Jangan Salahkan Aku Selingkuh.

Jangan Salahkan Aku Selingkuh.
Bab 59


__ADS_3

"Pokoknya aku mau semuanya beres secepatnya." Ucap Stevani saat ini sedang berbicara pada seseorang melalui sambungan teleponnya.


cklek..


Terdengar suara seseorang membuka pintu,Key terlihat baru saja kluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk dan sedang menggosok rambutnya menggunakan handuk kecil.


"Udah dulu ya ,Key sudah selesai mandi ." Ucap nya pelan langsung mematikan ponselnya.


Key menatap dengan ekor matanya seraya bibirnya terangkat sebelah membentuk senyuman kecil,ia tak menghiraukan Stevani ia langsung menuju lemari untuk mengambil pakaiannya.


Tak lama Stevani mendekat dan langsung memeluk Key dari belakang.


"Sayang, kamu harum banget ." Ucap nya sambil mencium singkat punggung key.


Key menarik tangannya dan menyudutkan nya ke pintu lemari itu.


Degh


Stevani benar benar terkejut di buatnya ,ia tersenyum karena mengira Key ingin mencumbunya,ia menatap lekat wajah Key yang semakin dekat dengan wajahnya,bahkan ia sudah bisa merasakan nafas Key yang terasa panas hingga membuat tubuhnya merinding seketika.


"Tuhan ,apa Key akan mencium ku ?." Gumam Stevani senang


Semakin dekat wajah Key ,semakin lebar senyuman Stevani bahkan kini Stevani mulai memonyongkan bibirnya dan menutup matanya.


"Mengangetkan ku saja ." Ucap Key membalik badan Stevani agar menghadap ke lemari dan dia mengambil kemejanya kemudian langsung meninggalkan Stevani menuju kaca yang ada di dekat ranjang nya.


"Key , ," Geram Stevani kesal ,ia mengepal tangannya merasa di berikan harapan palsu oleh Key .


Tak ingin menyerah ,Stevani kembali mendekat dan mengambil dasi milik key dan memakaikan nya.


"Sini aku pakaikan dasinya ,sudah tugas istri kan memakaikan dasi untuk suaminya " Ucap stevani langsung mengalungkan dasi itu ke leher key.


Key pun membiarkan Stevani untuk memakaikan nya dan setelah itu dia pun langsung keluar menuju ruang makan untuk sarapan.


Melihat sarapan belum siap ,Stevani berteriak memanggil para pelayan untuk menyiapkan sarapan mereka.


"Loh mana sarapannya ?." Ucap Stevani .


"Pelayan, , , sarapan kita mana." Teriak Stevani membuat Key menggeleng pelan kemudian langsung duduk di kursinya.


"Jangan panggil mereka ,mereka tengah libur ,aku sengaja meliburkan mereka dua hari ,jika tidak keberatan kamu sebagai istri yang baik harus menyiapkan sarapan buat suaminya bukan ?." Ucap Key sengaja menyinggung stevani .


"Apa? Aku ?." Ucapnya menunjuk dirinya sendiri.


"Iya ,kamu buat sarapan,bisa kan ?"


"Key ,kamu kan tau aku tidak bisa masak ,mana kuku ku baru kemarin perawatan." Rengek nya sambil menatap kuku kukunya yang terlibat cantik.


Key mengangguk tenang tanpa protes,"baiklah jika begitu aku akan sarapan di kantor saja." Key langsung bangkit dan mengambil jasnya kemudian pergi dari rumah itu.

__ADS_1


"Key tunggu ."


"Apa lagi ,aku akan telat ke kantor."


"Eeeh ,tidak ada aku hanya ..."


" Oh ya ,aku rasanya akan lembur malam ini."


"Ooh ,oke " Ucap nya tanpa melanjutkan ucapannya yang tadi belum selesai,setelah itu Key langsung pergi bersama assisten Jun .


"Apa semuanya sudah siap?" Tanya Key pada assisten Jun .


"Sudah tuan." Jawab Assisten Jun sambil memberikan sepasang earphone yang tadi di ambilnya di dashboard mobil nya.


Key pun mengambil earphone itu kemudian langsung menempel kannya ke telinganya.


Di rumah Key ,Stevani tersenyum mendengar Key akan lembur malam nanti, dia lun lngsung menelpon seseorang,tanpa menunggu lama seseorang yang di tlpon olehnya pun langsung mengangkatnya.


"Aku ingin malam ini kita lanjutkan rencana kita,apa semuanya sudah siap?" Tanya stevani.


