Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu

Kau Khianati Aku, Kurebut Ayahmu
EPISODE 83


__ADS_3

...Hallo para readers tercinta Author, Author mau ngeluh nih. Kok kalian jadi jarang aktif😔? Sedih banget rasanya kalian jadi jarang berkomentar, Entah mungkin alur cerita ini terlalu membosankan atau apalah itu. Author butuh banget support dari kalian, Berkomentar lah walaupun hanya berkomentar Next/Lanjut. Jadilah pembaca Aktif❤...


...----------------...


"Emm?"


"Bella," Jawab seorang wanita yang berada di samping Alexa. "Anda cepat sekali lupa, Nyonya.." sahut wanita itu dengan nada yang sedikit mengejek.


Alexa tersenyum sinis, "Ya, saya pelupa. Karna yang saya ingat hanyalah Anak dan juga suami saya." Jawab Alexa dengan melipatkan kedua tangannya.


Setelah mengatakan itu, Alexa pergi dari hadapan wanita yang dikiranya tidak ia sukai.


Bella mengeram saat mendengar jawaban dari Alexa, Rasanya sangat iri melihat Alexa. "Cih, Sombong sekali dia. Lihat saja jika nanti suaminya berhasil aku rebut, Dia akan menangis darah!" Gumam Bella dengan percaya dirinya ingin merebut Davies dari Alexa.


Alexa menghampiri Elvio, Dia merentangkan tangannya menyambut Elvio memeluknya.


"Anak Mom sangat pintar, Mom bangga padamu sayang..." Alexa mendongak, Dia mengecup kedua pipi Elvio.


Cup...


Elvio mengecup pipi Alexa, "Vio tidak akan ada apa-apanya jika tidak dengan Mom, Terimakasih mom.. Vio sayang mom.." Ucap Elvio, Dia memeluk Alexa.


"Apa Dad tidak diajak berpelukan juga?" Sahut Davies yang ikut menghampiri Elvio, Alexa dan juga Elvio saling pandang. Mereka tertawa kecil, Elvio menganggukkan kepalanya. "Kemarilah Dad!"


Davies terkekeh kecil, Dia memeluk Elvio dan beralih memeluk Alexa. Keluarga kecil itu disaksikan oleh banyaknya orang, Semuanya bertepuk tangan melihat itu. Tak kecuali Bella, Dia malah terlihat seperti menahan amarahnya.


Alexa tak memperdulikan tatapan dari Bella, Dia sudah tau gerak-gerik Bella. Tetapi Alexa memilih untuk terdiam diri.


Namun saat hendak berdiri, Tiba-tiba saja Bella menabrakkan tubuhnya ke belakang tubuh Davies. "Ah..." Bella memeluk tubuh Davies dari belakang.


Semua orang yang melihat itu mereka memekik kaget, Tak hanya mereka tetapi Alexa juga. Elvio yang melihat itu, Dia mengepalkan tangan mungilnya. Dengan singgap dia menyingkirkan Bella dari tubuh Daddy nya.


"Menyingkirlah tante!" Bella sedikit tersungkur karna dorongan dari Elvio, Terlihat jelas Elvio mengibaskan jas belakang Davies. Seperti membersihkan debu.


Bella mengeram kesal, Tapi dia memaksimalkan mimik wajahnya. "Ah maafkan aku, Aku tersandung tadi..." Lirih Bella yang membuat Alexa memutarkan bola matanya.


Sudah jelas jelas tadi dia tidak tersandung apapun, Benar dugaan Alexa kalau Bella adalah bibit pelakor. Alexa berdiri, Dia menghampiri Davies. Dan cup! Alexa mengecup bibir Davies dihadapan semua orang.

__ADS_1


Negara disini cukup bebas, jadi hal seperti ini sudah menjadi hal yang biasa.


Alexa menatap sinis ke arah Bella, Dia maju menghampiri Bella. "Jika kamu tersandung, Tidak harus juga memeluk suamiku bukan?"


Lidah Bella mendadak kelu, Dia sungguh gugup karna kini dia ditatap oleh semua tamu undangan. Dan termasuk para guru-guru.


Banyak yang ber bisik-bisik, Berani sekali dia mengusik keluarga Ling.


"I-itu karna aku tersandung, jadi sudah hal wajar bukan??" Ujar Bella dengan membela dirinya.


"Tersandung? Aku tidak melihat anda tersandung apapun nona..." Ucap salah satu orangtua murid yang membuat Alexa semakin geram dengan Bella.


Bella membulatkan matanya, Dia memegangi ujung bajunya. Sungguh ini sangat mojok, Dia tidak bisa mengatakan apapun lagi. Karna merasa sudah terpojokan, Bella memilih pergi dari hadapan Alexa dan juga yang lainnya.


"Huhhh...."


Semuanya menyorakki Bella, Alexa tersenyum sinis menatap kepergian Bella. Pelakor amatir, itulah ucapan Alexa untuk Bella.


