tok


Tok


Saat hendak menjawab tiba tiba Seseorang mengetuk pintu mobil Puspita,saat hendak menatap ke luar Killa sudah tahu siapa mereka.


"Aduuh mampus gue " Gumam Killa kecil.


"Eeh siapa mereka , apa kalian kenal?" Tanya Puspita.


"Enggak buk,saya tidak kenal." Jawab Dina menggeleng.


Killa tanpa berkata apapun langsung membuka jendela mobil.


"Aduuh kalian ngapain ke sini ?" Tanya Killa pelan takut Puspita dan Dina tau.


"Mohon maaf nona ,anda harus ikut kamu karena tuan muda ingin bertemu anda segera." Terang salah satu di antara mereka.


"Tuan muda siapa ?" Tanya Puspita penasaran.


"Eeh buk ,bukan siapa siapa kok dan mohon maaf ya saya harus pergi sama mereka,mari.!" Ucap Killa langsung keluar dan mengikuti mereka.


"Mari nona ." Ucap mereka.


"Aku mau pergi sendiri ,kalian pulanglah."


"Tidak bisa nona ,anda harus pergi bersama kami."


"His , menyebalkan." Kesal Killa sambil masuk ke dalam mobil.


Di Kantor Key ,dia mengetuk ketuk meja kerjanya sambil menunggu kedatangan Kila ,key yang tadinya sedang meeting di kagetkan dengan notifikasi dari dana black card nya yang keluar mencapai puluhan milyar,dengan cepat Key menyuruh assisten Jun untuk meng-handle meetingnya dan di segera kembali ke ruangannya,namun sebelum itu ia meminta beberapa anak buahnya untuk mencari di mana killa dan membawanya segera pulang.


Tring

__ADS_1


Tak lama notifikasi ke dua dari anak buah Key yang mengirim lokasi dan juga rekaman CCTV di tempat kejadian di mana Killa di permalukan di depan umum sampai ia bisa mempermalukan lagi lawannya.


"Heh ,rubah kecilku sudah mulai beraksi rupanya ." Gumam Key tersenyum kecil.


Tok


Tok


Tok


Tak lama Killa pun datang dengan mengetuk pintu ,key langsung menutup laptopnya dan memasang wajah datar.


Killa masuk dengan pelan ,terlihat jelas wajah menyesal juga ketakutan yang di tampilkan,dia menunduk sambil mendekat ke arah Key .


"Key ." Panggil Killa.


Key menoleh sejenak lalu berjalan ke arah jendela dekat meja kerja nya ,ia memasukan kedua tangannya ke dalam saku celananya sambil menatap tajam ke arah Killa.


"Aduuh mampus gue,dia gak nyahut lagi,tuhan maafkan aku ,aku ikhlas jika harus menjadi babunya selamanya." Gumam Killa dalam hati ,ia merasa kini hidupnya telah tamat dan akan manjadi upik abu selamanya di rumah besar key.


"Apa ada yang mau kamu jelaskan ?" Tanya Key terdengar serius.


"Eee , , aku ." Killa tampak ragu tapi seketika ia berlutut dan memohon pada Key agar di maafkan.


"Huuu, , , maafkan aku Key maaf,aku tidak bermaksud menghabiskan uang mu ,hanya saja aku terlalu emosi dan tanpa pikir panjang langsung membeli mobil sehargaaa ..eee.."


"Hmm, lanjut "


"Seharga, , , 11 milyar ." Jawab nya pelan terdengar ketakutan.


"Aku rela ,aku ikhlas jika harus manjadi babu di rumahmu Selamanya aku ikhlas Key." Jawab Killa menangis menyesal.


Key mendekat lalu memegang kedua bahu killa dan mengangkat nya agar Killa berdiri.


"Dasar bodoh, siapa yang akan memarahimu hah!" Ucap Key tiba tiba mencubit gemas wajah Killa.


"Maksud kamu?"


