
Di 1 Voice Club.
Sesampainya di Club, tempat yang menjadi persinggahan bagi Freya dan Mella kala sesak menghimpit dada itu kini sudah padat oleh banyaknya pengunjung yang datang silih berganti.
Suasana malam yang dingin terkalahkan oleh panasnya minuman yang entah sudah gelas ke berapa kali nya mereka teguk. Semakin larut suasana club' semakin menjadi, sangat riuh.
Lautan manusia itu terlihat asik menari dengan gerakan suka-suka di atas dance floor, meski dentuman musik DJ yang bergema seakan mampu memecahkan gendang telinga mereka tidak perduli. Termasuk kedua gadis remaja yang tengah mencari jalan di sela-sela banyaknya manusia menuju bar untuk memesan minuman.
Freya memesan sloki Vodka sedangkan Mella memesan Whisky. Kedua nya melakukan Cheers dengan menyentuhkan ujung gelas masing-masing dan mulai meminumnya. Dua jam sudah berlalu sejak kedatangan kedua nya kemari, di tempatnya duduk, Freya bergerak dengan gelisah. Gadis itu merasa tidak tenang dengan kondisi tubuhnya saat ini, Kepalanya terasa sangat berat dan perutnya seperti di acak-acak.
"Lo kenapa Fre, Mabuk?" Tanya Mella.
Pertanyaan yang sebenarnya sudah tidak memerlukan jawaban lagi kan? Sudah jelas kondisi Freya sempoyongan begitu.
"Ngga," Balas Freya, Gadis itu memukul pelan kepalanya beberapa kali demi mendapatkan kesadarannya yang hampir menghilang.
"Ckck... Payah banget sih Lo! gitu aja pakai acara mabuk segala, udah lah kita pulang aja, lagian tempat nya bakal tutup bentar lagi." Ujar Mella seraya menarik tangan Freya agar dapat berdiri dengan tegak.
Ah, andai tidak mengingat siapa Freya di masa lalu nya dulu mungkin saat ini gadis itu sudah ia telantarkan di tengah jalan.
"Kenapa Allah mesti ciptain hati manusia sih, Mel?" Racun nya. Tanpa sadar sebulir bening air mata jatuh menghiasi wajahnya.
Mella yang masih sadar sepenuhnya hanya diam mendengarkan risalah hati gadis yang berjalan tak tentu arah di samping nya ini. Gadis yang sudah menjadi sahabatnya sejak tiga tahun lalu.
"Gue capek Mel, Gue juga kecewa. Hati gue sakit banget rasanya setiap kali di abaikan terlebih mereka adalah orang tua gue sendiri."
"Ngomong apaan sih, Lo?" Sarkas Mella. Tatapannya memandang iba kearah Freya. Sedikit banyak ia tahu tentang seluk beluk kehidupan yang Freya jalani selama mereka bersahabat.
"Lo mabuk, Fre. Makanya ngomong Lo ngelantur gini, mereka tuh sibuk kerja makanya kurang ada waktu buat sama Lo, bukan karna mereka ngga perduli sama eksistensi nya Lo,"
"Udah ah, ayo kita pulang." Lanjut nya lagi.
Mella membiarkan Freya berjalan sendiri sementara dirinya sibuk mencari kunci mobil dari dalam Sling bag miliknya, tanpa mella sadari, Freya tengah berjalan menghampiri sesosok pria yang tengah berdiri sambil meletakan ponsel di telinganya karena sedang menelpon seseorang di seberang sana.
__ADS_1
Entah apa yang ada dipikiran Freya saat itu tiba-tiba saja ia menarik lengan pria tersebut kemudian berjinjit dan kalian tau apa yang terjadi selanjutnya?
Cup!
Bibir Freya dan pria tak di kenal itu saling menempel dengan sempurnanya. Pria itu tampak syok dengan peristiwa yang ia alami saat ini, bahkan saking terkejutnya ponsel yang tadi di genggam erat jatuh tergeletak tak berdaya di tanah.
