Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 16


__ADS_3

Killa kini tak sadar jika dirinya di bawa pergi entah kemana,sejak memasuki taksi di hanya menatap sendu ke arah jalan tanpa memperhatikan sekitar,namun ia merasa perjalanan nya cukup panjang ia pun tersadar dan bertanya.


"Loh pak ,ini bukan jalan menuju jalan xx kan ,kenapa saya di bawa ke sini ?" Tanya Syakilla.


Supir taksi itu hanya diam sambil memfokuskan pandangannya ke jalan.


Diam nya supir itu membuat Killa kesal," hei pak,saya mau ke jalan xx kenapa saya di bawa ke tempat lain ,anda mau coba menipu saya " Ucap nya mulai curiga ,dia menatap sekeliling dan berencana hendak keluar ,


Klik


Tiba tiba pintu terkunci saat Killa hendak memaksa keluar ," hei lepaskan aku ,aku mau turun " Teriaknya sambil mencoba membuka pintu juga jendela.


Dug


Dug


Dug


Killa menggedor pintu dan meminta tolong namun percuma Tidak ada yang mendengar nya.


"Tenanglah , sebentar lagi kita akan sampai ,dan bos kami akan menemui nona " Ucap Supir taksi itu membuat Killa terdiam.


"Apa? bos? siapa bos kalian ?" Kecurigaan Killa ternyata benar sejak berada di rumah sakit dia merasa aneh dengan biaya rumah sakit yang sudah lunas ,dan sekarang dia di bawa entah kemana oleh orang yang tak di kenalnya,takut memang tapi dia tak bisa berbuat apa apa selain mengikuti nya.


"Nanti juga nona akan tau " Ucapnya kemudian tak lama mobil itu memasuki kawasan perumahan Elit ,Killa menatap tempat itu sangat asing ,pasalnya rumah rumah di kompleks sana begitu sangat mewah ,dan kini mereka memasuki rumah paling besar dan paling mewah.


Tin


Tin


Supir taksi itu membunyikan klakson dan beberapa orang berlari lalu membuka pintu untuknya,setelah itu mobil taksi itu masuk membawa Killa.


"Silahkan " Ucap Supir itu mempersilahkan Killa keluar dari mobil.


Killa dengan perasaan bingung pun keluar dan melihat sekitar begitu takjub ,rumah bagai istana terpampang jelas di depan matanya ,rumah bak dongeng princess,di halaman rumah berjejer pohon pinus kecil yang tertata rapi bahkan di samping rumah ada sebuah Gazebo kayu yang terbentuk indah seperti sebuah lukisan alam.


Killa berjalan mengikuti arahan seorang pelayan yang baru saja mendekat ,dan saat memasuki rumah Syakilla di sambut oleh suasana rumah yang begitu elegan,rumah yang begitu nyaman dengan warna warna kalem yang sangat cocok buat selera Syakilla.


"Silahkan nona " Ucap nya memberi jalan menuju sebuah kamar untuknya.


"Terrimakasihhh," Hanya itu kata yang mampu keluar dari mulut nya.


"Silahkan anda mengganti pakaian anda dengan ini nona ,3 jam lagi tuan muda akan datang menemui anda " Ucap salah satu pelayan .


"Tuan muda?" Gumam Syakilla.


"Permisi," Ucapnya sedikit membungkukkan badannya serasa berbalik.

__ADS_1


"Eeh tunggu, siapa nama kamu " Tanya Syakilla.


"Alya nona,panggi Alya " Ucap nya kemudian berbalik.


"Ah ya Alya, terimakasih " .


"Eeh sebentar,apa tadi dia bilang? TUAN MUDAAA " Ucap Syakilla lagi mengingat nama tuan muda.


"Ooh tidak ! apa dia lagi? apa sih maunya ? apa hanya karena sepatu jelek itu dia sampai berbuat sejauh ini padaku?,ooh no ! jangan jangan dia yang membayar rumah sakit ku " Kaget Killa saat menduga duga.


Dia merebahkan tubuhnya dia atas kasur nyamannya ,mantap sekeliling sedikit membuatnya tenang namun lagi lagi key yang kejam menari di pikirnnya membuatnya bergidik ngeri.


"Oh astaga ,bisa keluar dari rumah mas Dony,kenapa aku masuk ke sangkar emas lagi " Gerutunya dalam hati ,dan mencari cara agar keluar dari rumah itu.


