Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 15


__ADS_3

Sebelum lanjut ,baca bab 14 part akhir ya.... Author baru sadar kemarin ada part yang gak ke update, sebelumnya terimakasih buat kalian yang sudah memberikan jempol kalian ,love kalian semua.


Happy reading


🌺🌺🌺🌺🌺


Tik


Cairan bening kembali membasahi wajah pucat Killa saat mengintip dari balik pintu kamar yang di tempati Anjani,terlebih saat melihat Dony begitu perhatian membantu Anjani saat ingin ke kamar mandi.


Tangan Killa mengepal kuat ,bibirnya bergetar,lidahnya kelu untuk mengatakan apapun ,hatinya hancur berkeping keping,yang ia sedihkan ia tidak pernah mendapatkan perlakuan manis seperti itu dari Dony.


Tik


Lagi lagi air mata Killa jatuh ,namun kali ini ia segera menghapus nya dan tak membiarkan nya jatuh kembali ,matanya yang tadi sendu kini menatap tajam.


"Terrimakasihhh mas,atas luka yang kau beri " Gumam Killa sebelum meninggalkan tempat itu.


Dari dalam Anjani melirik dengan ekor matanya saat Killa telah pergi, dia tersenyum sinis karena berhasil membuat saingannya menangis dan hancur.


"Selamat sakit hati wanita kampung " Ejeknya dalam hati ,ia memang sengaja membuat Syakilla cemburu dengan caranya.


***


Sekembalinya Syakilla dia melihat Sisil dan Aisyah terheran di depan kasir rumah sakit, Syakilla menghembuskan nafas nya sebelum mendekat.


"Ada apa bik,sil? " Tanya Syakilla .


"Ooh tidak ada buk,hanya saja aku sama si mbok heran semua biaya rumah sakit ibu sudah lunas." Terang Sisil membuat Killa juga mengerutkan keningnya.


"Apa? Sudah lunas?" Tanya Syakilla melihat selembar kertas yang menyatakan telah lunas.


"Siapa yang melunasinya ,Tas sama dompet kan ada sama kamu sil "


"Iya aku juga gak tau buk,tapi benar kata suster sudah lunas " Terang Sisil lagi.


"Apa mas Dony yang melunasinya? dia masih peduli sama aku " Gumam Syakilla sedikit tersenyum,namun kejadian tadi membuat senyumannya kembali menghilang dan menepis pemikiran nya itu.


"Tidak ,Tidak mungkin mas Dony, kalau dia tahu aku di sini,kenapa dia tidak pernah menjenguk ku ?,sekejam itulah dia padaku?" Gumam Syakilla lagi.


Melihat Killa terdiam ,Aisyah langsung mengatakan ," jangan berpikir jika yang membayar semuanya adalah tuan Dony,Tidak mungkin " Ucap Aisyah membuat Killa terenyuh.


"Heh ,iya gak mungkin " Ucapnya pelan lalu bertanya pada suster itu siapa yang membayar semua biaya Rumah sakitnya.


"Mohon maaf buk,kami tidak bisa memberitahu ibu,dan beliau hanya berpesan jika nanti ibu pasti akan tahu " Terang suster tidak mau membuka suara.

__ADS_1


"Baiklah terimakasih." Ucap Syakilla ,kemudian mereka pergi ,namun saat berada di simpang jalan menuju jalan keluar ,Anjani dan Lina baru saja masuk ke ruang administrasi untuk menyelesaikan pembayaran rumah sakitnya.


"Tu taksinya " Ucap Aisyah melambaikan tangannya memanggil taksi,saat masuk ke dalam taksi barulah Dony keluar dan menatap nya.


"Killa " Gumam Dony hendak mengejar namun Lina segera memanggilnya.


"Dony, Don, ,ayo cepat sini " Panggil Lina ,mau tau mau Dony segera menyelesaikan biaya rumah sakit Anjani.


" Apa itu Killa? tapi ngapain dia di sini? apa dia sakit? tapi Sisil dan juga mama tidak memberitahu ku ,aah nanti saja setelah ini aku pulang." Gumamnya dalam hati.


******


"Kamu yakin dengan keputusan kamu?" Tanya Aisyah pada Killa yang sejak tadi hanya diam memandang ke luar jendela.


Killa menoleh dan tersenyum," ia bik, Killa yakin dan Killa percaya sama kalian ,kalian tidak akan memberitahu mas dony kemana Killa pergi " Ucapnya.


"Baiklah jika begitu ,tapi jika ada apa apa kamu harus memberitahu bibik atau Sisil" Ucap Aisyah.