Pria itu sempat mendorong tubuh Freya namun gagal karena gadis itu dengan cepat mengalungkan kedua tangannya pada leher sang pria.
Mella yang baru menyadari hilang nya Freya lantaran tak kunjung mendapat pergerakan di samping kemudinya langsung keluar dari mobilnya, "Ckck... Nyusahin banget sih, Fre! Ngga ada kerjaan lain apa?" Gerutu nya seraya berjalan memutari punggung mobil.
Tubuh mungil nya menegang, matanya membelalak menatap kedua insan yang tengah bergumul di samping mobil miliknya. Bukan berdua deng, karna si pria terlihat beberapa kali berusaha melepaskan diri dari Kalungan si Freya.
Mella pun bergegas menghampiri keduanya dan melerai pelukan Freya terhadap sang pria hingga terlepas.
"Aduhh, Maaf banget om. Temen saya khilaf, lagi mabuk soalnya."
Mella tak menyangka jika sahabatnya bisa seberani ini dengan pria asing yang baru saja ditemuinya.
"Ehh... Maaf M-mas," Ujar Mella terbata ketika menyebut kata mas.
Saat mata nya tak sengaja beradu pandang dengan sang pria, Mella hanya dapat menyimpulkan satu kata untuk nya yaitu "Tampan"
Tatapan sayu, tegas dan penuh kasih sayang terpancar jelas dari sorot matanya.
"Ya sudah lupakan, mari! Biar saya antar kalian pulang." Celetuk pria itu asal kemudian dengan sigap langsung mengangkat tubuh Freya yang sudah tak sadarkan diri ke dalam mobil disusul Mella di belakangnya.
Pria itu membaringkan tubuh Freya dengan perlahan di kursi penumpang bagian belakang dan menjadikan paha Mella sebagai bantalannya. Ah, makin terpesona lah Mella melihat kelakuan pria tersebut.
"Di daerah mana kalian tinggal?" Tanya pria itu di balik kaca spion tengah ketika mobil yang di kemudi telah keluar dari area club' dan bersiap membelah jalanan ibu kota.
"Di kost-an jalan Tlogo Agung nomor 36A, Om. Eh M-mas," Mella merasa dirinya sangat kacau sampai terlihat seperti orang bodoh saat ini, dalam hati ia merutuki tindakan Freya yang membuatnya kesusahan.
"Kalian pelajar?"
__ADS_1
"Ah... Iya mas"
"Sekolah menengah atau mahasiswi?" Tanya nya lagi, sudah mirip seperti wartawan saja.
"SMA kelas XI, Mas" Sahut Mella seadanya.
"Tidak baik bagi seorang pelajar keluyuran dan meminum minuman keras seperti tadi, terlebih kalian adalah perempuan. Katakan itu pada teman mu setelah ia sadar,"
"Baik mas, nanti akan saya sampaikan. Sekali lagi terimakasih dan maaf merepotkan,"
Setalah Sampai di kost-an yang di maksud, Pria itu dengan segera keluar dari mobil dan kembali mengendong tubuh Freya menuju kamar kost milik Mella. Pria tersebut meletakan tubuh Freya di atas ranjang.
"Gimana pun caranya, Kali ini Lo benar-benar harus tanggung jawab adik kecil. Kalau cuma mobil yang Lo rusakin masih gue toleransi, tapi sekarang Lo bahkan sudah mencuri ciuman pertama gue." Ujar Mahesa dengan lirih saat menjatuhkan tubuh Freya di atas ranjang. Saat akan melepaskan dirinya dari tubuh Freya, tiba-tiba gadis itu kembali menarik kemeja nya dan kembali mengecupnya.
"Good Night,"
.
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG.!!!!
Holla-holla hai bestieš seperti biasa ya, jangan lupa like, koment, share, rating dan juga vote karya othorš„°
__ADS_1