
Di lapangan.
Arka melemparkan bola ke dalam ring dengan sebelah tangan. Hup! Bola masuk secara mulus. Tepuk tangan sangat keras dari pinggir lapangan seketika mengalihkan fokusnya.
Membuat kepala cowok yang sedang bersimbah keringat itu menoleh kesamping.
Agatha melambai-lambaikan tangannya. Arka tersenyum lalu setengah berlari menghampiri gadis yang tengah menyorotnya dengan teduh itu.
Begitu Arka mendekat kearahnya, Agatha dengan sigap melemparkan sapu tangan handuk miliknya yang langsung di tangkap oleh Arka.
"Nih!"
"Udah di cuci belom?" tanyanya dengan tatapan curiga.
"Udah,"
Agatha mengangguk dan tersenyum lebar, menampakan barisan giginya yang rapi.
Arka menyeka wajah, leher dan seluruh lengannya, bahkan juga ketiak. Pemuda itu menoleh ke kiri dan sisi kanan Agatha.
"Ngga bawa minuman buat gue ya, Ta?" tanyanya retoris. Padahal sudah melihat tangan Agatha kosong, tak seperti biasanya.
"Boro-boro buat elo, Ka, lah tenggorokan gue sendiri aja kering begini. Lagi krisis gue, Uang saku yang di kasi bunda untuk Minggu ini udah habis dari kemarin, buat beli buku."
__ADS_1
"Elahh, lagu Lo. gayaan doang beli buku, baca kagak..." Balas Arka sambil tertawa.
"Sotoi, Lo! Buku adalah jendela ilmu, Ka. Kata orang nih, ya, banyak membaca itu sangat bermanfaat, selain bisa menambah wawasan kita juga dapat pengetahuan yang baru. Daripada banyak ngelamunin hal yang ngga jelas, lebih baik kita perbanyak pengetahuan yaitu dengan membaca, kita juga~"
"Iya Ta, iya. Gue udah tahu kok, apa yang bakal Lo omongin." Arka dengan cepat memotong ucapan Agatha yang sepertinya akan semakin panjang lebar.
"Sejak kapan Lo jadi paranormal, Ka?" sahut Agatha tak terima ucapannya dipotong.
"Sejak sekarang, udah ah! gih, beliin minum. Lo ambil uang di dalam dompet, terus pergi ke kantin beliin kita minum, buat gue sekalian teman-teman yang lain juga. Kalo Lo mau jajan, jajan aja, terserah." Sebelum Agatha bicara lebih banyak lagi, Arka buru-buru menunjuk tas punggungnya yang tergeletak di bawah pohon, tak jauh dari tempat mereka berdiri.
"Siap, Bos!!" Agatha mengambil sikap berdiri tegap, dan berjalan menuju tas jiwo berada.
"Boleh sekalian beli kan ya, Ka? Udah dua hari gue puasa ngga makan bakso mas Adit, nih.... Heheheh"
Arka yang sudah berjalan menuju lapangan pun mengangguk.
"Wokehh, makasih mas bro...!"
Agatha sudah sampai di tempat yang dituju. Bukannya langsung mengambil uang dan bergegas menuju kantin, kepalanya malah sibuk menengadah keatas, mengamati buah-buah jambu biji dengan mata berbinar.
Beberapa terlihat sudah agak kekuningan. Membayangkan betapa segarnya buah itu jika dinikmati pada waktu terik begini membuat air liurnya terbit tanpa bisa dicegah. Entah kebetulan atau memang rejekinya, ada sebatang bambu yang tersampir pada pohon jambu tersebut.
Tak ingin menyia-nyiakan berkat yang ada, ia pun mengambil bambu panjang yang tersandar di pohon itu. Mengarahkan pada jambu yang posisinya paling dekat dengan jangkauan.
__ADS_1
"Aja, lumayan...!" katanya cengengesan saat sodokan pertamanya berhasil menjatuhkan sebiji buah jambu. Gadis itu memungut jambu berukuran kecil yang baru terjatuh. Dilap buah itu ke seragam abu-abunya.
"Kan, udah gue tebak. Rasanya pasti manis banget!" gumamnya pada diri sendiri sambil mengunyah.
Agatha menjilat bibir bagian bawahnya. Jambu di tangannya sudah habis, namun rasa ingin itu masih bersarang di dada. Matanya berbinar lagi ketika menoleh keatas, kembali mengambil batang bambu dan mengarahkan pada jambu lain yang berukuran paling besar diantara jambu-jambu lain.
"Yang ini oke nih..." katanya pada diri sendiri, sambil terus menyodok-nyodok. Ternyata kali ini tak semudah yang pertama. Posisinya yang tinggi dan terhalang dedaunan rimbun, membuat sodokan Agatha beberapa kali meleset jauh. Agatha semakin penasaran, berusaha untuk lebih bersemangat, menyodok lebih keras lagi.
tanpa Agatha sadari, beberapa meter dari tempatnya berdiri, ada seorang cowok tengah memperhatikan setiap detail tindakan gadis kecil itu, dengan mata berbinar. Penuh kagum.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.!!!
Nah loh, Agatha, siapa tuh yang merhatiin kamu? Arka kah? atau ada fans tersembunyi lagi?
__ADS_1
Para bestie othor penasaran juga ngga? mau lanjut bab selanjutnya? like, koment, share, voting dan rating dulu yaðŸ¤
love U all🤗