Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 75


__ADS_3

" Lala..!" Teriak Key saat melihat killa terkena tusukan pisau milik Sam.


"Tangkap dia !" Teriak polisi yang sudah menembak lengan Sam dan langsung meringkus Sam keluar dari ruangan itu.


"Aaarrkk, , Omm-maaa " Ucap Killa pelan ,meski merasa sakit di perutnya ia masih tetap mengingat Oma Gracia.


"Killa ,Ucap Oma Gracia pelan sambil memegang tangan Killa semampunya,tangan rapuh itu seolah menguatkan Killa dan berhasil membuat bibir Killa melengkung membentuk senyuman manis.


"Lala , bertahanlah" Ucap Key mendekat dan merangkulnya lalu membawanya menuju ruang gawat darurat.


  Key berlari sambil meneriaki dokter,"dokeeer ,,,dokteeer ."


Killa memandang Key dari bawah , keatas a tersenyum merasa senang melihat Key sepanik itu melihat keadaan nya,ia berusaha berbicara dengan Key tapi Key tidak mengizinkan nya untuk bicara.


"Key .." Panggilnya.


"Diamlah ,jangan banyak bicara ,nanti lukanya tambah sakit, bertahanlah" Ucap Key kembali fokus pada jalan dan saat telah sampai di UGD ,ia meletakkan pelan tubuh Killa dan membiarkan dokter memeriksa luka tusukan nya.


   Sementara itu , beberapa polisi mendatangi nya.


"Saya tidak mau tau ,pria bernama Sam harus di penjara dan juga wanita bernama Stevani juga harus ikut dengannya."


" Baik pak ,kami permisi ."


  Tangan Key mengepal saat mengingat kejadian di saat perut Killa tertusuk pisau yang di pegang oleh Sam.


"Brengsek kamu Sam,kamu harus menerima akibat dari perbuatanmu." Ucap nya.


   Sementara itu ,Killa menatap Key dari kejauhan ,di saat dokter tengah fokus pada lukanya ,matanya fokus pada wajah key yang terlihat sangat khawatir,sampai matanya perlahan terpejam dan ia terlelap.


   Selang beberapa menit ,dokter telah selesai memeriksa dan membalut luka di tubuh Killa dengan perban.


"Bagaimana keadaan nya dokter ?" Tanya Key.


"Syukurlah lukanya tidak terlalu dalam dan parah ,jadi masih bisa di atasi "


     Key menoleh dan melihat Killa terpejam ,dokter mengikuti kemana arah tatapan Key ," Pasien hanya terlelap akibat obat bius yang kami berikan ,anda tidak perlu khawatir,sebentar lagi dia akan sadar,dan kami akan pindahkan pasien ke ruang rawat, permisi ." terang dokter kemudian meninggalkan Key yang sudah terlihat lega.


🌺🌺🌺


"Lepasin saya ,saya tidak salah pak polisi " Rengek Stevani meminta untuk pulang.


"Anda harus kami interogasi terlebih dahulu ibu ,jadi kami mohon kerjasamanya."


"Saya tidak salah pak polisi ,saya tidak salah,saya akan memanggil pengacara saya ." Terangnya kemudian meminta izin pada polisi untuk menelpon pengacaranya,begitu juga yang di lakukan oleh Sam ,dia pun memanggil seorang pengacara yang lain untuk mengurus kasusnya sementara pengacara handalnya juga di tangkap akibat perbuatan mereka yang sudah jelas jelas terbukti bersalah.


"Silahkan ikut kami terlebih dahulu."

__ADS_1


"Gak saya gak mau." Ia terus meronta karena tak ingin masuk ke dalam sel tahanan sementara mereka di interogasi.


"Jangan buat kami membawa anda dengan paksa buk Stevani ."


  Sementara Sam hanya terdiam dan kesal dengan Stevani yang terus merengek ingin pulang,dan saat mereka hanya berdua di sel tahanan sementara,Sam marah pada Stevani.


"Pak ayolah keluarkan saya dari sini ,saya kasi bapak uang berapa aja yang bapak mau nanti " Teriak Stevani sambil mencoba membuka gembok sel tahanan.


"Bisa diam tidak ,berisik banget kamu." Kesal Sam.


"Apa kamu bilang ? Diam? Kamu suruh aku diam? Gimana bisa aku diam di sini tanpa melakukan apapun,lihat kamu? Apa yang kamu lakukan hah? Kamu hanya bisa diam tanpa berbuat apa apa ,gimana bisa kita keluar dari sini."


"Tapi percuma Stevani , mereka tidak akan mengeluarkan kita sebelum pengacara kita datang dan menyelesaikan semuanya ."


"Brengsek,aku gak mau tidur di sini ,jika sampai masalah ini tidak selesai sampai malam ini ,ini semua gara gara kebodohan kamu." Marahnya pada Sam sambil menunjuk Sam.


