Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
INFO SEASON 2!!


__ADS_3

...Hai, Apa kabar kalian semuanya? Semoga selalu dalam keadaan baik-baik saja....


...Untuk yang baru mampir, Silahkan mampir terlebih dulu ke novel "Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu." Agar memahami isi cerita disini....


...Ada yang cht Author, Dia minta untuk kisah Elvio saja yang dijadikan season 2 dari novel "Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu."...


...Maka dari itu. Author memutuskan untuk membuat kisah Elvio yang menjadi kelanjutan cerita KKKA....


...Yuk intip cuplikan bab ini!! ...


...----------------...


"Kakak mencintai kamu!"


Deg.


Aleesya tercengang saat mendengar sebuah kata yang keluar dari mulut kakaknya, Lebih tepatnya kakak angkatnya.


Aleesya tertawa ringan, Dia mengusap wajah tampan kakaknya. "Hahaha.. ini ceritanya kakak mau akting buat nembk cewe?"


Elvio mengendus kesal. Sudah dia tahan rasa gugup dan malu nya, Namun ternyata adiknya ini sungguh tidak peka!


"Aleesya!" Elvio menangkup kedua pipi chubby Aleesya, Anak dari pasangan Alexa Dan Davies itu kini sudah tumbuh menjadi seorang gadis cantik yang memiliki segudang pesona.


Tatapan yang dalam Elvio tunjukan kepada Aleesya. Dia menatap penuh cinta, Entah kenapa dia bisa jatuh cinta kepada adiknya itu.


Sudah berkali-kali Elvio hilangkan rasa itu, Namun ternyata dia tidak bisa. Hatinya terlalu lemah. Dia lemah tentang Aleesya.


"Lihat kakak, Tatap mata kakak. Kakak, Mencintaimu!" Ulang Elvio dengan tatapan sendu nya.


Aleesya melepaskan tangan Kakaknya. Dia menggelengkan kepalanya. "Tidak! apa maksud kakak?"


"Kenapa kamu tidak memahaminya, Aleesya?! kakak men--"


"Ti-tidak! Kita sodara kak!" Aleesya berdiri dari duduknya, Dia menatap ke arah lain.


Elvio ikut berdiri, Dia memeluk Aleesya. "Maaf. Maaf karna Kakak sudah berani mencintaimu." Bisik Elvio, Dia membalikkan tubuh Aleesya. "Sudah berkali-kali kakak mencoba menghilang rasa ini, Tapi tidak bisa. Kakak terlalu lemah. kakak tidak bisa menghindarinya lagi Aleesya! kakak mencintaimu..."


Tes...


Air mata Aleesya menetes begitu saja. Pantas saja sikap Elvio terkesan sangat mengekang Aleesya, Ternyata karna ini.


"Kakak juga tau, Kamu mencintai kakak juga kan?"


Aleesya menggelengkan kepalanya. "Aku tidak mencintai kakak! Aku mencintai kakak sebagai kakak, Bukan sebagai seorang perempuan yang mencintai seorang Laki-laki." Protes Aleesya.


"Dan, Sebaiknya. Kakak hapus rasa itu, Kita berdua adalah sodara! aku tidak mau Mom Dan Dad marah padaku." Lanjut Aleesya yang berlalu meninggalkan Elvio yang masih mematung.


Flasback on.


Saat berada di kampus, Aleesya mendapatkan panggilan dari Kakaknya. Siapa lagi kalau bukan Elvio.

__ADS_1


Elvio Keanu Winata. Adalah anak angkat Alexa dan Davies yang kini sudah menjelma menjadi seorang laki-laki tampan. Banyak dikagumi oleh para wanita dan tentunya menjadi idola baru.


Saat usianya menginjak 23 tahun, Elvio sudah dipercaya oleh Alexa dan Davies untuk memegang kendali perusahaan Winata. Bukan tanpa alasan, Potensi Elvio dalam bisnis sungguh bisa diajungi jempol oleh Davies.


Terbukti saat baru memegang kendali. Dalam waktu kurang 2 minggu, Elvio sudah berhasil memenangkan tender besar dari perusahaan yang bisa dibilang sebanding dengan perusahaan Ling Group.


Kenapa Elvio tidak meneruskan saja perusahaan Ling Group? Jawabannya simpel saja, Menurut Elvio dia tidak punya hak atas perusahaan Daddy nya. Dan saat pemilihan itu, Elvio memilih untuk meneruskan perusahaan WNTA Group.


Aleesya mengangkat panggilan dari kakaknya. "Iya, Hallo kak? Ada apa??" Tanya Aleesya dibalik telpon.


"Pulang kapan?"


Aleesya melirik jam tangannya. "Sebentar lagi, Kak. Memangnya kenapa?"


"Ada hal yang ingin kakak bicarakan, Nanti kakak akan menjemputmu."


Tut...


