
Ting..
Terdengar suara bunyi nyaring sebuah kaleng bekas yang di tendang oleh seseorang.
Klotang ..!
Guk
Guk
Guk
Tak tahu jika kaleng bekas yang di tendang tadi tepat mengenai kepala seekor anjing liar tang galak,ia menoleh dan terkejut melihat tatapan tajam anjing yang merasa tersakiti itu ,Anjing itu menggonggong dan mengejar orang yang menendang kaleng tadi.
"Aaark , , toloong, , , toloooong, , " Teriaknya minta tolong sambil berlari terbirit-birit.
"Dasar anjing gilaaa " Teriaknya lagi sambil melepas high heels nya dan menjinjing nya .
Brugh.
"Aaaw " Ringisnya saat ia tersandung sebuah kayu dan kini dirinya terjatuh di tumpukan sampah,si anjing pun melihat yang di kejar terjatuh ia pun kembali setelah menatap sejenak seolah mengatakan ,Sukurin.
Ia pun terbangun dan mendapati banyak sampah di kepalanya juga bajjunya," haish sialan, , apes banget sih " Kesalnya sambil membersihkan tubuhnya,ia menoleh kesana kemari dan berjalan mencari tempat duduk ,namun tak di duga seseorang datang dah menyapanya.
"Anjani, ,ini kamu kan ? " Tanya seorang wanita cantik yang memakai drees berwarna Abu datang menghampirinya.
Wanita itu sempat terdiam melihat tubuh dan wajah Anjani yang terlihat kesal karena sampah,kemudian Anjani membuang muka lalu berjalan mendekat ke arah terotoar.
"Apa? mau ketawa? Ketawa aja sepuasnya " Ucapnya kesal sambil mengusap perutnya yang masih rata,ia terduduk lemas di pinggir jalan karena kelelahan.
Stevani menutup bibirnya seolah jijik melihat Anjani sekotor itu ," Kamu yah,keluar dari Club' ku jadi gembel? Mending kamu balik aja sana ke club' malam ku,kamu sudah di tanyain sama om Tomo loh."Ucap Stevani sambil menyodorkan air minum pada Anjani.
Glek
Glek
Glek
Dia meneguk minuman itu sebelum menjawab," aku sudah menikah,jadi aku gak bisa lagi bekerja di sana " Ucapnya lagi setelah menelan air yang di berikan Stevani.
"Kamu sudah menikah? Sama siapa? Kok kamu gak cerita dan juga gak ngundang." Protesnya.
"Panjang ceritanya,yang jelas dia tidak sekaya, , , , ," Ucapan Anjani terhenti saat dirinya hampir keceplosan menyebut nama seseorang .
"Siapa? Om Tomo? maksud kamu suami kamu tidak sekaya Om Tomo?" Tanya Stevani terdengar antusias .
__ADS_1
Anjani salah tingkah ,dan dia pun akhirnya mengangguk ," ii, , iya bener ,dia tidak sekaya Om Tomo " Jelasnya.
"Dia tidak sekaya ayah dari anak ini Stev ,maafin aku andai kamu tau siapa ayah dari anak ini pasti kamu akan benci padaku " Gumamnya mengingat sosok laki laki yang menyebabkan dirinya berbadan dua.
*****
"Di mana dia? " Tanya Key mencari Killa ,kini Killa berada di sebuah toko pakaian yang ada di sebuah mall terbesar di kota itu .
"Di toko sana bos " Ucap seseorang yang di tugaskan menjaga Killa dari kejauhan.
Key berjalan dengan gaya cool nya ,semua mata tertuju padanya karena dia bagai sebuah bintang yang bersinar meski dalam keramaian.
Dia pun masuk ke dalam toko itu ,dan smua pengunjung toko mendekat lalu menyambutnya ,namun ia tak langsung menghampiri Killa ,ia memilih beberapa baju yang sengaja di pilih untuk killa,namun ada sesuatu ribut ribut yang membuat pandangan nya ke arah keributan.
" Apa salah saya bertanya harga?" Tanya Killa sopan pada salah satu pegawai toko itu.
"Gak salah ,hanya saja dari tadi anda cuma memilih dan memilah,ini smua barang bagus dan mahal,pantas anda lama memilih,selera anda kampungan ternyata " Sewot nya sambil memperhatikan Killa dari atas sampai bawah.
Killa sempat terdiam mendengar ocehan pegawai toko itu , beberapa baju yang dia tanyakan kini sudah ada di tangannya ,dan ia kembali memilih baju tanpa memperdulikan nya.
"Kalau yang ini berapa?" Tanya Killa lagi semakin membuat wanita itu kesal dah meninggikan suaranya.
" Awas ya kalau gak jadi beli , ini tuh mahal mbak ,harganya 20 juta " Ucap wanita itu dengan sombong.
Killa mengangguk dan terlihat berpikir ," aaah tidak jadi sudah." ucapan Killa belum selesai,namun sudah di potong oleh wanita itu dengan nada kekesalan.