"Salah ku kamu bilang? Kamu yang bodoh,kamu sampai saat ini belum bisa mengambil hati anak sialan itu."


"Kamu pikir gampang mencairkan es batu kaya gitu?,dia terllau dingin untuk di lawan."


"Itulah sebabnya kamu bodoh.?"


"Kamu yang bodoh ."


"Aaark sudah lah diam ,aku pusing mikirin semua ini." Sam marah sampai ia merenggut rambutnya sendiri seraya duduk menunduk memikirkan kenapa bisa Key mengetahui semua itu.


🌺🌺🌺🌺


Key menatap kedua wanita yang menjadi penyemangat nya kini terlentang tak berdaya di kamar rumah sakit ,Key sengaja memindahkan Oma dan Killa di kamar yang sama agar memudahkan dirinya melihat keadaan keduanya, kesehatan Oma sudah membaik begitu juga dengan Kila ,ia sudah mulai beraktivitas seperti biasa.


"Kamu kenapa Key? " Tanya Oma Gracia pelan sambil mencoba berdiri namun ia salah pegangan handak terjatuh,Killa yang berada di dekatnya sontak kaget lalu mendekat membantu Oma Gracia,begitu juga dengan Key.


"Astaghfirullah Oma ?" Kaget Killa memegang lengan Oma dan saat itu juga Key melakukan hal yang sama ,ia juga memegang lengan Oma Gracia berniat membantu oma namun tangan mereka tak sengaja bersentuhan.


Tatapan mereka bertemu ,netra jernih milik Killa tak berkedip memandang tajamnya tatapan Key yang melihat penuh kerinduan ,sementara Oma hanya tersenyum melihat kedua insan yang terlihat sedang jatuh cinta itu.


"Khem ."


Mereka berdua tersentak kaget lalu melepas Oma dengan pelan .


"Oma mau kemana? harusnya tadi minta tolong Killa aja ?" Ucap Killa Tedengar khawatir dengan Oma Gracia.


Oma Gracia tersenyum mendengar kekhawatiran Killa ," Oma hanya ingin jalan jalan saja ,Oma mau belajar buat kemana mana sendiri , insyaallah Oma kuat dan Oma sehat.!"


"Oma ,jangan di paksakan ,nanti tambah parah mending Oma istirahat dan jalan jalannya nanti nanti saja kalau sudah fit sepenuhnya." Terang Key.


"Bagaimana dengan Stevani ?" Tanya Oma Gracia.

__ADS_1


Key terdiam ,dia mengingat Stevani yang masih berurusan dengan polisi,"Key sudah menceraikan nya Oma ,dan berkas perceraian Key sebentar lagi selesai." Ucap Key.


"Lalu ,Sam ?"


Mata Key seolah menatap tajam Oma Gracia saat ia menyebut nama Sam .


Tok


Tok


Tok


"Mom " Panggil Ratu masuk berhasil membuat situasi yang tadinya tegang kembali normal.


"Ratu." Panggil Oma Gracia.


Ratu mendekat lalu mencium tangan wanita tua itu seperti yang di lakukan nya setiap bertemu Oma Gracia.


"Mommy apa kabar? Maaf Ratu baru sempat datang ke sini ,karena mengurus urusan kantor ." Terangnya karena ia mengambil alih pekerjaan Sam di kantor nya .


"Tidak apa apa nak ,bagaimana? apa ada kendala?" tanya Oma


"Sejauh ini tidak ada Oma ,tapi nanti jika Ratu kesulitan ,apa keponakan Ratu ini bersedia membantu ku?" Ucap ratu mengarah pada Key.


Key yang masih marah pada Sam pun merasa sedikit berbeda pada Ratu karena dirinya yang membuat Sam masuk penjara.


Killa mantap Key dan mengangguk ,"apa Tante Ratu tidak marah sama Key?" tanya Key ragu.


"Kenapa harus marah.? seharusnya Tante berterimakasih pada mu Key karena kamu tante bisa membebaskan keluarga Tante dari ancaman paman mu ,maaf mommy bukan maksud Ratu...."


"Tidak apa Ratu, mommy paham dan mommy tau anak mommy itu memang bersalah ,dan harus di berikan pelajaran,ia pantas mendapat balasan."


"Baiklah jika begitu , jangan sungkan sama Key ,jika butuh bantuan hubungi Key saja Tante." Ucap Key tersenyum.


"Baguslah jika begitu ,oh ya gimana keadaan kamu Killa?" Tanya Ratu pada Killa .


"Seperti yang Tante lihat,Killa sudah jauh lebih sehat."


" Dan seperti yang kamu lihat? Apa yang di katakan tante banar kan?" Ucapnya sambil melirik ke arah Key dengan ekor matanya.


"Iih apa sih Tante ."


"Eeh kalian mulai bisik bisik ya,awas kallian " Tegur Oma bercanda.


"Hahahaha." Tawa mereka bersama.


****

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺


Next .


__ADS_2