
Arka tertegun di tempat nya. Lelaki itu selalu senang menatap wajah wanita yang sedang tersenyum ramah ke arah nya saat ini. Wajah yang senantiasa membuat hatinya damai dan tenang.
Tidak seperti wajah cantik mami nya yang sangat jarang sekali tersenyum, selalu saja terlihat tegang dan juga kelelahan.
"Arka dan Delan, kalian makan di sini kan.? Bunda hari ini masak pepes ikan peda, tempe tepung goreng, kentang balado, sayur asem sama sambel terasi loh."
Arka langsung menjilati bibir bagian bawah nya yang sudah kering sejak tadi. Delan terlihat beberapa kali menelan air liur nya yang nyaris menetes keluar dari sudut bibir tipis nan **** milik nya.
Cleguk.!!!
Kepala kedua lelaki itu tengah menengadah ke atas langit, sama-sama sedang membayangkan makanan-makanan yang baru di sebutkan oleh bunda Nimas.
Mereka sudah sering makan masakan perempuan itu dan merasa menyesal setelahnya. Kenapa.? sebab karena Agatha tak pernah mau berbaik hati untuk menyuruh mereka nambah.
"Kalian makan di sini kan.?" tanya bunda Nimas sekali lagi.
Delan menjawab dengan malu-malu, padahal jelas sekali terbaca di wajah nya jika sangat mendambakan tawaran tersebut.
"Aduhh,,, kita jadi ngerepotin bunda nih..."
Sedangkan Arka langsung mengangguk dengan tegas, merasa tak perlu ber-basa-basi lagi seperti yang Delan lakukan.
Senyum di bibir bunda Agatha semakin merekah melihat ke dua anak remaja lelaki yang sedang beranjak dewasa di hadapannya.
Seolah tak percaya bahwa dua orang anak lelaki yang dulu suka menangis dengan hidung yang selalu meler ketika bermain dengan putri kecilnya kini sudah tumbuh kembang sebesar ini,
Ada rasa bangga tersendiri ketika melihat pertumbuhan yang sempurna pada diri masing-masing.
Arka, lelaki jangkung dengan kulit berwarna putih susu itu memiliki bentuk tubuh yang kokoh dan atletis. Wajar saja, apalagi jika mengingat Arka adalah salah seorang atlet basket di 5 SILA.
Tak kalah tampan dari Arka, Delan juga sama hal nya. Lelaki berkaca mata minus itu tumbuh dengan sempurna. Kulit yang sedikit gelap, tutur kata yang lembut dan sopan semakin menambah kesan good boy pada nya. Menjabat sebagai ketua Mading sekolah dan sudah memiliki beberapa buku cetak atas nama nya sendiri sebagai pencipta.
Keren bukan.?
Meski bukan berasal dari rahim yang sama seperti Agatha dan ke dua anak nya yang lain, bunda Nimas begitu menyayangi Arka dan Delan seperti anak nya sendiri.
"Ya udah, bunda ke dalam ya... mau siapin makan siang untuk kita dulu." perempuan berparas manis itu hendak membalikkan badan, tapi ia urungkan saat mendengar seruan dari sang putri.
"Tunggguuuu,,,, bundaa. ngga usah repot-repot dulu.!!"
langkah kaki bunda Nimas terhenti dan berbalik menghadap Agatha dan yang lainnya.
"Kenapa, Dek.?" bukan bunda Nimas yang bertanya melainkan ayah nya.
"Tadi Delan sempet bisikin ke adek, kata nya dia masih kenyang Yah, bun. Tadi pas di sekolah Delan makan bakso nya banyak banget, sampe dua porsi. Makanya kebawa sampe sini kenyang nya, kalo Arka, tadi bilang nya cuma mau mampir sebentar doang, mau minum air putih aja kata nya."
__ADS_1
Agatha berkata demikian sambil sesekali melirik ke arah ke dua sahabat nya yang sedang berharap cemas.