Setelah berpikir lama ia mendapatkan ide ,ia pun bergegas untuk membersihkan tubuhnya menikmati fasilitas yang ada di rumah megah itu dengan senang hati.


"Baiklah waktunya bersenang senang " Ucap Syakilla tersenyum manis.


****


Sementara itu ,key yang kini tengah berada di sebuah club merasa tidak nyaman ,bahkan dia sangat miak dengan wanita wanita yang ada di sana sengaja memamerkan kecantikannya dan ke elokan bodynya.


"Cih dasar menyebalkan " Kesal key saat melihat seseorang yang tengah asyik bermain main dengan beberapa wanita , siapa lagi kalau bukan Assisten Jun.


Key tadinya sempat mengerjai assisten Jun untuk tidak membawanya ke club',tapi melihat wajah memilukan dari assisten nya itu membuat key sedikit terhibur dan mengajaknya lalu membebaskan dirinya bertugas selama di Club.


Key tersenyum kecil saat mengingat dan membayangkan wajah menggemaskan Killa saat memohon untuk tidak di hukum olehnya.


"Hahaha " Tawa key renyah tanpa sadar .


Assisten Jun melihat itu merasa aneh ," apa dia gila?" Celetuk assisten Jun ,dia pun bangkit dan mendekat.


Assisten Jun tanpa ragu menempelkan punggung tangannya ke kening key," Tidak panas " Ucapnya pelan.


Key yang tiba tiba di sentuh pun terkejut dan segera menepis tangan assisten Jun.


"Apa apaan Lo,tidak sopan." Kesalnya.


"Fix ,dia jatuh cinta ,hahahaha" Tawa assisten Jun saat menatap wajah kesal key ,dia tanpa dosa menertawakan bos nya lalu meninggalkan nya kembali bersenang senang.


"Cih dasar Assisten bodoh, mentang mentang di bebaskan dia seenaknya,awas kau nanti " Kepala key lagi sambil memperbaiki dirinya dan meneguk minumannya.


***


"Jawab !" Bentak Dony pada Aisyah dan juga Sisil.


Sisil menunduk ,dia begitu takut dengan kemarahan Dony,sementara Aisyah dia terlihat biasa saja tanpa rasa bersalah ataupun takut.

__ADS_1


"Maaf tuan ,saya dah sisil sejak tadi pagi ke pasar membeli bahan dapur yang habis " Ucap Aisyah tenang.


"Jadi maksud kamu ,kalian tidak tahu di mana Killa?" bentak Dony lagi .


" Iya begitu ,atau mungkin buk Killa lagi jalan jalan tuan ,apa tuan sudah mencoba menghubungi nya?" Ucap santai Aisyah.


"Aah sudah lah kalian masuk ,gak becus jaga satu orang!" Kesal key menyuruh mereka masuk.


Aisyah dengan segera menarik tangan Sisil untuk masuk ke dapur.


"Aah akhirnya " Ucap mereka pelan saat telah bebas dari Dony.


Sementara itu Dony masih saja mencoba menghubungi Syakilla.


Ddrrttt


DDdrrrtt


Dddrrtt


"Angkat Sya , , angkat " Gumam Dony cemas.


( Sya ,kamu di mana )


( Aku sudah pulang )


( Aku ingin menjelaskan seseorang padamu )


( Sya ,angkat teleponku )


Beberapa pesan singkat di kirim oleh Dony ke ponsel Syakilla namun tak satupun mendapat jawaban ,Dony tak menyerah ia lagi dan lagi mencoba menelpon Syakilla bahan sudah puluhan kali namun tetap Syakilla tak menjawab.


"Aarg sialan " Kesal Dony masuk ke dalam mobilnya dan pergi entah kemana.


Sementara itu di rumah besar ,Syakilla tengah asyik memainkan air dan merendam dirinya ke dalam bathtub,tak lupa ia menyalakan lilin aromaterapi agar menenangkan pikirannya.


"Na, , na, , na , , ,na , , na , , " Killa bersenandung ria sambil memainkan busa yang ada di atas tubuhnya,ia begitu tenang semua beban pikirannya hilang seketika.


Namun kenyamanan Killa terhenti saat seseorang mengetuk pintu kamar mandinya.


Tok


Tok


Tok


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2