JANJI AKSARA

JANJI AKSARA
PART 19


__ADS_3

"Ckck... kenapa bisa sampe separah itu sih kejadiannya." Arka menghela nafas, Dada nya terasa sesak sekali ketika membayangkan gadisnya ketakutan seorang diri karena keisengan yang di buat nya.


"Makanya, Lo harus selesain masalah ini dengan segera, Ka. kasihan Agatha-nya."


Arka mengangguk mantap, membenarkan saran dari Delan.


Begitu kedua nya tiba di depan kelas Agatha. dari balik kaca jendela dan pintu, mata Arka dan Delan langsung berkeliling menyusuri isi kelas. namun hasil nya nihil, gadis yang sedang mereka cari tidak kelihatan batang hidung nya sama sekali.


Arka lalu bertanya pada salah seorang teman Agatha yang kebetulan sedang ngobrol sesuatu yang seru dengan teman nya yang lain di depan pintu.


"Zan, Tadi Agatha nya masuk kelas apa Ngga.?"


Siswa berkepala botak yang sedang berbincang dengan teman nya pun seketika menghentikan aktivitas nya sebentar. menatap ke arah Arka dan Delan yang sedang menanti jawabannya.


Beberapa detik kemudian, kepala nya mengangguk.


"Denger-denger sih, tadi Agatha bilang nya mau ke koperasi, Ka. mau beli kertas ulangan deh kayak-nya. soal nya setelah jam istirahat kedua nanti, mapel Bu Narti ada ujian." timpal si cowok berjambul di samping si botak tadi.


"Ok, Makasih banyak ya, Guys. Gue pergi dulu, mau nyusulin si Agatha.!" Sebelum pamit, Arka menepuk pelan pundak si cowok berjambul.


"Gimana.?" tanya Delan


"Masuk, sekarang dia lagi di koperasi katanya. kita susulin ke sana aja.," ucap Arka dengan langkah nya yang lebar.


Delan hanya mengangguk, berjalan di samping Arka. mensejejeri langkah kaki nya yang lebar.


saat ke dua nya hendak masuk ke dalam ruang koprasi, tubuh mereka berdua hampir tertabrak seseorang andai kedua nya tak sigap untuk menghindar.

__ADS_1


"Minggir-minggir, Lo pada ngapain sih berdiri di depan pintu.!" teriak gadis itu tanpa menatap wajah kedua orang yang hampir di tabrak nya tadi. gadis itu sibuk mengibas-ngibaskan kedua tangan nya di udara dan berjalan tergesa.


wajah nya sangat panik. seolah-olah telah melihat sesuatu yang menakutkan.


"Ehh, Sial@n. mata Lo picek apa begimane.? jalan segini lebar nya main seruduk aja. untung tidak mempengaruhi ketampanan gue, kalo ketampanan gue berkurang satu persen aja, awas Lo. lagian situ yang nabrak, Kok kita yang di salahin." sahut Arka tak kalah garang nya.


lelaki jangkung itu rupanya belum menyadari siapa sebenarnya gadis yang hendak menabrak nya tadi.


"Dasar si Ogeb, itu Agatha bego."


Arka menatap Delan tak percaya, mata nya bahkan mengerjap beberapa kali demi memastikan penglihatannya.


"Ehh,. eh, Ta. Lo mau kemana lagi.?" tanya Arka segera setelah kesadarannya pulih.


Bukannya menjawab, gadis itu justru menambah tempo kecepatan ayunan langkah kaki nya, nyaris seperti orang sedang melakukan lari maraton.


"Bisa Ngga sih, jangan berdiri di depan pintu.! kalian itu ngehalangin orang yang mau lewat aja, tau Ngga.?" sesosok tubuh gempal dan beraroma semerbak itu meracau marah.


"Sorry deh, Sorry." Ucap Arka, mata nya memberikan kode bersyarat pada Delan agar bergeser mundur.


mengerti dengan kode yang Arka berikan, Delan pun mengikuti. bergerak mundur beberapa langkah kebelakang, sehingga tercipta jarak yang luas agar sesosok mahluk unik di depannya bisa berjalan bebas di alam nya.


"Ta...."


Agatha seolah menulikan telinga nya dan terus berjalan tanpa niat berbalik sedikit pun.


"Agatha..." seru Doni sambil berjalan dengan langkah-langkah lebar, berusaha untuk mengejar Agatha yang sudah berada jauh di depan nya kini.

__ADS_1


"Agathhaaa.... Tungguuuuu.!!!" Teriak Doni dengan suara nya yang lantang.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG.!!!


Holla-Holla hai bestie✨🤗 malam ini segini dulu ya tulisannya🥰 besok othor ada ujian soalnya, doain ya supaya nilai nya bagus semua🙏🏻


othor juga berdoa supaya bestie-bestie semua sehat selalu dan rejeki nya lancar terus✊👏


gimana sampe sini.? seru ga ceritanya.? kalo suka, jangan lupa like, share, koment dan Vote ya🧏

__ADS_1


Love U All💜😍


__ADS_2