Dia beralih menatap Davies, Suaminya. "Bukannya melepaskan diri, Kamu malah menikmati pelukan wanita itu." Davies memicingkan matanya, Sepertinya sang istri tercintanya ini sedang mode on. Gawat!


Davies memeluk Alexa, "Tidak! Mana ada aku menikmati pelukan wanita itu? Aku lebih enak menikmati pelukan istriku ini.." Jawab Davies dengan memeluk Alexa, Sesekali dia mengecup kening Alexa.


Sesuai dengan ucapan pagi tadi, Kini Davies memboyong keluarganya untuk pergi belibu ke sebuah pantai. Lebih tepatnya pantai pribadi, Davies ingin liburannya ini tidak diganggu oleh siapapun. Meskipun dengan bercekcok dengan istrinya yang tidak mau liburan private, Namun akhirnya Alexa setuju.


Kini Oma, Alexa, Davies, Elvio dan juga Baby twins sudah berada di sebuah pantai yang indah. Elvio berlarian mengajak sang Oma untuk menikmati hembusan ombak, Davies memeluk pinggang Alexa. Dia mengecup pipi Alexa.


"Terimakasih sudah hadir di kehidupanku my wife, Aku tidak akan pernah sebahagia ini jika kamu dan juga anak-anak tidak hadir." Ucap Davies, Alexa mendongak menatap wajah tampan suaminya.


Hubungan Alexa dan juga Davies bisa dibilang karna permainan takdir, Mereka dipersatukan setelah menyatu dengan rasa sakit hati.


Alexa mengalungkan tangannya ke leher Davies, Dia tersenyum kepadanya. "Tidak perlu berterimakasih padaku, Suamiku. Ini sudah garisan takdir kita, Dan sudah jodohnya aku dan juga dirimu." Jawab Alexa yang membuat senyuman kecil terhias diwajah tampan Davies.


Cup...


Davies mengecup bibir ranum Alexa, "Tetap saja, Aku harus berterimakasih kepada Allah karna sudah menyatukan ku dengan wanita luar biasa sepertimu. Aku sangat mencintaimu, I love u my wife."


Alexa memeluk tubuh Davies, Dia menenggelamkan wajahnya di dada bidang Davies. Davies mengusap rambut Alexa, Dia mengecup puncak kepala Alexa.

__ADS_1


Keluarga bahagia itu menikmati liburan mereka, Tak lupa dengan tingkah lucu Baby twins yang kini sudah menginjak 5 bulan.


"Ba... Ba... Ba..." Baby Aleesya terus mengoceh lucu, Alexa terkekeh karna kebawelan Baby Aleesya.


Davies bahagia karna bisa bersatu dengan wanita yang pas seperti Alexa, Wanita yang sangat sempurna luar dalam.


Ditambah dengan kehadiran anak-anak lucu membuat Davies semakin bersyukur memiliki Alexa, Ujian cinta mereka sangat banyak. Dan kini waktunya sudah usai mereka menghadapi ujian cinta mereka, Kini saatnya mereka menikmati hasil ujian cinta mereka berdua.


Davies memboyong keluarga untuk naik kapar pesiar, Kapal pesiar yang sudah disiapkan oleh Davies khusus keluarganya. Dirancang khusus membuat semuanya nyaman dengan kapal ini.


Terlihat wajah Alexa yang selalu tersenyum bahagia, Sudah lama sekali impian Alexa seperti ini. Dulu impian seperti ini hanya dia hayalkan dengan Niko, Namun berakhir kenyataan bersama ayahnya yaitu Davies.


"Kapal ini sangat bagus, Aku sangat menyukainya..." Ucap Alexa yang mendapat kecupan dari Davies.


"Baguslah kalau kamu menyukainya, Ini khusus untuk kita."


Alexa mendongak, "Terimakasih suamiku..."


"Mau berfoto?"


"Ayo!!"


Alexa, Davies dan juga yang lainya berfoto bersama. Tak lupa Alexa mempotret dirinya bersama sang suami dengan memegangi jus ditangan keduanya, Walaupun tidak jelas wajah keduanya, Tetapi hasilnya sungguh romantis.



...[Bayangkan saja seperti ini]...


Alexa meng-upload nya di sosial media nya, Tak hanya Alexa tapi Davies juga ikut meng-upload nya disosial media nya.


Baru terbit postingan Alexa dan juga Davies, Tapi sudah banyak sekali yang berkomentar serta menglike postingan itu. Banyak yang iri dan juga mendoakan keduanya semoga terus bersama, Dan selalu bahagia.


Alexa terkekeh geli dengan komentar yang menanyai kenapa Alexa jarang sekali memposting wajah Davies.


Alexa menggerakan jarinya, Dia membalas komentar yang lainya.


Komen A : "Kak Alexa, Kok jarang banget posting muka Tuan Dav?"

__ADS_1


"Takut diembat kalian😜🤣," Balasan Alexa.


Davies terkekeh geli membaca balasan komentar Alexa.


__ADS_2