"Haha,aku menyuruh jamu pulang bukan untuk membahas soal uang itu ,tapi ini ." Terang Key memberikan sebuah amplop coklat yang berisi tentang bukti ketidak bersalahan ayahnya.


"Apa ini?" Ucap killa.


"Kamu buka saja ."


Killa pun perlahan duduk dan membuka isi dari amplop coklat itu ,tak terasa air matanya menetes melihat bukti bukti dan sebuah file yang berisi tentang pelaku asli dari kasus yang di alami oleh ayahnya .


"Key ,ini benar kah? kamu mendapat ini semua dari mana?." Tanya Killa masih tak percaya.


"Apapun yang kita inginkan asal ada uang ,itu semua sangat mudah Lala ." Terang Key.


"Terimakasih key , terimakasih." Ucap killa spontan memeluk key tanpa sadar.


"Hmm, , aku tau tubuh indahku ini sangat enak untuk di peluk ." Celetuknya sampai membuat Killa melepas pelukannya.


"Eeh maaf ,aku hanya terlalu senang mendengar kabar ini."

__ADS_1


"Hmm rasanya aku akan mempunyai assisten pribadi mulai hari ini."


"Apa? "


"Kenapa ? Bukannya kamu yang bilang tadi dengan sadar jika kamu rela menjadi Upik Abu selamanya.?" Tanya Key sambil tersenyum penuh kemenangan.


"Eeh tapi kan .."


"No, , no , ,no perkataan pertama selalu benar ." Jawab Key tak mau tau dengan alasan Killa.


"Dan mulai saat ini kamu harus di sini bekerja di kantor ini ,paham ." Terang Key tanpa menunggu jawaban Killa ia langsung keluar meninggal Killa di ruangan itu sendiri.


"Sialan ,aku juga kenapa ngomong kaya gitu sih." Kesal Killa menepuk pelan keningnya.


"Oh ya ,Btw kamu hebat deh bisa membuat wanita ulat itu pingsan ,aku salut sama kamu " Ucap Key masuk lagi memberi jempol pada Killa.


"Keeeey..." Kesal Killa.


Di tempat lain.


Anjani masih belum sadar dari pingsannya,ia di bawa ke sebuah Rungan di Showroom itu ,tak lama Dony datang karena mendapat telpon dari salah satu teman nya .


"Dony " Panggil salah satu di antara mereka.


"Anjani , ,apa di belum sadar.?" Tanya Dony.


"Belum Don." Terang mereka.


"Apa yang sebenarnya terjadi ,kenapa dis bisa pingsan di sini !" Tanya Dony sambil menggosok kan minyak kayu putih ke area tertentu agar Anjani cepat sadar.


"Eeeh , , dia ...eh ya benar ,ini semua gara gara mantan istri kamu itu." Kesal salah di antara mereka mengadu jika Killa yang membuat Anjani seperti itu .


"Apa killa?" Tanya Dony penasaran..


'Iya ,ini semua gara gara Killa ,dia sengaja membeli mobil paling mahal di sini untuk memanas manasi Anjani.'


"Apa? Killa beli mobil paling mahal di sini?" Kaget Dony .


Mereka berdua mengangguk.


"Dari mana killa dapat uang sebanyak ituu?' Gumam Dony berpikir jika dari kartu yang di berikan olehnya untuk Killa ,itu tidak akan cukup untuk membeli sebuah mobil.


"Dia memakai black card." Terang Nya.


Degh


"Laki laki itu ,siapa dia? Kenapa dia selalu selangkah lebih maju dari ku?" Gumam Dony merasa cemburu pada Key.


Di sala ia berpikir,tiba tiba Anjani terbangun dengan merintih.


"Aaarrkkk , , tidak tidak mungkin. , , Tidka mungkin." Teriak Anjani seperti orang kesurupan.


#Bersambung.


Cukup segini dulu ya guys , insyaallah besok author up double buat kalian semua.

__ADS_1


#bigmiss


__ADS_2