Sambungan telpon terputus. Aleesya mengerutkan keningnya, Tidak seperti biasanya kakaknya itu bersikap seperti itu. Ada apa sebenarnya?


"Ada apa Aleesya?" Tanya Amanda, Anak dari pasangan Putri dan Andri.


"Gatau, Kak Vio bilang mau jemput. Katanya sih ada yang mau diomongin." Jawab Aleesya.


Keduanya langsung masuk ke dalam kelas mereka. Berselang beberapa menit, Karna hari ini dosen tidak hadir jadi jam masuk bisa dibilang cukup singkat.


Benar saja, Elvio menjemput Aleesya. Seorang CEO muda yang membuat beberapa wanita memekik kaget akan ketampanannya.


Cup...


Tanpa canggung, Elvio mengecup kening Aleesya. "Lama?"


Aleesya menggelengkan kepalanya. "Tidak, Kak. Baru saja kelas ku selesai." Jawab Aleesya.


"Baiklah, Kalau begitu ayo pergi."


Elvio menggandeng tangan adiknya, Keduanya langsung menjadi objek pertama. Mereka menjadi bahan utama para mata yang menatap iri.


Tidak bisa diragukan lagi, Aleesya beberapa kali dikerap dengan seorang wanita yang beruntung. Dia wanita yang dijadikan ratu oleh 3 laki-laki tampan.


Yang pertama oleh Daddy nya. Yang kedua oleh kakaknya, Dan yang ketiga oleh beberapa laki-laki yang mencintai Aleesya.


"Kita mau kemana kak??" Tanya Aleesya.


Elvio melirik Aleesya. "Ke tempat saat kecil kita makan eskrim? kamu masih ingat??"


Wajah Aleesya berbinar, Tentunya dia masih ingat. "Wah, Benar kak??"


Elvio menganggukkan kepalanya.


"Sudah lama sekali kita tidak makan eskrim disana. Aku penasaran dengan rasa eskrim disana, Apa sudah berbeda atau masih sama ya??" Celetuk Aleesya.

__ADS_1


"Kita lihat saja."


Elvio menjalankan mobilnya menuju kedai Eskrim yang dulu menjadi kedai langganan Elvio dan Aleesya.


Sesampainya di sana, Keduanya langsung disambut dengan pemilik kedai.


"Astaga ini Nona Aleesya??" Pekik pemilik kedai yang dulu sering mengajak Aleesya bermain.


Alexa menganggukkan kepalanya, Dia menyalami Ibu Nia yang menjadi sahabatnya saat dulu.


"Iya, Bu. Ini aku, Aleesya." Jawab Aleesya dengan tersenyum manis.


Ibu Nia langsung memeluk Aleesya, Rasanya dia seperti bertemu anak kandungnya. Ya memang pada kenyataannya, Ibu Nia sudah menganggap Aleesya adalah putrinya.


Ibu Nia mengecup kedua pipi Aleesya, "Apa kabar kamu sayang??"


"Kabar Aleesya baik, Bu. Seperti yang ibu lihat." Jawab Aleesya.


Ibu Nia langsung mempersilahkan Aleesya dan Elvio untuk masuk ke dalam kedainya. Suasana yang dulu dirindukan oleh Aleesya.


"Kakak masih ingat? Waktu itu kakak pernah mengecup bibirku." Bisik Aleesya dengan diiringi tawa ringannya.


Elvio membulatkan matanya. Apa Aleesya masih ingat? Astaga! "Emmm... Waktu itu ada sisa eskrim di bibirmu. Ya emm.."


Aleesya menggelengkan kepalanya, Dia mengajak Elvio untuk ke lantai atas.


Dan di lantai inilah, Elvio mengungkapkan sebuah kata yang membuat Aleesya memekik terkejut.


Flashback Of.


"AGGGHHH!!!"


Brak!


Bugh!


Elvio mengeram kesal, Dia menghempas banyak barang di lantai atas. Apa ini yang dinamakan dengan rasa cinta yang tidak terbalaskan?


"Kenapa?! kenapa?!" Elvio terus meraung-raung. Dia sungguh kesal, Sedih, Dan Sakit. Kenapa takdirnya harus jatuh cinta kepada adiknya yang sulit dia miliki?


Tanpa disadari oleh Elvio, Sendari tadi Aleesya mengintip Elvio. Dia menyeka air matanya, Sejujurnya Aleesya juga mencintai kakaknya itu.


"Maafkan aku, Kak. Tapi ini keputusan yang benar, Kita tidak bisa bersatu. Biarkan waktu yang menjawabnya nanti."


----------------


Hallo. Bagaimana? Seru ga nih? Penasaran ga nih? Yuk langsung mampir!!



LIKE+KOMEN+VOTE!!!

__ADS_1


TEBARKAN BUNGA KALIAN!!


__ADS_2