"Baiklah jika begitu ,aku ingin nanti malam kalian menyiapkan kejutan kecil untuk Key ,aku ingin makan malam romantis di taman belakang dan aku ingin kalian siapkan obat yang aku pesan beberapa hari yang lalu ,kali ini aku ingin obat itu untuk Key ,kalian mengerti?" .


"......"


"Bagus jika begitu ,jangan sampai semuanya berantakan."


Di tempat lain ,key tersenyum sendiri sambil mendengarkan sesuatu yang berasal dari earphone nya,dia mengangguk pelan sambil menikmati jalanan yang semakin ramai di padati para pekerja kantoran di kota itu.


Assisten Jun berhenti sejenak lalu memperhatikannya dengan jelas ," Bukannya itu Buk Killa ?" Ucap nya sambil menunjuk dengan dagunya.


"Iya kah?." Key pun menoleh ke arah tatapan Assisten nya.


Key tanpa turun ia menelpon Killa ,dan Killa yang di sana pun berhenti sejenak lalu menganga telponnya.


"Ada apa?"


"Kamu di mana?" Tanya Key.


"Aku di luar ,mau kerja ,ada apa?"


"Tidak boleh ,kamu gak boleh kerja."


"Apa hak mu melarang ku?." Ketus Killa langsung mematikan ponselnya lalu masuk ke dalam Restoran itu .


Key pun kesal dan memilih untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju kantor.


"Apa perlu saya suruh seseorang mengawasi dia? " tanya assisten Jun pada key.


" Tidak perlu."

__ADS_1


"Baiklah." Jawab assisten Jun.


Di restoran .


Killa kesal karena pagi pagi sekali dua orang menyebalkan dalam hidupnya menghubungi nya dan melarangnya bekerja.


"Cih ,apa hak mereka melarang ku bekerja !" Kesal Killa sambil mengambil baju gantinya di loker kerja nya.


"Kamu kenapa la ,pagi pagi muka kusut gitu." Ucap Dina


"Eeh gak apa apa Din."


"Ya sudah ,ayo mulai kerja ." Ucapnya kemudian meninggalkan Killa sendiri.


"iya nanti aku menyusul ." Sahut Killa,dan saat ia hendak menaruh ponselnya ia tanpa sengaja melihat sebuah kartu yang ada di tasnya.


Flashback on.


Sore harinya seperti janji Dony ,ia datang menemui Killa di tempat kerjanya yaitu Restoran Rinjani,Killa tak membahas tentang Anjani karena dia merasa itu bukan urusannya.


"Ada apa mas ku ngajak ketemuan di sini." Ucap Killa santai di depan Dony.


"Aku ingin mengembalikan ini!." Ucap Dony menyodorkan sebuah kartu milik Killa.


"Apa ini mas?." Tanya Killa kebingungan.


"Sebelumnya aku minta maaf , sebenarnya yang mengambil semua dompet kamu juga kartu kamu adalah Anjani ,Karena dia merasa jika kamu tidak berhak atas kartu ini.".


" Apa? Anjani?" Ucap killa pelan.


" Iya ,dia menyuruh orang untuk mengganggu kamu dan mengambil semua isi tas kamu,dan kartu ini aku kembalikan padamu Sya." Terang nya membuat Killa semakin terkejut.


"Tidak usah mas ,sejak itu tidak ada sama aku aku merasa lega ,aku merasa tidak punya hutang sama siapapun."


" Tapi Sya ,ini bukan hak ku ataupun haknya Anjani ,ini punya kamu." Ucap Dony lagi sambil memberikan nya pada Kila,dan setalah itu dia pun langsung pamit untuk pulang.


Flashback off.


Killa mengambilnya lalu memutar mutarnya dengan tangannya.


"Apa aku harus menggunakan ini untuk mudal usahaku ." Gumam Killa merasa ingin memulai usaha baru tapi ia ragu.


"Eeh tidak tidak ." Ucap nya lagi kemudian memasukan kembali kartu itu ,Tapi kembali ia melihat sebuah kartu berwana hitam di sana,ia pun mengambil nya dan melihatnya.


"Astaga ini punya Key ,aku harus mengembalikan nya." Ucap Killa .


#bersambung.


Segini dulu ya guys up nya , insyaallah besok author up double,jangan lupa rate bintang 5 nya ya...juga like serta komentar nya yang baik ,membangun untuk kita semua ".

__ADS_1


Terimakasih...


__ADS_2