"Ada apa ini? saya dengar dari tadi ribut sekali " Tiba tiba Key datang dan mendekat.
Killa terkejut melihat key ada di depannya.
"Key ,ngapain dia di sini, , aduuh " Gumam Killa merasa tidak enak.
"Ini loh pak ,ada yang pura pura jadi orang kaya masuk ke tempat ini pilih baju ,ujung ujungnya gak punya duit buat bayar " Ucap nya mengadu sambil melirik dengan tatapan kebencian.
"Apa benar begitu? " Tanya key.
"Ini buktinya," Ucapnya sembari memperlihatkan pakaian yang tadi di pegang Killa dan kini telah berpindah ke tangan wanita pelayan itu.
Tatapan Key mengarah ke beberapa baju yang di pilih oleh Killa kemudian kini menatap ke arah Killa.
"Kamu memilih baju sebanyak ini dan gak jadi beli? " Tanya key dengan sorot mata mematikan.
Pelayan toko itu tersenyum senang melihat key marah pada Killa ," Sini kamu ," Ucapnya menarik tangan Killa ke kasir.
"Dah kamu,sini semua barang itu,dia harus membayarnya"
__ADS_1
Killa terkejut mendengar itu,niat hati ia ingin memilih beberapa baju untuk di coba dan mencari harga termurah dan akan membeli satu pakaian saja,namun apa yang di dapatkan di toko ini berbanding terbalik dengan apa yang di harapkan.
"Scan barangnya ,dia harus membayar semuanya " Ucap key lagi sembari tangannya menyambar sebuah lingerie berwarna merah terang.
"Dan satu lagi ,ini juga " Ucapnya tenang.
"Baik tuan muda " Ucap pegawai kasirnya.
"Totalnya 50 juta 300 ribu Pak " Ucap kasir itu merasa deg degan ,pasalnya barang yang sudah di scan tidak dapat di kembalikan lagi ,dan merasa Killa tak bisa membayar membuat mereka semua khawatir dengan pekerjaannya.
Wanita yang tadi meremehkan Killa pun kembali mendekat," sini uang mu mbak ,semuanya 50 juta 300 ribu RUPIAHH, , dan barang sudah di scan jadi tidak bisa di kembalikan ,cepat sini " Ucapnya Tedengar sangat tidak suka,dia bahkan merasa dirinya benar sampai senang seperti itu.
"Aaah tuan muda pasti melihat kinerja ku yang baik ,semoga setelah ini aku naik pangkat " Gumamnya dalam hati sambil tersenyum licik.
"Eee , ,tapi " Killa terbata karena merasa belanja kebanyakan ,di pun tak memiliki uang sebanyak itu .
Melihat Killa ragu mengeluarkan uangnya ,wanita pelayan toko itu memaksa Killa dan hendak menarik tasnya Dangan paksa.
"Sini tas mu ,biar aku yang cari sendiri uang mu " kesalnya mencoba mengambil dompet Killa.
"Eeh mbak jangan mbak jangan " Ucap Killa menarik tasnya kembali.
"Cukup " Bentak Key tak terima melihat Killa di perlakukan seperti itu .
"Tuan muda...maaf " Ucap pelayan toko itu ,begitu juga yang lain hanya diam dan menunduk tak berani.
Sementara Killa menjauh dan Sedikit ketakutan,Key mendekat dan menarik tasnya,melihat Key menarik tas milik Killa membuat pelayan toko itu tersenyum lagi .
"Mampus kamu wanita gembel " gumamnya dalam hati.
Key membuka tas itu seraya berkata,"apa aku bilang tadi pagi di rumah,beli apapun yang kamu mau ,sebanyak apapun dan kalau perlu semua isi toko ini bisa kamu beli ," Ucap key mengambil black card dari tadi.
Degh
"Apa ? Siapa dia? " Gumam pelayan toko tadi terkejut bahkan khawatir dengan dirinya sendiri ,sikapnya yang terlalu sombong kini entah bagaimana nasibnya.
Mereka semua terkejut mendengar dan melihat adegan di depannya," Key ,tapi itu kebanyakan " Ucap Killa merasa tak ena,namun Key tak menghiraukan nya.
"Pakai ini " Ucap Key memberikan black card nya pada pelayan kasir ,semua pegawai itu merasa tak enak dengan Killa ,mereka pun meminta maaf atas apa yang telah terjadi.
"Eee tuan muda,nona ,mohon maaf atas sikap saya " Ucap pelayan tadi sambil mengatupkan kedua tangannya.
Key terdiam sambil menunggu kasir menggesek kartunya ," ini kartunya tuan , terimakasih!" Ucap kasir itu.
"Oh ya ,saya minta orang ini mulai besok ,saya tidak ingin melihat wajahnya lagi di sini, kamu bilang sama manager kamu bahwa dia harus di pecat " Tegas Key sambil menarik tangan Killa dengan tangan kanannya sedangkan di tangan kirinya menjinjing belanjaan Killa.
__ADS_1
"Tuan muda...."