"Lagian, ga baik juga kalo mereka keseringan makan di sini Yah, Bun... nanti beras kita cepat habis, kan kasihan cacing-cacing di perut aku. Masa mereka di suruh diet.? kan ngga lucu Bunda." lanjut nya enteng.
Bunda Nimas sontak saja tertawa renyah mendengar candaan yang Agatha lontarkan.
Muka Delan langsung memerah, entah lah antara menahan malu dan marah. Othor ga tahu ya ges. sedang kan Arka sudah melotot galak ke arah Agatha.
Agatha cepat-cepat berlari ke dalam rumah mencari perlindungan di balik tubuh sang kakak.
"Bannggg Dika,,,, tolongin Aga. Arka nya melotot mirip Donald,"
Ayah Agatha tersenyum geli melihat tampang-tampang ke dua sahabat Agatha yang sudah merah padam seperti tomat lantaran candaan Agatha untuk melarang mereka sering-sering makan di sini.
"Aga nya biarin aja ya, jangan di ladenin. tar ga kelar-kelar urusannya. Yuk kedalam, bunda seperti nya udah nungguin kita di dapur tuh.!"
...****************...
Hari ini wajah Arka terlihat lebih cerah dari hari sebelumnya. Bibir nya yang merah merona itu terus saja menyunggingkan senyum manis sejak tiba di sekolah.
"Saraf ya Lo.? masih pagi udah senyum-senyum sendiri."
Agatha bergidik ngeri melihat kelakuan Arka yang senyum-senyum sendiri.
"Apaan sih Lo, gue galau salah, gue lagi happy begini juga salah. Sewot bener sama hidup gue perasaan." sahut Arka ketus.
"Dihh, di tanyain malah ngamuk. Ngga jelas banget Lo." balas Agatha tak kalah sengit.
"Ada apa sih, Ka. Happy banget kelihatannya.?" tanya Delan menimpali.
"Marina, Lan. Seperti nya juga ada rasa sama gue."
Delan manggut-manggut.
"Ehh,,, seriusan Lo.?" mata Agatha yang duduk di depan Arka langsung membola. Melotot sangat lebar, bahkan hampir keluar dari area nya. Gadis itu menghentikan kunyahan kerupuknya dan menatap Arka dari atas sampai bawah dengan serius.
"Si Marina katarak apa begimane ya.?"
"Maksud Lo apaan dah.? orang cakep begini, siapa yang bisa nolak coba." kata Arka dengan percaya diri nya.
Menggeser duduk nya sedikit maju kedepan, dan mulai melahap mi-ayam pesanannya dengan lahap. Beberapa detik kemudian kembali berkata.
" gue yakin sih, gue pasti bisa ngedeketin Marina, gimana pun cara nya.!"
"Wiidihhh,,, semangat bener Lo sepertinya.?" Ujar Agatha.
__ADS_1
Delan hanya tertawa.
"Yakin Lo bisa menaklukkan cewek spek bidadari seperti Marina.?" tantang Agatha.
"Bisa lah.!" sahut Arka Pede.
"Lo jangan ngeraguin pesona nya seorang Arkananta Rahardian, Ta.! kasi gue waktu satu bulan untuk buktiin kalo gue bisa dapetin Marina. Kalo gue ngga bisa jadian sama si Marina, kalian jangan panggil gue Arka lagi. pegang kata-kata gue ini."
Agatha dan Delan saling pandang tersenyum lebar.
"Hokehhh,,, tapi kalo misal nya Lo gagal dapetin si Marina setelah satu bulan berjalan gimana.?" tanya Agatha, tiba-tiba ide jahil muncul.
"Lo, boleh minta apapun ke gue."
"Apapun yang gue mau kan.?" tanya Agatha memastikan.
"Iya, apapun."
"Oke, deal. Apapun. Gue tunggu Lo satu bulan kedepan."
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.!!!!
Jangan lupa like, koment, vote dan share ya bestie🙏🏻 semoga mudah kan rezeki-nya aminnn🤗 semoga sehat selalu di mana pun kalian berada.
__ADS_1
Love U all💜🥰
Terimakasih sudah mau stay bareng othor💝