"Buk ,apa Sisil ikut ibu ya? biar Sisil temani ibu " Usul Sisil .


"Tidak sil, kalau kamu ikut nanti pak Dony pasti akan tahu " Sahut Aisyah.


Sisil mengangguk paham ,dia pun tak mau melihat Killa selalu di sakiti ,setalah berbincang beberapa saat kini mereka telah sampai di sebuah rumah yang sederhana,Killa turun dan pamit pada Aisyah juga sisil .


"Kamu jaga diri baik baik ya " Ucap Aisyah,Killa menganggu sambil tersenyum kecil.


"Kamu sekolah yang rajin ,biar bisa masuk universitas yang kamu inginkan " Pesan Killa pada Sisil.


"Iih ibu seolah olah ibu tidak akan balik lagi kerumah " Ucapnya manja.


Killa tak menanggapi ,ia hanya tersenyum menggelengkan kepalanya melihat Sisil begitu manja dan terlihat sayang padanya.


"Terimakasih, ,kalian hati hati ya " Ucap Killa ,dan Aisyah juga sisil pun pamit.


Setelah melihat mobil yang di kendarai Aisyah sedikit menjauh ,Killa bukannya masuk malah mencari taksi lagi ,setalah mendapatkan taksi dia pun pergi dari sana.


"Maafkan aku ," Gumam killa dalam hati.


"Pak ke jalan xx nomer Nn " Ucap Killa.


***


"Apa semuanya sudah beres?." Tanya seseorang yang kini tengah menggoyangkan tangannya pada sebuah kertas putih ,ia bertanya tanpa menatap orang yang ada di depannya.


"Sudah tuan ,bahkan mungkin sebentar lagi dia akan sampai ke tempat kita " Lapornya.

__ADS_1


"Hmm , , baiklah ,sisanya kita lihat nanti " Ucapnya lagi sambil menutup lembaran lembaran kertas yang tadi di tanda tangani nya.


"Baiklah setelah ini apa jadwal ku."


" Hari ini anda bisa beristirahat tuan" Jawabnya.


"Aaah istirahat? baiklah aku ingin ke Bar Xx " Ucap nya lagi.


"Tentu,,dengan senang hati" Jawabnya kemudian mengambil dokumen itu kemudian kembali ke ruangannya.


"Kau tidak usah ikut Assisten Jun " Teriak key.


Assisten Jun menghentikan langkahnya dan membalik arah ," Tapi , , " Jun hendak menolak namun jari telunjuk key mengatakan tidak untuk di bantah ,mau tau mau assisten Jun memonyongkan bibirnya kesal.


"Huuh, , udah senang senang bisa bertemu cewek cantik malah tidak jadi " Gumam assisten Jun sedikit kesal .


Dia kembali ke ruangannya dengan lesu dan meletakkan bokongnya dengan kasar.


"Dasar bos pelit,"


"Jangan mengumpat ku,aku mendengar mu assisten Jun" Teriak key dari ruangannya yang bersebelahan dengan ruangan Assisten nya.


"Astaga,setajam itu kah pendengarannya?" Ucap assisten Jun lagi tak habis pikir dengan kelakuan bos nya itu.


****


Di kediaman Nugraha,Dony keluar masuk rumah dan mencari Syakilla di mana mana.


"Killa? Kamu di mana ? bik ,Sisil !" Panggil Dony ,namun tak ada satu orang pun yang menyahut.


"Astaga kemana mereka !" Gumam Dony,ia merogoh sakunya dan mengeluarkan benda pipihnya lalu mencari kontak istri kecilnya lalu menghubungi nya.


( Nomor yang anda tuju ,Tidak dapat di hubungi,cobalah beberapa saat lagi ) .


"Aagh kamu kemana sih Killa " Gumam Dony sambil menuruni anak tangga.


Ia kembali mencari nomer Sisil dan menghubungi nya ,tapi Sisil juga tak tak bisa di hubungi.


"Astaga ,ini anak juga kemana sih ?" Gumam Dony sambil berjalan ke dapur dan mencerai Aisyah.


"Bik Aisyah, , Sisil kalian di mana." Panggil nya lagi .


Setelah berapa saat ia mendengar suara mobil terparkir,dia segera keluar dan melihat Aisyah juga sisil turun dari mobil dengan menenteng barang belanjaan.


"Astaga kalian kemana saja sih ,kiilla mana ?" Tanya dony menghamili.

__ADS_1


Aisyah dan Sisil terlihat salah tingkah, pasalnya mereka tidak tahu jika Dony akan pulang ke rumah secepat itu.


"Eee , ,kita , , "


__ADS_2